728x90 AdSpace

  • Latest News

    Jumat, 26 Mei 2017

    Sandiaga Tidak Hapal, Lantas Googling Atau Emang Typo Seperti Selamat Hari Korupsi?

    Siang ini, 26 Mei 2017 netizen sosial media facebook maupun twitter, dihebohkan dengan informasi seputar wagub terpilih periode 2017-2022 Sandiaga Uno, yang menuliskan sebuah status di facebook miliknya, dengan menyebutkan bahwa Kampung Melayu berada di Jakarta Selatan.

    Hebohnya memnag terlambat, status diupdate jam 10 malam, dan sekarang baru menjadi heboh, ramai diperbincangkan.

    Padahal pada faktanya Kampung Melayu sebenarnya tidak berada di Jakarta Selatan melainkan Kampung Melayu adalah sebuah kelurahan di Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur

    Ini menjadi sangat lucu, dan tentunya ini menjadi pertanyaan para netizen, Sandiaga adalah seorang Wakil Gubernur DKI Jakarta, apakah Sandiaga tidak hapal dengan kotanya sendiri? Apakah Sandiaga main-main dan hanya memang punya kepentingan mendapati jabatan tersebut? Ya mari kita buang semua pikiran negatif ini.

    Kembali ke topik, dimana ada pertanyaan lain, apakah Sandiaga googling dimana lokasi Kampung Melayu? Saya coba lakukan hal yang sama, dalam pencarian saya dengan keyword berikut kampung melayu jakarta selata.

    Maka saya akan mendapatkan tampilan seperti ini:

    Jadi apakah Sandiaga googling? Dan ketika googlling menemui pencarian yang sama dengan saya? Sehingga otomatis Sandiaga mengira bahwa Kampung Melayu tersebut berada di Jakarta Selatan? Lagi-lagi mari kita buang pikiran negatif tersebut

    Lanjut pembahasan, mari kita berpikiran positif terhadap Sandiaga, dan apa yang dia lakukan ini adalah murni sebuah typo semata, walau typonya sangat parah, bukan typo huruf, melainkan typo lokasi, tapi kita harap maklum saja.

    Kebiasaan buruk Sandiaga akan kesalahan typo ini sangatlah tidak baik, kenapa? Karena kalau kebiasan Sandiaga ini diteruskan, bagaimana peran dia nanti saat menjabat sebagai Wakil Gubernur dalam musyawarah, mengambil keputusan, dsb terhadap sebuah kebijakan, kalau Sandiaga Typo juga? Kelar!

    Apakah Sandiaga terburu-buru? Atau Sandiaga tidak teliti? Atau Sandiaga memang lupa? Kita tidak boleh berpikiran buruk lagi-lagi

    Tapi perlu diperhatikan, kebiasaan Sandiaga ini tercatat sudah hampir dua kali, walau yang kedua ini masih bisa dimaklumi karena tidak begitu sakral, yaitu hanya beda lokasi kota, tapi bagaimana dengan typo yang sebelumnya?

    Yaitu tentang typo Selamat Hari Korupsi

    Perkataan Sandiaga itu tidak main-main, itu adalah sebuah contoh perilaku Sandiaga yang mungkin sedang sibuk, tapi mau update status, jadi salah tulis, kalau misal itu di praktekan dalam kesehariannya nanti menjabat, sangking sibuknya Sandiaga mungkin tidak membaca dulu surat-surat perjanjian, mungkin bisa saja langsung tanda tangan tanpa membaca teliti terlebih dahulu.

    Alhasil dampaknya? Akan sangat tidak baik buat kota Jakarta.

    Selamat Hari Korupsi itu adalah sebuah hal yang sangat fatal dilakukan oleh Sandiaga, akibat tulisannya tersebut tentunya banyak muncul opini miring tentangnya.

    Contoh, kasus korupsi Nazarudin, yang katanya Sandiaga tidak mengenal, eh ternyata KPK punya datanya. Apakah secara alam bawah sadar Sandiaga memang menginginkan korupsi? Kan tentu tidak bukan?

    Dia adalah seorang pekerja buat rakyat, kalau Ahok biasa mengatkan, kami adalah pembantu rakyat, pembantu yang bertujuan membantu, bagaimana Sandiaga akan bisa membantu kalau dia sering salah seperti ini?

    Memang manusia itu tempatnya salah, bukan maksud menuntut Sandiaga untuk tidak berbuat salah satu kalipun, tidak ada maksud demikian, tapi disini, Sandiaga mau tidak mau memang harus dituntut bekerja secara profesional dalam profesinya demi melayani rakyat Jakarta.

    Itu kalau memang dia berniat kerja secara serius buat rakyat, secara jujur demi rakyat, bukan seperti tulisannya dia yang mengatakan selamat hari korupsi, yang memiliki makna dia ingin korupsi sebagai pejabat.

    Harap segera diingatkan, teman terdekat, kerabat, atau siapapun yang mengenal Sandiaga, agar tidak begitu ceroboh dalam setiap langkahnya, tidak tergesa-gesa dalam berbuat, berkata, berprilaku.

    Atau ada dugaan lain, dimana pengelola media sosial itu bukanlah Sandiaga, melainkan seorang rekan Sandiaga yang menjadi admin dari media sosial tersebut. Kalau memang demikian kendatinya segera dipecat saja, karena kerjanya tidak benar, sudah 2 kali tercatat melakukan kesalahan.

    Apapun alasannya, pokoknya sikap seperti ini harus segera diperbaiki, agar penyakit seperti ini tidak menjangkit lama-lama. Rubah kebiasaan buruk ini segera!



    Penulis :  Bani   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Sandiaga Tidak Hapal, Lantas Googling Atau Emang Typo Seperti Selamat Hari Korupsi? Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top