728x90 AdSpace

  • Latest News

    Senin, 29 Mei 2017

    Rizieq Shihab, Sosok Penghambat Jokowi Memajukan Indonesia

    Menceriterakan sosok satu ini nampaknya tidak akan pernah usai. Sosok yang nampaknya memang dilahirkan untuk menjadi sosok kontroversial. Memang secara umum banyak yang melihat dari perspektif negative meskipun bagi pendukung fanatiknya, sosok itu sepertinya melebihi Tuhan sendiri. Dialah Rizieq Shihab si pemimpin regu lelaki berdaster putih. Saya sengaja meninggalkan gelar yang dibanggakannya (Habib), karena nampaknya gelar itu sulit menemukan kepantasannya jika disematkan ke sosok tersebut.

    Tidak berlebihan jika disebutkan bahwa sosok ini, si Rizieq Shihab, sebagai salah satu sosok yang menghalangi laju pembangunan Indonesia di bawah komando pakde presiden Joko Widodo. Bagaimana tidak menghalangi, lha wong energi dan dana negara ini terkuras hanya untuk mengurusi tingkah polah sosok yang pakaiannya bukan pakaian Indonesia dan bukan pakaian lelaki sehingga saya juluki si pemimpin regu lelaki berdaster putih.

    Akibat provokasinya yang kelewat berani, namun saat hendak diklarifikasi ngacir keluar negeri, sebagian masyarakat Indonesia dan khusunya aparat pemerintahan presdien Joko Widodo dibuat kalang kabut menetralisir keamanan dan kenyamanan negara. Demo berangka togel yang pernah terjadi di Jakarta, mau tidak mau, terima tidak terima, 90% terjadi akibat ulah Rizieq Shihab.

    Ketika Negara dalam komando presiden Joko Widodo sedang giat-giatnya membangun infrastruktur negara, membangun mentalitas masyarakat dengan slogan kerja..kerja dan kerja, di sisi lain ada sebain kecil warga negara (Rizieq Shihab secara kewargaan WNI meski selalu berkontribusi negative untuk negeri ini) yang bukannya mendukung semua upaya pembangunan Negara demi kemakmuran bersama, malahan menjadi penghambat pembangunan itu sendiri. Masih pantaskah menjadi warga negara Indonesia??

    Jika saja Rizieq Shihab tidak selalu menebar provokasi, baik dengan menghina pancasila, memaksa pengadilan memvonis Ahok, mempelesetkan ungkapan sampurasun khas Sunda, menghina aparatur negara dan juga mengejek agama lain, niscaya pembangunan negara kita semakin cepat dan kemakmuran yang didambakan bersama segera terwujud.

    Tesis saya bahwa Rizieq Shihab sebagai penghambat lancarnya pembangunan negara ini bukan sekedar tuduhan tanpa dasar. Namun berdasarkan banyak bukti-bukti yang sebenarnya bisa diketahui siapa saja. Di atas sudah saya sebutkan betapa akibat perilaku Rizieq Shihab, energi negara banyak terkuras untuk mengurusi perilakunya. Dan itu belum selesai, karena manakala kepolisan sebagai perangkat negara,demi tegaknya hukum di negeri ini hendak mengusut perilaku Rizieq Shihab, justru si pemimpin regu lelaki berdaster putih ini malah kabur ke luar negeri ( INFO ).

    Kepolisian tidak mau berhenti begitu saja ketikan Rizieq Shihab keluar negeri. Demi tegaknya hukum Indonesia, maka upaya mengejar si pemimpin regu lelaki berdaster putih terus dilakukan dengan melakukan kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk Interpol. Nah, semua ini pastilah membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Biaya itu sebenarnya bisa dipergunakan untuk membangun negeri ini, namun karena ulah si pemimpin regu lelaki berdaster putih, maka baiaya dan energi itu menguap tanpa ada manfaat positifnya sama sekali.

    Ketika dalam pelariannyapun, yang namanya Rizieq Shihab, masih saja mencoba merongrong kewibawaan pemerintahan Republik Indonesia yang sah ini. Melalui ceramah yang direkam dan perintah kebada bawahannya, melalui komunikasi dengan jaringannya  ( LINK ), si pemimpin regu lelaki berdaster putih ini masih terus dan terus menguras energi negeri ini. Hembusan isu kriminalisasi ulama dan kemudian mengangkat 700 lawyer ( berita )untuk menjadi pengacaranya adalah bukti sahih betapa si pemimpin regu lelaki berdaster putih ini benar-benar ingin menghambat kemajuan Indonesia.

    Dengan hembusan isu kriminilisasi ulama yang dilakukan dengan sangat massif dan terstruktur, menjadikan para fans fanatiknya tidak segera terbuka pikirannya bahwa idolanya salah, bahwa idolanya diduga melakukan chatt mesum, bahwa idolanya menghina lambang negara, bahwa idolanya menghina Hansip dan seterusnya. Isu-isu itu sengaja dihembuskan dengan dua tujuan, menguatkan para fans fanatiknya dan juga membingungkan masyarakat.

    Masyarakat semakin dibuat bingung oleh ulah nganyelke dari si pemimpin regu lelaki berdaster putih, sementara fans fanatiknya semakin bertindak nekat, seperti menyebarkan berita-berita hoax melalui media sosial. Kepolisisn sudah menangkap beberapa pelaku hoax tersebut dan setelah tertangkap ( LINK ), mereka menyatakan melakukan perbuatan itu karena ingin membela si master daster putih. Bukankah energi dan harta negara ini semakin terkuras dan dengan demikian semakin menghambat pembangunan?

    Akhir kata, Rizieq Shihab, si pemimpin regu lelaki berdaster putih itu menurut saya adalah penghambat kemajuan Indonesia, penghambat presiden dan jajaran pemerintahannya menjadikan negeri ini nyaman sejahtera serta adil dan makmur. Jika pembaca seword tidak setuju dengan pendapat saya, silakan saja dan berikan komentar di kolom komentar.

    Salam Semangat Untuk Pakde Jokowi


    Penulis    :  Dony setyawan    Sumber :   Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Rizieq Shihab, Sosok Penghambat Jokowi Memajukan Indonesia Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top