728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 31 Mei 2017

    Parah!!! Fahri Hamzah Menjenguk Rochmadi Ternyata Tanpa Ijin KPK

    Seperti kita telah ketahui bersama, auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Rochmadi Saptogiri, baru saja ditahan KPK pada hari Sabtu (27/5/2017) karena diduga menerima suap. Rochmadi dijebloskan ditahan di Rutan Polres Metro Jakarta Timur.

    Kepada Rochmadi, sebagai pihak penerima suap disangkakan dengan Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagai mana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 64 KUHP Juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

    Sementara itu, pada hari Senin (29/5/2017), tampak Fahri Hamzah sedang mengunjungi Polres Jakarta Timur dengan didampingi Anggota Komisi III DPR Masinton Pasaribu. Dalam kunjungan tersebut, Fahri bertemu auditor BPK yang telah ditetapkan sebagai tersangka KPK yakni Rochmadi Saptogiri.

    Kejadian ini tampak biasa-biasa saja sebelum KPK mengeluarkan pernyataan bahwa ternyata kunjungan Fahri Hamzah tersebut dilakukan tanpa minta ijin terlebih dahulu kepada KPK selaku pihak berwenang yang sedang menahan Rochmadi.

    “KPK belum dimintai izin dan tidak pernah memberikan izin,” demikian ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK Jakarta, Selasa (30/5/2017).

    Pertanyaannya sekarang adalah beretikakah perbuatan atau tindakan seseorang yang mendatangi tahanan yang sedang dalam proses hukum KPK, tapi tidak meminta izin dari KPK terlebih dulu???

    Bicara soal etika seorang Fahri Hamzah, ada baiknya jika kita mengingat kembali beberapa sepak terjangnya dimasa lalu yang bisa dibaca di sebuah artikel dengan judul “Ternyata Fahri Hamzah Lebih “Beretika” Dari Jokowi. Ini Buktinya!!! Berikut link berita terkait. https://seword.com/politik/ternyata-fahri-hamzah-lebih-beretika-dari-jokowi-ini-buktinya/

    Diceritakan disitu bahwa Fahri Hamzah menganggap Presiden Jokowi etikanya hancur gara-gara mengajak Ahok naik mobil Presiden dalam rangka meninjau Proyek Simpang Susun Semanggi dan MRT.

    Merasa diri sebagai manusia yang paling beretika, ternyata Fahri Hamzah sendiri kelakuannya malah lebih parah dari Jokowi. Diantaranya adalah kedapatan tidur saat rapat paripurna, menghina sesama rekan diinstitusinya sendiri dengan julukan “bloon”, dianggap melanggar kode etik anggota dewan karena keikutsertaannya dalam aksi 4 November 2016 dan memberi pernyataan yang berpotensi merusak kerukunan nasional berbangsa dan bernegara dengan menyebutkan ‘dua jalan untuk menurunkan Jokowi, yakni melalui parlemen ruangan dan parlemen jalanan’. Fahri Hamzah juga pernah dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan oleh Akbar Faizal, seorang anggota DPR dari Fraksi Nasdem karena menilai Fahri Hamzah sudah sering melakukan pelanggaran etika. Dan yang paling heboh adalah saat Fahri Hamzah menulis di Twitter “Anak bangsa mengemis menjadi babu negeri orang dan pekerja asing merajalela”. Tulisan tersebut dianggap telah melecehkan dan merendahkan martabat para TKI yang sudah banyak menyumbang devisa untuk kemajuan negara. Nah loooo………….

    Dan jika sekarang  tindakan Fahri Hamzah menjenguk tahanan KPK tanpa ijin dari KPK itu sendiri, beretikakah yang demikian??? Sementara kita semua juga sudah tahu sama tahu bahwa selama ini Fahri Hamzah begitu “memusuhi” KPK. Sengajakah Fahri Hamzah bertingkah tak beretika seperti ini atau seorang Fahri Hamzah memang benar-benar tak beretika??? Silakan dinilai sendiri kadar etika orang yang seperti ini kualitasnya seperti apa.

    Saat ditanya apakah kedatangannya telah diizinkan oleh KPK, dengan penuh percaya diri Fahri mengatakan dirinya sebagai perwakilan DPR merupakan lembaga pengawas negara tertinggi tidak membutuhkan ijin KPK untuk menjenguk tahanan KPK. “Jadi jangan dibalik, bukan KPK yang ngawasin kami, sebab DPR yang sebagai lembaga pengawas tertinggi,” lanjut Fahri. Wohoooo………….. Congkak nian jawaban seorang Fahri Hamzah.

    Mau tak mau akupun jadi membandingkan dengan keberadaan seorang Jokowi beserta Ibu Irina selaku istri Presiden dan anak-anak beliau yang tak pernah sedikitpun menonjolkan diri merasa lebih berhak dan layak mendapatkan pengecualian-pengecualian sehubungan dengan kedudukan mereka sebagai keluarga nomer 1 di negeri ini. Bagaikan langit dan bumi memang. Etika oh etika.

    Fahri Hamzah mengatakan kedatangannya ke sana untuk mengecek kondisi seluruh tahanan di Polres Jakarta Timur. Fahri membantah kedatangannya ke Polres Jakarta Timur hanya untuk menemui Auditor Utama Keuangan Negara III Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang tertangkap tangan KPK itu. “Saya ajak anggota Komisi III. Saya kira kita perlu dalam Ramadhan ini memberikan kesejukan. Saya lihat anggotanya sedang ibadah. Tapi memang ada yang khusus, karena sedang ada kasus. Saya ketemu Pak Rochmadi yang memang sering mondar-mandir DPR sebagai bagian dari kepemimpinan BPK dalam berkomunikasi dengan DPR. Sekalian lah ada sahabat kami lihat di situ. Saya juga datang kesini untuk menyemangati Rochmadi agar tegar menghadapi kasus hukum yang menimpanya,” ujar Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/5/2017).

    Jujur saya pribadi sih ngakak dengan jawaban Fahri Hamzah yang konyol seperti ini. Fahri memang berhak menjawab apapun yang dia mau, seperti kitapun juga berhak menilai apa arti dibalik ucapan yang seperti itu. Qeqeqeqe……… Memberikan kesejukan katanya. Wohooo……. Sementara selama ini tingkah laku Fahri Hamzah sendiri ngga ada sejuk-sejuknya setidaknya menurut saya. Upssss……..

    Sebagai penutup aku ingin mendoakan Fahri Hamzah sepenuh hati agar cita-citanya menjadi orang yang bisa memberikan kesejukan bukan h  anya ditujukan bagi 1 orang saja yang kebetulan adalah sahabatnya sendiri. Semoga seorang Fahri Hamzah bisa membawa kesejukan bagi seluruh rakyat Indonesia. Amiiiiinnnnn………………

    Penulis :   Jemima Mulyandari   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Parah!!! Fahri Hamzah Menjenguk Rochmadi Ternyata Tanpa Ijin KPK Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top