728x90 AdSpace

  • Latest News

    Kamis, 18 Mei 2017

    Munculkan Isu PKI di Kubu PDI, Alfian Tanjung Dipolisikan, Ustad Tidak Kebal Hukum

    Penyidik subdit cyber crime ditreskrimsus Polda Metro Jaya mengagendakan pemeriksaan terhadap Ustad Alfian Tanjung mengenai cuitannya yang kontroversial. Di dalam cuitannya, Alfian Tanjung menyebutkan kader PDIP sebagai kader PKI.

    Ini menjadi sebuah hal yang harusnya tidak dilakukan, karena PKI sudah tidak ada sejak dahulu kala. Lucunya Twitter menjadi sarana bagi Alfian Tanjung untuk membangkitkan isu-isu kengerian mengenai PKI yang digunakan untuk merusak citra seseorang.

        “Yang bersangkutan diperiksa pukul 10.00 WIB pagi ini, tetapi saya belum tahu apakah yang bersangkutan akan hadir atau tidak,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono

    Sementara PKI sudah tidak ada, isu ini sengaja dibangkitkan kembali untuk membangunkan ketakutan-ketakutan dan keresahan masa lalu yang seharusnya sudah tidak relevan lagi. Mengapa isu PKI ini menjadi begitu mengganggu?

    Kita tahu bahwa PKI sempat dikenal sebagai sebuah partai yang kejam dan sangat melawan pemerintahan pada saat itu, maka isu ini menjadi sangat vital jika dibicarakan lagi. Masa lalu mengenai PKI yang begitu dibuat abu-abu oleh para pemilik kepentingan juga membuat “sang monster” yang sudah mati tersebut, menjadi seperti mimpi buruk bagi saat ini.

    Rasanya Alfian Tanjung juga seharusnya sadar betul bahwa isu maupun ilusi kebangkitan PKI ini memang sengaja dilakukan untuk merusak tatanan pemerintahan Indonesia yang dipimpin oleh Joko Widodo. Pak Dhe Joko Widodo memang memiliki kelebihan di dalam “bekerja” untuk rakyat. Maka melihat dari semangat kerja, para kaum bumi datar tentu sulit untuk menemukan celah.

    Tidak heran jika para kaum Islam garis keras, menggunakan semangat “Kerja, kerja dan kerja” Pak Dhe Jokowi dan disangkut pautkan dengan semangat orang Tionghoa. Lucu sekali, ketika hal yang positif dari diri Pak Dhe pun digunakan oleh kaum bumi datr untuk menjatuhkan Pak Dhe.

    Kita tahu bahwa orang Cina memiliki semangat dan kualitas kerja yang sangat mumpuni. Mereka memang lahir di negara yang padat penduduk. Mereka harus bersaing untuk bertahan hidup. Semangat inilah yang juga dimiliki oleh beberapa orang Indonesia, seperti Ahok dan Pak Dhe Joko Widodo.

    Namun sayangnya, para kaum Islam garis keras melihat semangat kerja tersebut, merupakan ciri khas dari komunis. Alih-alih ingin menutup diri dari kemalasan mereka, mereka justru semakin menunjukkan diri mereka dengan cara yang tidak elegan dan terbelakang.

    Sementara itu, Kanit III Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polsa Metro Jaya Kompol James Hutajulu mengatakan bahwa pihaknya memintai keterangan dari Alfian terkait laporan dari pihak PDIP.

        “Terkait laporan PDIP (yang) disebut oleh beliau dalam akun Twitternya bahwa PDIP 85% isinya kader PKI,” – James Hutajulu

    Bukan hanya sekali ini Alfian Tanjung berurusan dengan PKI. Justru jika kita melihat bagaimana getolnya Alfian Tanjung mengompor-ngompori isu mengenai PKI, jangan-jangan dia memiliki kerinduan tersendiri mengenai lahirnya PKI? Buat apa Alfian Tanjung mengompor-ngompori pemerintahan dengan isu PKI kalau memang pada realitanya isu tersebut hanyalah sebuah isapan jempol belaka?

    Kebencian yang begitu merasuk ustad ini mirip dengan sifat setan. Setan selalu menebarkan kebencian dan menjauhkan kita dari akal sehat. Dengan isu-isu yang tidak nyata, akal sehat dirusak sedemikian rupa, sehingga kita tidak mampu untuk bernalar logis dan berdasarkan fakta.

    Proses nalar sudah dihancurkan dengan ilusi mengenai kebangkitan PKI. Kita tahu bahwa ilusi mengenai PKI sangat efektif untuk membuat orang berubah pandangan mengenai seseorang. Mudah saja, kita ulang-ulangi mengatakan bahwa Jokowi antek PKI, maka hasil kerja Pak Dhe selama ini akan hancur, karena ia dianggap antek PKI.

    Sasaran dari ilusi yang dibangun tentu bukan orang intelek, melainkan orang-orang yang masih bisa dibodoh-bodohi. Namun kita harus tetap waspada mengenai hal ini. Kucing yang dilahirkan di tengah-tengah kawanan serigala, tentu perlahan-lahan akan mengikuti tradisi dan kebiasaan para kawanan seritala tersebut. Dengan logika yang sama, kita tahu bahwa satu orang waras yang hidup di kumpulan orang-orang gila, akan perlahan-lahan rusak.

    Bayangkan pembangkitan ini dilakukan secara masif. Maka tidak heran jika kita melihat banyak sekali orang-orang yang sebelumnya toleran, berubah menjadi intoleran, dan pada akhirnya menjadi ontaleran. Inilah yang rasanya sedang dibangun oleh Alfian Tanjung yang dianggap oleh Ustad.

    Jadi wajar saja jika Alfian Tanjung memang harus diproses hukum karena sudah menyebarkan sebuah ilusi yang sudah tidak ada selama 30 tahun. Jangan ada lagi yang menyebutkan penangkapan Alfian Tanjung ini sebagai kriminalisasi ulama. Karena dia memang kriminal!

    Betul kan yang saya katakan?


    Penulis : Hysebastian   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Munculkan Isu PKI di Kubu PDI, Alfian Tanjung Dipolisikan, Ustad Tidak Kebal Hukum Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top