728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 24 Mei 2017

    Menuduh Ahok Dendam, Sekarang Mengancam Revolusi Putih Dari Arab?!

    Rizieq tidak kunjung pulang kembali ke Indonesia, seharusnya besok adalah hari terakhir dimana visa Rizieq sudah terhitung hampir sebulan, kalau hitungannya tepat, seharusnya Rizieq sudah bisa dijemput pulang.

    Tapi entah apabila keberangkatan Rizieq ke Malaysia bisa menambah jumlah durasi visa umroh Rizieq di Arab Saudi.

    Apapun ceritanya, pengacara Rizieq sudah menantang kalau Rizieq bisa saja tidak pulang kembali ke Indonesia sampai Pilpres 2019.

    Menuduh Ahok Dendam

    Rizieq yang sedang berada di negera yang terkenal dengan para ontanya tersebut, beberapa hari yang lalu melakukan speech kepada membernya, Rizieq juga bertitip pesan kepada kita-kita untuk segera menghentikan apa yang disebutnya sebagai kegaduhan nasional. Menurut Rizieq, persoalan yang menyangkut dirinya sudah selesai.

    RIzieq juga berpesan untuk menghentikan politik balas dendam, atas kasus Ahok.

        “Ahok sudah kalah di pilkada, sudah kalah di Mahkamah, sudah selesai. Jadi nggak perlu lagi melancarkan politik balas dendam. Marah, murka, panik, kalap. Nangkap aktivis, habib, dan ulama,” – Ujar Rizieq dalam video speech di negara yang terkenal dengan ontanya tersebut.

    Layaknya sebuah karangan, Rizieq gemar mengarang sebuah skenario, menuduh orang lain yang dendam, padahal yang sering dendam kesumat dari dahulu adalah siapa? Rizieq gemar membuat tuduhan palsu, juga bersikap semena-mena dalam setiap aksinya, ucapan Rizieq yang sangat begitu menyentuh hati dari teriakan bunuh..bunuh..bunuh..si …. atau gantung..gantung..gantung..si ….

    Lalu dibawah kepimpinannya Rizieq, setiap pasukan member yang disebut dengan FPI itu kerap sekali mengumpat seperti brengsek, bego, bodok, berkata kebun binatang, seperti babi dsb. Sungguh mulia sekali perilaku dari sebuah golongan yang katanya membela agama.

    Siapa yang dendam pak Rizieq? Pak Ahok sudah memafkan, pak Ahok sudah ikhlas menerima hukuman yang ada. Pak Ahok juga sangat memperhatikan para alumni 212 agar tidak perlu repot-repot lagi turun ke jalan melakukan demo berjilid-jilid, karena sebentar lagi bulan Ramadhan, semua dilakukan pak Ahok karena sayang dengan kalian semua, seluruh warga Indonesia jadi siapa yang dendam?

    Tidak ada yang mendendam disini pak, kita adalah negara hukum, yang salah harus diproses secara hukum, hanya sesimple itu, semua ada buktinya pak, tidak bisa semena-mena membuat penangkapan tanpa didasari bukti yang ada.

    Mulut bapak sangat berprestasi, menghina lambang negara, membuat lelucon soal agama lain dengan “Bidannya siapa”, menuduh BI membuat logo PKI, dsb yang jumlahnya banyak.

    Jadi ini tidak ada namanya Kriminalisasi ulama, tapi ini adalah Kriminal yang dianggap sebagai ulama.

    Ancaman Revolusi Putih

    Sehabis menuduh ada politik dendam, Rizieq tak kunjung berhenti, dia kerap mencari sensasi baru, kalau kemarin apabila Ahok tidak dipenjara maka dirinya dengan lantang meneriakan, mari kita Revolusi.

    Sekarang di negara yang terkenal dengan ontanya tersebut dia meneriakan Revolusi Putih? Apa maksudnya ya dari Revolusi Putih? Semoga bukan keputihan yang dimaksud.

    Jadi sebenarnya Revolusi Putih itu adalah bentuk dari ketakutan Rizieq yang akan segera menyandang gelar tersangka dari sekian banyaknya kasus, tapi mungkin yang paling saklar adalah perihal kasus pornografi, karena kasus ini berhasil membuat Rizieq kabur ke Arab Saudi, sedangkan kasus yang lain RIzieq dengan lantang datang ke setiap pemanggilan, beda dengan kasus ini, makanya saya perjelas apakah ini revolusi keputihan? Tentu saja tidak.

    Jadi maksudnya Rizieq adalah sebagai berikut:

    Ia menilai, sejumlah kasus yang menjerat Rizieq hanya rekayasa yang digunakan sebagai politik balas dendam atas vonis dua tahun yang menjerat mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

        “Jika rezim penguasa terus menerus menekan ulama dan membela penista agama, maka bukan tidak mungkin Rizieq Shihab akan umumkan Revolusi Putih untuk NKRI dari tanah suci,”

    Nah walaupun meneriakan Revolusi Putih, tapi tetap tidak dijelaskan detail apa yang akan dilakukan dari Revolusi Putih itu, ya kita berdoa saja semoga bukan Revolusi keputihan, saya harap tidak ya.

    Hebat ya, dia suka sekali mengancam, melakukan provokasi, memberikan intimidasi. Sangat hebat sekali.





    Penulis :  Bani    Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Menuduh Ahok Dendam, Sekarang Mengancam Revolusi Putih Dari Arab?! Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top