728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 17 Mei 2017

    Menebak Nasib FPI Selepas Firza Dijadikan Tersangka, Sebuah Analisa

    Perjalanan hidup Habib Rizieq tak lepas dari kontroversi. Pagi para pendukung dan kelompoknya, Habib adalah tokoh panutan dan sosok, yang malah belakangan diangkat sebagai “Imam Besar Umat Islam.” Bahkan, pada 2016 lalu, Habib satu ini dianugerahi gelar “man of the year” karena kiprahnya yang aktif dalam “Bela Islam dan “Bela Al-Qur’an” sebuah gerakan untuk mendongkel dan memenjarakan Ahok, yang mereka tuduh sebagai penista agama.

    Mungkin cita-citanya tercapai. Ahok kalah dalam pilgub DKI dan Ahok juga sudah divonis bersalah serta harus mendekam dalam penjara selama 2 tahun. Memang masih ada jalan banding bagi Ahok, jadi perjalanan belum selesai. Begitu pula dengan Habib Rizieq. Cerita suksesnya mendongkel Ahok, ditebus dengan kabar yang kurang mengenakan, bermula di awal 2017. Habib disangkakan mempunyai hubungan gelap dengan seseorang. Seorang wanita yang bukan isterinya.

    Terdengar reaksi keras dari para pendukung dan kelompoknya, Front Pembela Islam (FPI). Sebagian kalangan yang mencintai dan menjadikan Sang Habib idola mengatakan, pasti ini rekayasa Ahok ! Pasti ini perbuatan pemerintahan Jokowi ! Pasti ada keterlibatan Amerika, Israel dan segenap pihak yang selalu dikambing hitamkan. Namun, ternyata kabar ini bukanlah isapan jempol belaka. Sedikit-demi sedikit fakta terkuak. Sedikit demi sedikit bukti nampak ke permukaan.

    Dan semuanya berawal dari chat dalam aplikasi whatsapp. Aparat Kepolisian bergerak cepat. Selain tuduhan makar yang dialamatkan kepada Firza Husein and the gank, kemungkinan perbuatan tak senonoh pun menjadi perhatian utama mereka. Kabar yang terbaru, Firza kemudian ditetapkan sebagai tersangka. Dan Engkau, Bib entah kemana, engkau menghilang bak ditelan bumi. Beberapa kalangan menyebut engkau berada di Arab Saudi, kemudian di Malaysia, dan balik lagi ke Saudi. Di manakah engkau sesungguhnya ?

    Nah, jika dikemudian hari bukti-bukti yang ditemukan semakin menguatkan kabar ini, bagaimana dengan FPI yang Kau pimpin. Bagaimana sikap mereka ? Jika nanti terbukti di pengadilan, akankah mereka berbalik marah kepadamu ? Masalahnya mereka menaruh harapan kepadamu, Bib. Mereka teringat akan peristiwa Ariel Peterpan, Luna Maya dan Cut Tari. Umatmu dan kelompok FPI sangat lantang terhadap kasus ini. Sepak terjangmu yang konsisten memerangi kemaksiatan akan selalu diingat umat. Suaramu yang keras terhadap Majalah Playboy juga menjadi memori mereka. Engkau dan kelompokmu selalu yang paling depan dalam menggembar-gemborkan penolakan terhadap pornoaksi dan pornografi.

    Bagi umat dan FPI, Habib Rizieq adalah sosok yang menjadi panutan mereka. Dalam diri engkau, mereka melihat tokoh yang gigih ingin memerjuangkan penegakkan Syariat. Sepak terjang Habib dan FPI-nya terekam di media massa. Habib  gigih melawan narkoba, miras, maksiat, termasuk di dalamnya pornografi dan pornoaksi.  Bahkan, belakangan engkau aktif menyuarakan bahaya laten komunisme dan PKI. Partai yang sudah wafat setengah abad lalu. Tentu eksponen Orde Baru sangat berterima kasih akan aksi-aksimu ini. Tapi satu hal yang tidak pernah terdengar, yakni aksi-aksimu dan kelompok FPI yang dipimpinmu berkoar-koar atau turun ke jalan menyuarakan gerakan anti korupsi.

    Namun, aku khawatir, kejayaanmu di 2016 lalu bakalan tersapu awan berita-berita tuduhan perselingkuhanmu dengan Firza Husein. Lagi pula itu bukan satu-satunya kasus yang Engkau hadapi. Selain kasus Firza masih banyak kasus-kasus yang bakalan kau hadapi, semisal penghinaan terhadap Pancasila, terhadap agama lain dan sebagainya. Engkau mungkin masih bisa menegakkan kepala ketika jeratan penghinaan kepada lambang negara, tuduhan penistaan kepada agama lain, atau tuduhan logo PKI di mata uang baru. Tetapi, tuduhan bermain perempuan, jika itu terbukti akan menenggelamkan namamu hingga ke dasar samudera.

    Lalu bagaimana dengan nasib FPI, kelompok yang dipimpinmu. Tentu mereka akan seperti anak ayam kehilangan induknya. Bagai mereka, Kau-lah ruhnya. Tanpa Engkau, maka matilah raganya.  Perlu Kau tahu, Bib. FPI dan hampir semua kelompok ormas di tanah air mengandalkan ketokohan. Jika tokohnya tersangkut kasus, atau ada permasalahan yang melilitnya, maka bisa dipastikan gerakan atau aktivitas kelompok tersebut mengalami kebuntuan atau bahkan mati sama sekali.

    Maka daripada itu menjadi kenyataan, sebaiknya engkau hadapi kasus ini dengan “gentleman.” Tak perlulah engkau lari kesana kemari, mencari perlindungan ke Komnas Ham, atau ke PBB segala. Hadapilah, seperti Ahok menghadapi kasus hukumnya dengan berani.

    Penulis : Akhmad Reza    Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Menebak Nasib FPI Selepas Firza Dijadikan Tersangka, Sebuah Analisa Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top