728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 23 Mei 2017

    Masih Punya Rencana Makar? Presiden Jokowi Masih yang Terbaik!

    Rencana makar. Aksi demo bela ini bela itu. Gunjingan kiri kanan tentang adanya upaya ‘mencukupkan’ tugas Jokowi sebagai Presiden sebelum selesai waktunya, menghiasi pemerintahan Jokowi. Entah kenapa mereka tidak suka Jokowi. Padahal kalau mau jujur, Jokowi adalah salah satu Presiden terbaik yang pernah kita miliki.

    Fitnah ditebar saban kali ada kesempatan. Lantaran itu pulalah maka dengan mulut penuh busa tempo hari mereka menuduh Jokowi PKI. Mengatakan bahwa Jokowi antek asing (Amerika, China atau Arab ya? Semua mereka bangsa asing toh…) Sadis tuduhan-tuduhan itu.

    Merasa belum puas, berbagai fitnah keji lainnya terus dilancarkan scara T S M supaya pamor Jokowi turun, dan agar supaya siap dilengserkan? Semua upaya itu, bagi saya adalah upaya orang-orang sakit jiwa yang gila kekuasaan rakus jabatan. Mereka pikir dengan cara-cara itu Jokowi dapat segera dikalahkan. Tunggu dulu boss. Tidak semudah itu.

    Presiden kita yang lemah lembut ini bukan sembarang orang. Jangan Anda pikir dapat dengan mudah ‘menaklukkan’ Jokowi. Menganggap Jokowi lemah, itu berarti Anda sudah menusuk belati ke ulu hati Anda sendiri. Darah mengucur deras, lama-lama Anda mati sendiri. Jokowi adalah pembuat strategi jago. Dia hampir selalu melakukan apa yang tidak terpikirkan oleh Anda dan saya. Itulah gaya dia. Dalam strategi permainan catur, ini disebut sebagai langkah kuda yang sukar diprediksi.

        Setiap buah catur memiliki cara melangkah yang berbeda-beda. Namun tidak ada buah catur apapun yang dapat melompati lawan atau kawan, selain kuda. Ini benar. Setiap buah tidak dapat melompati buah lainnya kecuali kuda. Ini menjadikan dua pasang kuda yang bersatu padu sangat powerfull dalam menyerang maupun bertahan.

    Langkah dua pasang kuda yang tepat dapat membuahkan hasil amat jitu, misalnya dalam menguasai posisi penting, mengancam lawan, melindungi raja, dan juga ketika menusuk jantung pertahanan lawan dengan langkah-langkah ajaib.

    Bagi saya, Jokowi sangat lihai memainkan langkah kuda yang amat sulit diprediksi namun tepat sasaran. Meskipun ia diterpa segala macam fitnahan dan upaya-upaya busuk demi melemahkan posisinya, ia masih tetap bisa berdiri kokoh sampai hari ini. Dia masih tersenyum, sementara itu bisa jadi lawan politiknya sudah gondok tujuh turunan. Apalagi Jokowi didukung mayoritas rakyat Indonesia.

    Orang mungkin berpikir, ketika salah satu ‘ujung tombak’ Jokowi dipaksa mendekam dalam penjara, ini serta merta membuat Jokowi menjadi lemah, rapuh dan mudah jatuh. Mereka keliru. Ujian ini justru tidak hanya akan membuat Ahok ditempa menjadi semakin kuat, melainkan juga akan menempa Jokowi menjadi semakin kuat dan waspada. Dua kekuatan anti korupsi ini mau dihabisi dengan segala macam cara. Termasuk dengan cara memecah belah.

    Hari ini posisi Jokowi semakin kuat dengan tidak berhasilnya lawan membenturkan para pendukung Ahok dan pendukung Jokowi. Kekalahan dalam sebuah pertempuran tidak selalu karena lawan lebih kuat namun bisa jadi oleh karena lawan lebih licik, lalu berhasil memecah bela.

    Hal ini tidak terjadi pada para pendukung Jokowi – Ahok. Mereka tetap solid. Bahkan tanpa disadari dan diatur-atur, satu karangan bunga simpati telah menyebarkan aura kebhinekaan ke seluruh Indonesia. Hasilnya? Ribuan bunga pun berdatangan. Satu lilin keprihatinan telah menjelma menjadi jutaan lilin solidaritas, tidak hanya di Jakarta namun di begitu banyak tempat, termasuk di luar negeri.

    ‘Revolusi’ bunga dan lilin ternyata membuat lawan politik Jokowi dan Ahok keder. Lalu cara apa lagi yang mau mereka pakai? Apakah hendak memakai cara bodoh nan lucu yaitu mengharamkan lilin? Mengharamkan bunga? Kalau memang iya, maka langsung ketahuan betapa luarbiasa kalap dan bodohnya orang-orang itu. Pelawak pun kalah lucu dibanding mereka, sungguh mati. Ini bahkan membuat saya bisa mati ketawa saking lucunya. Benar-benar kehilangan akal sehat.

    Biasanya orang, kalau sudah kehilangan akal sehat maka yang akan muncul adalah akal bulus. Ini bisa diidap oleh siapapun tanpa terkecuali, termasuk mereka yang bergelar profersor, doktor atau tukang insinyur sekalipun. Coba sering-sering lah makan sayur bayam, wortel dan minum jus buah naga supaya tubuh tetap sehat dan Anda tidak sampai kehilangan akal sehat.

    Jokowi tidak mungkin kalah bila dilawan pakai kebodohan. Tidak akan. Jadi jangan gunakan cara-cara bodoh jikalau ingin mengalahkan Jokowi. Hadapi secara pintar, yaitu tunggu sampai 2019. Hanya dengan itu maka Anda akan dihargai dan diakui.

    Semakin ke sini, saya merasa Jokowi justru semakin di dukung oleh Alam semesta. Ada contoh? Tentu saja. Banyak malah, asal Anda pandai membaca tanda. Ini salah satunya. Yaitu bahwa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) rupanya baru saja mengapresiasi upaya keras pemerintahan Jokowi membenahi laporan keuangan.

    Kenapa ini menjadi sorotan penting? Begini. Hal ini penting diketahui sebab untuk pertama kalinya dalam 12 tahun terakhir BPK memberikan penilaian tertinggi, yakni Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) 2016. Baca di Sini

    Selama 12 tahun nggak pernah dapat penghargaan ini, piye toh? Apa pemimpin-pemimpin sebelumnya kebanyakan tidur atau apa ya? Sudah begitu masih saja Jokowi dianggak nggak becus dan dituduh Presiden gagal? Hoiiii….Bangun bro…bangun…! Hari telah senja, sapi saja sudah pulang duluan ke kandang, dan Anda masih terus mimpi di siang bolong….?

    Tahun lalu juga nama Presiden Jokowi sebetulnya sudah semakin harum. Saat itu dia terpilih sebagai presiden terbaik di antara para pemimpin Asia-Australia. Jokowi terpilih jadi pemimpin terbaik 2016 versi Bloomberg. Prestasi luar biasa.

    Berdasarkan data Bloomberg Jokowi adalah satu-satunya pemimpin negara yang memiliki performa positif dari seluruh aspek yang dinilai. Beberapa aspek yang dinilai antara lain, menaikkan kekuatan nilai tukar sampai 2,41 persen, menjaga pertumbuhan ekonomi tetap positif serta memiliki tingkat penerimaan publik yang tinggi (69 persen).Dari data tersebut juga diperoleh hasil bahwa jika dibandingkan dengan negara lain yang memiliki tingkat ekonomi setara atau lebih besar, prestasi Jokowi masih lebih menonjol.

    Jokowi dianggap mampu menekankan otoritasnya kepada lembaga politik di tahun 2016 dengan fakta nyata bahwa dia mengendalikan dua per tiga kursi di parlemen. Program keberhasilan tax amnesty juga dianggap mampu membiayai program pembangunan infrastrukturnya. Lengkapnya di Sini

    Hebatnya lagi, salah satu menteri ‘kesayangan’ Jokowi dalam kabinetnya yaitu Sri Mulyani, oleh Majalah Finance Asia telah dinobatkan sebagai Menteri Keuangan yang terbaik di ASEAN dan kawasan Asia. Intip di sini

    Presiden Jokowi melakukan upaya langkah yang jitu dalam membuat ia tak saja dihormati oleh anak-anak bangsa, tetapi juga oleh dunia luar dan oleh berbagai macam media atau lembaga pemeringkat dunia. Jokowi disegani. Jokowi didengar.

    Ingat, dua pasang kuda yang melangkah secara tepat dapat membuyarkan semua rencana busuk lawan, termasuk upaya makar atau upaya-upaya pembusukan dari dalam.

    Dengan berbagai pencapaian dan keberhasilan Jokowi, apa masih ada yang tetap ingin menurunkannya dari tahta kepresidenan? Hanya orang idiot dan tolol yang akan melakukan itu.

    Maka dengar baik-baik kalian semua yang punya rencana makar atau yang terus berupaya hendak menurunkan Jokowi, pesan saya singkat: sadarlah. Bukankah bangsa ini sementara berupaya lepas dari kebodohan dan keidiotan, kok Anda masih mau terus pelihara itu? Bagi para pembenci Jokowi, semoga kalian cepat sadar dan tobat.

    Ada yang bertanya begini. Kalau lawan-lawan politik Jokowi menggunakan ormas-ormas radikal yang sumbunya luar biasa pendek itu, bagaimana coba? Saya bilang no problemo, asal hati-hati aja. Jokowi sudah mengirim pesan amat jelas, bahwa ormas-oramas yang anti Pancasila atau punya rencana mengubah Pancasila. Yang radikal atau yang berafiliasi sama teroris, pasti akan ‘digebukin’.

    Anda tentu nggak mau digebukin kan? Begitulah kura-kura…




    Penulis :  Michael Sendow    Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Masih Punya Rencana Makar? Presiden Jokowi Masih yang Terbaik! Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top