728x90 AdSpace

  • Latest News

    Minggu, 21 Mei 2017

    Lulung Minta PKL Tanah Abang Jangan Digusur, Berharap Dompet Kembali Terisi?

    Sejak Ahok ditahan, PKL di tanah abang semakin menjadi-jadi. Kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat kini terpantau sangat kumuh dan semrawut. Para pedagang kaki lima tampak tumpah ruah menggelar lapak-lapak dagangannya dari mulai pakaian, buah, hingga makanan dan minuman di atas trotoar.

    Tentu saja para Satpol PP berusaha agar PKL ini segera bubar, jangan jualan tapi memakan badan jalan. Berjualan tapi menganggu lalu lintas itu menganggu lalu lintas, jelas yang dilakukan Satpol PP merupakan hal yang sepantasnya.

    Ternyata eh ternyata, ada juga pihak yang meminta agar Pemprov DKI jangan mengganggu aktifitas para PKL. Lulung yang dikenal sebagai “penguasa” Tanah Abang, meminta agar Pemprov DKI tak menggusur PKL di sana.

    “Jangan gusur terus, kalau pedagang enggak diajak ngomong, jadi kerjaan rumah lagi,” kata Lulung

    Mantap!! Setelah sekian tahun ada Gubernur super pelit yang benar-benar ingin menata kota tanpa peduli akan ada pihak yang lahan basahnya kering kerontang, kali ini muncul kesempatan emas untuk kembali makmur.

    Kita tahu sendiri PKL tidak akan berani sembarangan berjualan kecuali ada yang mem-backing. Bekingan bisa dari oknum polisi ataupun dari oknum preman. Kalau ada bekingan preman, biasanya tempat dagangannya lebih aman dari razia, toh ada dukungan dari ‘bos’ diatas.

    Setoran dari PKL ini pasti jumlahnya besar, misalkan Rp. 400.000 per bulan per PKL. Apalagi kalau disamping jalan, jumlahnya pasti lebih besar. Kalikan saja dengan jumlah PKL disana, dijamin penghasilan bisa ratusan juta perbulan. Duduk diam ‘mengamankan’ para PKL dan mendapat uang dalam jumlah besar, siapa tidak mau?

    Lulung sendiri kembali menyalahkan pemerintah yang tidak memberikan tempat kepada PKL. Lulung mengatakan harusnya Pemprov bisa merelokasi para PKL ke tempat layak. Pasalnya, selama 2,5 tahun Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok memimpin Jakarta, PKL hanya digusur.

    Adapun kebijakan relokasi pedagang ke Blok G, dinilai Lulung tidak berhasil karena sepi pengunjung. Ini namanya logika koplak, menuduh Ahok tidak memberikan tempat layak tapi pada saat yang sama protes tempat relokasi tidak ramai. Bukankah ini artinya Lulung berbohong berbohong soal pernyataan Ahok tidak memberikan tempat kepada PKL?

    “Pedagang kan sama-sama kita mencari nafkah, kalau nggak tenang sama-sama cari solusinya kan tiga tahun cukup, jadi penertiban tanpa solusi, saya pikir harus direlokasi, banyak tempatnya, makanya tanya Haji Lulung,” katanya.

    Betul, tanya Haji Lulung. Kalau lokasi ini tidak bisa, pindah ke seberang jalan disana, dijamin ramai. Jangan ke toko, mahal lho belum tentu ramai pula. Ke sebelah sini saja, banyak orang lewat disini. Jangan lupa membayar uang keamanan ya? Biar rejekinya semakin lancar.

    Hanya Haji Lulung saja yang berani mengatakan Jakarta masih banyak tempat. Tempat yang resmi pasti sangat sedikit dan biaya sewanya mahal. Kalau yang tidak resmi ya….. murah meriah ditambah pasti ramai, pas samping jalan kok. Bahkan kalau perlu langsung di tengah jalan.

    Bisa dilihat Lulung ada maunya dari PKL Tanah abang ini karena Lulung tak menyebutkan satu pun tempat yang dimaksudnya ketika ditanya. Ia mengakui jalanan di Tanah Abang memang macet, namun tidak menjadi masalah.

    Bagi Haji Lulung, tanah abang macet itu bukan masalah, tapi berkah. Bila semakin macet berarti kan banyak PKL, bukankah ini berkah terbaik? Jasa ‘keamanan’ Tanah Abang yang sudah kering kerontang akibat Gubernur pelit pun akan kembali subur.

    Ini juga akan membuka lapangan kerja, semakin banyak PKL maka akan semakin banyak ‘petugas keamanan’. Mau orang macet sejam cuman lewat Tanah abang tidak masalah, yang penting duit dikantong. Mau yang kena macet sumpah serapah tidak apa-apa, toh masuk telinga kiri keluar terlinga kanan.

    Jakarta akan kembali seperti sedia kala, siap-siap gigit jari.


    Penulis   evan kurniawan   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Lulung Minta PKL Tanah Abang Jangan Digusur, Berharap Dompet Kembali Terisi? Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top