728x90 AdSpace

  • Latest News

    Minggu, 21 Mei 2017

    Kompaknya Anies dan Zulkifli Hasan Soal Merangkul Bukan Memukul

    Entah kebetulan atau mereka memang soulmate, Anies Baswedan dan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengutarakan pernyataan yang sama di tempat dan acara yang berbeda.

    Anies :

    “Mari kita tunjukan sifat pemenang. Sifat pemenang itu merangkul, bukan memukul,“- Anies dalam acara silaturahmi dengan Forum RT/RW se-Jakarta Selatan di GOR Pasar Minggu, Sabtu 20 Mei 2017.

    Zulkifli Hasan :

    “Dengan Pancasila kita saling merangkul, bukan memukul. Kita mengajak pada kebaikan bukan mengejek,” – Zulkifli Hasan dalam keterangan tertulisnya saat memberikan Sosialisasi 4 pilar MPR kepada pengurus Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu 20 Mei 2017.

    Bisa jadi mereka sudah janjian di Group Whatsapp “eh nanti ngomong ini ya barengan” atau memang sudah sehati sehingga akhirnya keluar pernyataan senada. Anies mengajak para pendukungnya harus bisa merangkul pendukung Ahok-Djarot. Anies menduga ada pendukung Ahok-Djarot yang malu kembali berkumpul di tengah masyarakat pasca-kekalahan di Pilkada DKI Jakarta.

    Sementara Zulkifli Hasan menolak segala bentuk pemahaman Pancasila yang salah. Pemahaman itu dapat merusak toleransi di Indonesia. Menurut Zulkifli, kalau tidak ikut satu kubu maka dianggap anti-Pancasila. Kalau tidak bersama memilih salah satu calon dianggap anti kebhinnekaan dan ini menurutnya adalah pemahaman yang salah.

    Sebelum merangkul mungkin Anies perlu diberitahu dulu bahwa keengganan sebagian masyarakat Jakarta justru disebabkan oleh ulah kelompoknya sendiri. Masyarakat banyak yang jengkel dengan pemakaian isu SARA saat Pilkada. Bahkan orang mati pun masih saja dipolitisasi.

    Yang kedua saat vonis Ahok dijatuhkan justru ada kubu Anies yakni Boy Sadikin dkk yang menggelar selamatan dengan tumpeng nasi kuning atas dipenjaranya Ahok. Dan malah Boy masuk dalam tim sinkronisasi yang dibentuk Anies Baswedan dan diketuai Sudirman Said, mantan menteri yang pernah dipecat Jokowi. Sekarang bagaimana masyarakat mau percaya kalau orang tidak punya empati dan malah mengunggah tindakan tidak sensitif seperti itu malah mendapat kepercayaan besar dari Anies-Sandi?

    Zulkifli Hasan pun baiknya juga merujuk kembali seruannya untuk merangkul. Yang membuat geram masyarakat bukan bedanya pilihan, tetapi cara yang digunakan oleh kelompok tertentu untuk mendapatkan kekuasaan dan memenangkan Pilkada yang berlawanan dengan nilai-nilai Pancasila. Justru karena masyarakat banyak yang peduli dengan kebhinnekaan dan Pancasila maka ketika ada kelompok yang mengancam dua hal tersebut mereka berang. Sebagai Ketua MPR seharusnya Zulkifli Hasan senang dengan banyaknya masyarakat yang masih memegang nilai kebhinnekaan dan Pancasila. Namun sebagai bagian dari koalisi partai yang turut memenangkan Anies-Sandi yang menggunakan isu SARA bisa jadi Zulkifli yang juga Ketua PAN punya pandangan lain.

    Justru kalau mau direnungkan, tindakan kubu Anies-Sandi yang sampai menggelar selamatan atas dipenjaranya Ahok menunjukkan bahwa mereka suka mengejek orang lain. Kalau begitu seharusnya seruan Zulkifli Hasan ini harusnya ditujukan kepada mereka.

    Meskipun Anies, Zulkifli Hasan, Sandiaga Uno, maupun dedengkot-dedengkot lain yang menjadi bagian dari kubu Anies-Sandi menyerukan rekonsiliasi ataupun ajakan-ajakan untuk berdamai jika orang-orang di bawah mereka masih saja berulah dan melakukan tindakan yang memancing maka jangan harap akan tercipta rekonsiliasi. Sebab hal terpenting dari rekonsiliasi adalah tindakan nyata, bukan permainan abab belaka.


    Penulis   : Rahmatika  Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Kompaknya Anies dan Zulkifli Hasan Soal Merangkul Bukan Memukul Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top