728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 02 Mei 2017

    Ketika Ahok Membuat 37 Keputusan dalam 17 Menit

    Siang ini, sembari mengecek keriuhan yang terjadi di dunia maya, saya tertegun sekaligus tersentak melihat cuplikan video tentang Ahok. Ah, lagi-lagi Ahok. Orang ini memang media darling karena selalu ada hal-hal menarik yang bisa diberitakan dan dibagikan mengenai sosok gubernur kharismatik ini.

    Apa yang saya lihat? Video klip saat Ahok menangani keluhan warga (masyarakat) di Balai Kota. Tahan dulu komentar Anda sebelum menyaksikan sendiri video klip yang saya maksudkan. Ini link-nya: https://www.facebook.com/arifoadhinoto/videos/10156031294894428/

    “Gila bener nih orang. Bisa buat 37 KEPUTUSAN HANYA DALAM 17 MENIT!” gumam saya ketika menyaksikan tayangan tersebut. Beberapa orang juga memberi komentar sangat positif terkait tayangan yang sama. Tujuh komentar di antaranya seperti tersaji di bawah ini:

    “Keren banget! Betapa bodohnya warga JAKARTA yang tidak memilih Gubernur seperti ini.” (Mimi Leslie)

    “Dan lima tahun ke depan Jakarta kehilangan orang hebat. Jakarta pun kembali ke masa kegelapan.” (Phe Kartika)

    “Ini orang jadi birokrat koq profesional abis yah, koq kayanya peraturan macem2 afal banget. Masa masalah bisa diselesaikan dalam hitungan detik, itu gimana caranya?” (Antonius Gondo)

    Next Governor will answer more fast (98 qs) within 15 minutes with OKE OCE answer without solutions and actions.” (Merika)

    “JAKARTA, orang seperti ini ga mau? Speechless dah!” (Herlina Setiawan)

    “Cobalah kita lihat, betapa rakyat kecil berharap banyak dan berharga di mata Ahok. Kalo Anis-Sandi dilantik, saya penasaran melihat kalo mereka bisa berbuat lebih baik lagi.” (Cicho Juang)

    “Saya menitikkan air mata nontonnya. Ga bisa diungkapkan dengan kata-kata betapa Indonesia beruntung memiliki Gubernur seperti Ahok, tapi tak lama lagi sudah harus kehilangan.” (Sri Endang Abdarini)

    Melihat tanggalnya, vide klip amazing ini diunggah 30 April 2017 dan hingga siang ini (2/5) sudah diapresiasi lebih dari 7.000 pengguna Facebook, dibagikan lebih dari 12.000 kali, dan dikomentari lebih dari 200 orang. Data ini hanya saya record dari pemilik akun FB bernama Arifo Adhinoto, belum termasuk data dari akun FB lainnya yang ikut membagikan video klip fantastis ini. Jadi, ada kemungkinan jumlahnya jauh lebih banyak dari data tersebut.

    Saya sih nggak kebayang, betapa susahnya menjadi seorang Ahok, yang memilih membuka Balai Kota setiap hari untuk menerima aduan semacam itu. Orang yang datang mengadu pun jumlahnya minimal puluhan, bahkan bukan tak mungkin jumlahnya ratusan. Kalau setiap orang membawa satu masalah saja, bisa dibayangkan betapa mumet-nya Ahok karena harus meladeni mereka. Apalagi mereka datang dengan berharap ada keputusan yang langsung dibuat Ahok on the spot alias tanpa menunggu terlalu lama.

    Salut juga buat ajudan dan para staf Balai Kota yang harus responsif dan memiliki kepedulian yang sama dengan “Bapak” mereka. Mereka mau tak mau harus secepat mungkin menyelesaikan masalah atau menjalankan keputusan yang sudah diambil atau bisa kena damprat karena dianggap bekerja terlalu lambat.

    Bisakah kita bayangkan orang-orang macam apa yang tahan bekerja dan “berlari” bersama Ahok untuk melayani masyarakat setiap pagi?

    Melihat kenyataan ini, tak heran kalau para pegawai yang terbiasa bekerja santai, semau gue, atau kurang responsif akan kelabakan mengikuti irama kerja Ahok yang sangat cepat. Malah buat sebagian orang irama kerja ini seperti super Fast and Furious … ya, sangat cepat dan bahkan (terkadang) menakutkan!

    Ibarat komputer, kita akan terheran-heran melihat “jenis prosesor” apa yang Tuhan tanamkan dalam pikiran seorang Ahok, sehingga dapat melakukan hal ajaib seperti pada video klip tersebut? Menurut saya, apa yang ada di kepala orang nomor satu di DKI Jakarta ini mungkin tak beda dengan kebanyakan kita. Namun bedanya, isi kepala beliau nampaknya sudah sangat terlatih untuk bekerja MAKSIMAL, SUPER CEPAT, dan RESPONSIF supaya dapat melayani masyarakat dengan maksimal.

    Oya satu lagi, saya pun meyakini bahwa kemampuan itu tak semata-mata ada karena kehebatan seorang Ahok. Ada hikmat ilahi yang menyertainya dan memberikan hikmat dalam memutuskan setiap perkara.

    Oleh karena itu, tak heran jika tingkat kepuasan warga terhadap kinerja Ahok-Djarot kabarnya di atas 70%. Sekalipun sayang sekali, kualitas high-level seperti ini seakan-akan dibuang oleh sebagian masyarakat DKI Jakarta, yang memilih Anies-Sandi untuk meneruskan kepemimpinan di DKI Jakarta.

    Untuk saat ini, jujur, saya sangsi apakah seorang Anies Baswedan bisa bekerja dengan irama seperti yang selama ini Ahok perlihatkan, sekalipun pernah menjabat sebagai menteri dan bertitel Ph.D.

    Saya juga belum yakin apakah standar tinggi dalam kinerja dan layanan yang diberikan oleh Ahok-Djarot, dapat disamai oleh Anies-Sandi yang akan resmi menjabat pada Oktober 2017 mendatang.

    Ingat, Ahok-Djarot masih 5 bulan lebih bekerja. Mereka akan bekerja dengan kecepatan penuh, untuk menuntaskan sebanyak mungkin program yang dapat mereka tuntaskan. Ekspektasi masyarakat juga akan semakin meningkat seiring dengan terselesaikannya program demi program kerja yang telah Ahok-Djarot buat, dalam berbagai bidang.

    Buat masyarakat Jakarta, rakyat Indonesia, termasuk di dalamnya calon penerus jabatan (Pak Anies-Pak Sandiaga) … bersiaplah untuk dibuat semakin takjub dengan prestasi dan cara kerja seorang Basuki Tjahaja Purnama. Bersiaplah pula dengan hasil kreativitas masyarakat yang TIDAK AKAN TERDUGA dalam mengapresiasi kinerja dari pasangan Ahok-Djarot yang begitu mereka banggakan.

    Doa dan harapan saya, semoga kita tidak hanya mengidolakan, mengagumi, dan mengapresiasi kinerja dan profesionalisme Ahok, tetapi dapat meneladani dan menerapkannya dalam kehidupan kita masing-masing. Seperti kata John C. Maxwell, seorang pakar kepemimpinan dunia, bahwa kepemimpinan sejati berbicara soal pengaruh, bukan hanya jabatan (posisi).

    Ahok telah berhasil meneladani dan mempengaruhi masyarakat begitu rupa. Ini waktunya kita “multiplikasi” cara kerja, sikap hati, dan kepedulian Ahok terhadap masyarakat dalam kehidupan kita masing-masing. Beliau sudah melakukan dengan sangat baik. Sekarang giliran Anda dan saya!

    Begitulah kura-kura.

    Salam Seword!


    Penulis : We-Es-Pe   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Ketika Ahok Membuat 37 Keputusan dalam 17 Menit Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top