728x90 AdSpace

  • Latest News

    Sabtu, 20 Mei 2017

    Karena Nasehat Jokowi , Ahok Tidak Perlu Berpolitik Lagi …?

    Terdengar oleh kita semua bahwa Ahok tidak mau lagi berkecimpung di dunia politik.   Kita semua tahu, Ahok menjalani tahanan di Mako Brimob terkait kasus penistaan agama.

    Kayaknya Ahok galau dan timbul pikiran di benaknya, setelah bebas dari penjara , kapok dengan segala berbau politik dan mau kembali terjun di bisnis.    Bisnis bukan hal baru bagi Ahok.    Dulu Ahok pernah buka usaha pertambangan pasir di daerah Belitung.    Namun tidak bertahan lama , dan usaha tambang Ahok bangkrut. bukan karena kesalahan manajemen atau tidak profesional.    Tapi terkena imbas dari permainan licik.    Lahan tambang Ahok tiba-tiba diklaim sebagai hutan lindung dengan terbitnya sertifikat dari pemerintah.    Padahal sebelumnya bukan termasuk hutan lindung.  

    Pergeseran lahan hutan lindung dikarenakan ulah perusahaan sawit.   Perusahaan sawit berdiri sesungguhnya di atas lahan hutan lindung.    Permufakatan licik perusahan sawit dengan pemerintah , sehingga perkebunan sawit  dibuat sertifikat atas nama perusahaan sawit.   Lahan tambang Ahok tiba-tiba  diubah jadi hutan lindung.

    Ahok tentunya jadi marah besar. sehingga mau pindah kewarganegaraan ke Kanada.   Tertahan oleh pikiran besar sang ayah ( bapaknya Ahok ).   Bahkan sang ayah yakin , Ahok kelak jadi Bupati Belitung.

    Sudah lama jadi mimpi besar sang ayah saat Ahok masih kecil.    Saking percaya anaknya, Ahok kelak pasti menjadi pejabat, sang ayah selalu pesan kepada saudara , agar menjaga Ahok dengan baik apabila sang ayah bepergian ke luar kota atau luar negeri.    Saudara sang ayah terkenang akan pesan sang ayah yang dipandang agak nyeleneh , karena sang ayah selalu berpesan ,”Hati-hati jaga ahok jangan sampai jatuh. Ahok ini calon bupati”.

    Niat Ahok ke Kanada terhalang oleh kata-kata patriotik dari sang ayah , “Rakyat butuh kamu. Kamu percaya sama saya, kamu akan memperjuangkan hak rakyat “.

    Hati Ahok akhirnya luluh dan coba mengikuti harapan sang ayah.    Akhirnya, Ahok terpilih menjadi Bupati Belitung Timur pada Pilkada 2005.    Ahok mencoba keberuntungan di pemilihan gubernur Bangka Belitung, dengan harapan membantu rakyat lebih banyak lagi.    Sayangnya gagal terpilih.

    Kita pindah ke topik nasehat preseden jokowi

    Di depan mahasiswa pada seremoni pembukaan Kongres Pergerakan Mahasiswa Islam ke-19 di Palu, Sulawesi Tengah, Selasa tanggal 16 Mei kemarin, Presiden Joko Widodo himbau generasi muda agar jangan cuma pengen jadi politikus.    Masih banyak cara mewakili kemajuan Indonesia. Presiden Jokowi pengen sebanyak mungkin wiraswasta muncul.

    Pesan Jokowi “Jangan hanya bermimpi menjadi politikus. . Bermimpilah menjadi entrepreneur karena pengusaha di Indonesia sedikit , baru ada 1,6 % “.

    Tidak hanya itu, Jokowi juga berpesan, apapun pekerjaan yang dijalani, WNI harus menjaga persatuan dan kesatuan antarkelompok masyarakat.    Hendaknya elit politik bisa menjadi teladan bagi publik.    Jadi teladan dalam pengucapannya santun dan baik.    Budaya ramah dan santun adalah karakter bangsa Indonesia yang sesungguhnya

    Presiden Jokowi sebel dan menyesalkan kelakuan masyarakat  yang hanya hobi demo…demo…demo … sehingga energi bangsa ini terbuang percuma.    Demo tidak terlalu penting , hanya menyalurkan keegoisan dan kepentingannya sendiri, bukan demi kebaikan bersama

    Apalagi negara-negara lain sudah sibuk mengejar mimpi besar dan berinovasi teknologi .    Sedangkan bangsa Indonesia masih sibuk-sibuk dengan persoalan sepele dan tidak penting.

    Negara lain sudah bicara soal inovasi smartphone.    Indonesia main demo melulu, fitnah apalagi.    Ntar Indonesia jadi ketinggalan jauh.    Janganlah mimpi jadi negara superpower seperti Cina kalau Indonesia melulu fokus pada demo dan unjuk rasa.    Apalagi main isu SARA.

    Energi bangsa semestinya dimanfaatkan untuk melakukan inovasi di bidang teknologi demi kemakmuran rakyat.    Anak muda di Indonesia sebenarnya pintar-pintar.    Patut disayangkan bila mereka salah arah dan tidak produktif karena kecerdasannya dipakai cuma bikin berita-berita HOAX.

    Membaca kata-kata presiden Jokowi di atas , timbul imajinasi liar di otak cangkok saya.   Jangan-jangan kata-kata Jokowi tadi sudah diutarakan kepada Ahok, sebelum Ahok divonis penjara dua tahun.    Ahok tetap pada jalur politik karena pengen Indonesia maju, tapi nasehat Jokowi kepada Ahok , ” Banyak cara memajukan Indonesia, tidak hanya jadi politikus / pejabat.    Pengusaha juga penting , bahkan sangat besar perannya dalam kemajuan Indonesia dan pembangunan pada umumnya”.

    Saat menjalani tahanan, Ahok tersadar dan mengakui nasehat Jokowi ada benarnya. tetapi juga dihadapkan pada dilematis.    Mengingat amanat sang bapak , Ahok baiknya tetap jadi pejabat karena memungkinkan Ahok bisa berbuat banyak .    Pengusaha menang atas rakyat, tapi pengusaha kalah sama pejabat.

    Ahok mungkin bingung tetapi sementara terjun dulu di dunia bisnis.    Suatu saat kembali berpolitik.    Time Will tell ( waktu akan bicara ).

    Kalau saya nasehati Ahok, apa punya pengaruh?    Atau Ahok tidak akan tanggapi ? hahahaa


    Penulis  :   Winarno      Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Karena Nasehat Jokowi , Ahok Tidak Perlu Berpolitik Lagi …? Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top