728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 31 Mei 2017

    #JokowiNoHope! Yes, Jokowi Is No Hope For Corruptor!!!!

    Sore-sore ini saya mendapatkan meme yang menyebalkan. Meme ini berisi sederetan kegagalan Jokowi, Presiden kita. Saya paham sekali kalau meme ini merupakan bagian dari strategi penyesatan yang dilempar oleh kaum Salawi (Salahnya Jokowi). Tujuan pelempar meme ini adalah untuk memberikan citra negatif atas pencapaian kerja pemerintahan Jokowi. Hal itu terlihat dari tagar #JokowiNoHope.

    Tagar #JokowiNoHope memang benar tetapi bukan untuk pencapaian kerja pemerintahan Jokowi. Rakyat yang nalarnya “lempeng” pasti tahu bahwa Presiden kita bukanlah Presiden-Presidenan. Jokowi bukanlah Presiden yang dikenal dari jumlah album yang dihasilkan. Dia adalah Presiden yang dikenal karena ketegasannya dan juga karena kinerjanya. Jokowi dikenal tegas bila berurusan dengan para koruptor. Ketegasannya ia buktikan dengan membentuk Satgas Pemberantas Koruptor dan tidak tanggung-tanggung, ia bahkan mengajak KPK untuk mengawasi keuangan desa. Ia tahu bahwa para punggawa KPK jauh lebih bersih dibanding punggawa BPK.

    Bukti lain dari ketegasan Jokowi adalah ditutupnya Petral. Petral ditutup karena keberadaannya tidak membawa manfaat bagi bangsa. Keberadaan Petral dimanfaatkan oleh sebagian anak bangsa guna menghisap kekayaan bangsa dengan alasan subsidi BBM. Hal yang sama terjadi dengan Freeport-Penguasa Tembaga Papua. Jika Freeport tidak ikut kehendak Jokowi maka Freeport dipersilahkan untuk hengkang dari bumi Indonesia.

    Jika masih kurang maka kasus tertangkapnya Direktur Data dan Informasi Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI, Laksamana Pertama Bambang Udoyo dalam kasus dugaan suap di Bakamla serta ditangkapnya Marsma TNI FA yang bertugas pejabat pembuat komitmen (PPK) dalam pengadaan helikopter Agusta Westland (AW) 101 sekali lagi menunjukkan bahwa Ia bertindak tegas. Sepanjang yang saya tahu, sangat jarang sekali atau bahkan tidak ada pejabat TNI dengan pangkat sekelas Jendral yang bisa tertangkap karena melakukan korupsi.

    Sepanjang 10 tahun masa pemerintahan Presiden SBY, tidak ada satu pun dari TNI yang bisa diajukan ke pengadilan. TNI bung! Setahu saya tidak ada, hanya para petinggi polisi yang masuk penjara. Satu tertangkap KPK yaitu Irjen Pol. Djoko Susilo. Ia menjadi terdakwa dalam kasus korupsi dalam proyek simulator ujian surat izin mengemudi.

    Selain Irjen Pol. Djoko Susilo, yang harus rela untuk mendekam di penjara adalah Susno Duadji. Ia adalah Mantan Kepala Badan Reserse dan Kriminal Polri. Susno harus mendekam di penjara karena terlibat dua kasus kriminal korupsi: penanganan perkara PT Salmah Arowana Lestari (SAL) dan dana pengamanan Pilkada Jawa Barat 2008.

    Beda bukan dengan Jokowi. Ia bukan Jendral tetapi ia menunjukkan kelasnya sebagai Jendral dibanding dengan Jendral yang sebenarnya padahal ada Jendral yang pernah jadi Presiden selama 10 tahun lho. Kelas Jendral Jokowi terbukti ketika ia menekan Jendral  Gatot guna menyelidiki kasus pengadaan helikopter Agusta Westland (AW) 101. Gatot harus melepaskan ewuh pekewuhnya karena ditekan oleh Jokowi. Jika ia tidak ditekan Jokowi maka kasus ini tidak akan mencuat. Tidak mudah lho membongkar korupsi di tubuh TNI. KPK aja susah untuk bisa masuk!. Oknum-oknum koruptor yang ada TNI itu seolah-olah untouchable. Sayangnya mitos itu pecah sejak Jokowi menjadi Presiden. So, #JokowiNoHope itu memang benar.

    Ketegasan Jokowi terlihat sekali ketika ia mendukung usulan Menteri KKP-Susi Pudjiastuti. Jokowi mendukung penengelaman kapal yang mencuri ikan di lautan Indonesia. Jika Jokowi tidak tegas terhadap TNI-AL maka peristiwa penengalaman kapal pencuri ikan di lautan Indonesia tidak akan terjadi. Jokowi bahkan sampai meminta TNI-AL tiga kali untk mengikuti perintahnya.  “Dua bulan lalu, saya perintahkan langsung, kapal-kapal yang masih berani masuk perairan kita dan melanggar, saya perintahkan saat itu langsung tenggelamkan! Tetapi, perintah itu sampai tiga kali, baru ada yang tenggelam,” sindir Jokowi di hadapan para gubernur dan bupati serta wali kota yang hadir di acara Musrenbangnas 2014 di Jakarta, Kamis (18/12/2014). Ini Presiden lho bukan rakyat sipil, dulu kok ya tega-teganya TNI-AL tidak melaksanakan perintah Presiden. Padahal perintah Presiden itu untuk menunjukkan kedaulatan Indonesia lho bukan untuk kepentingan pribadi. Bukankah hal itu sudah semestinya dilakukan oleh TNI-AL ketika ada kapal yang melanggar kedaulatan wilayah Indonesia apalagi mencuri ikan di perairan Indonesia.

    Sekarang ini negara Indonesia telah menjadi negara yang disegani terutama oleh para pencuri kekayaan laut. Semua ini karena ketegasan Jokowi terutama dalam mendukung apa yang dianggapnya baik bagi negara dan bangsa Indonesia. Ketegasan dan dukungan Jokowi terhadap usulan Susi Pudjiatuti telah membuat Ibu Susi dihargai oleh Amerika. Amerika mengakui jika Ibu Susi telah menengelamkan kapal lebih banyak dari apa yang telah dilakukan oleh pasukan Angkatan Laut mereka.

    Jadi Tagar #JokowiNoHope itu memang benar. Tagar itu menyatakan bahwa tagar JokowiNoHope benar-benar mempunyai arti No Hope bagi para koruptor. Koruptor di masa Jokowi benar-benar harus mengencangkan ikat pinggang. Mereka harus mencari akal sedemikian rupa untuk bisa menghidupi keluarganya dengan cara yang halal jika tidak mereka harus berhadapan dengan Presiden kita, Jokowi. Dia tidak akan mundur untuk menghadapi mereka yang merongrong kedaulatan negara Indonesia. Ia akan bertindak tegas tetapi terukur terhadap para koruptor!.  Ia sudah terbukti sementara yang lain masih berwacana atau tidak mampu!

    Salam Sesat.


    Penulis :   Pujianto    Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #JokowiNoHope! Yes, Jokowi Is No Hope For Corruptor!!!! Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top