728x90 AdSpace

  • Latest News

    Kamis, 25 Mei 2017

    Jokowi Murka, Kaum Wahabi Kecewa, Ibu Peri dan Tongkat Ajaibnya

    Siapa yang tidak akan geram dengan peristiwa bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu kemaren malam? Apalagi saya, betapa sedihnya begitu tahu yang jadi korban adalah para Polisi Sabhara yang masih muda harapan keluarga. Ga rela saya tapi ya harus bagaimana lagi, takdir mereka harus gugur ketika sedang bertugas.

    Semoga para korban mendapat tempat yang lapang disisi Tuhan Yang Maha Esa. Dan yang masih dalam perawatan semoga lekas sembuh. Bagi keluarga yang ditinggalkan semoga diberi ketabahan dan kesabaran yang luas oleh Sang Maha Pencipta. Amin.

    Presiden Jokowi sedang berada di Solo, Jawa Tengah ketika ledakan terjadi, berikut komentar Jokowi, “Saya sudah mendapatkan laporan tadi malam terkait dengan ledakan bom, bom bunuh diri di Kampung Melayu Jakarta dan saya sudah perintahkan Kapolri untuk mengusut tuntas jaringan-jaringan pelaku yang melakukan. Saya perintahkan untuk mengejar sampai ke akar-akarnya.Karena kita tahu korban yang ada, ini sudah keterlaluan. Tukang ojek menjadi korban, supir angkot jadi korban, tukang lontong jadi korban, polisi jadi korban.

    Dan saya menyampaikan rasa duka yang paling mendalam kepada para korban dan keluarganya baik yang masih di Rumah Sakit maupun yang meninggal. terutama kepada aparat kepolisian yang gugur dalam menjalankan tugas. Dan saya menyeruka agar semua anak bangsa diseluruh pelosok tanah air tetap tenang, dan tetap menjaga persatuan, kita harus terus menjaga ketenangan dan menjaga kesejukan karena hari-hari ini kita umat Muslim sedang mempersiapkan diri untuk masuk ke bulan Ramadhan untuk menjalankan ibadah puasa”

    Peristiwa pemboman di Kampung Melayu, banyak orang menghubungkan dengan kejadian pemboman lain yang terjadi di Jerman dan di Philippina. Mungkin karena memontnya yang hampir bersamaan. Namun bukti kearah sana sama sekali tidak ditemukan, hanya modus operandi yang sama yaitu bom bunuh diri.

    Perintah Presiden Jokowi yang cukup jelas walaupun dikatakan dengan lemah lembut karena perasaan yang sedang berduka, mengisyaratkan perintah untuk jajaran Polisi mengusut tuntas sampai akar-akarnya adalah langkah awal Jokowi mengibarkan bendera Perburuan “Gebuk” atas mereka yang berusaha menggoncang Indonesia.

    Saya tidak tahu apa yang menjadi tujuan atau pesan yang mau disampaikan dengan peristiwa pemboman di Jerman dan Philippina, tapi pemboman di Terminal Kampung Melayu cukup memperlihatkan bahwa “mereka” mulai geram dengan sikap diamnya Presiden Kita.

    Menyusul serangan pemboman di terminal Kampung Melayu, tersebar secara viral dimedia sosial ejekan-ejekan dari kaum Bumi Datar yang benar-benar sangat menyepelekan harga nyawa manusia. Asli, saya tidak lagi memahami, ajara agama seperti apa yang mereka anut. Yang pasti korban yang meninggal adalah juga saudara Muslim mereka.

    Namun jangan khawatir kawan, kita punya seorang Tito Karnavian yang memiliki pengetahuan dan pengalaman yang solid tentang apa siapa dan bagaimana “mereka”. Tapi tetap harus kita catat, baik Jokowi maupun Tito Karnavian, mereka adalah orang-orang biasa yang tidak memiliki anugrah untuk mempunyai tongkat ajaib untuk mengejar dan membereskan segala persoalan dengan mudah dan cepat. Seperti Ibu Peri yang menyulap Upik Abu menjadi Cinderlla dan menyulap semangka jadi kereta, tikus jadi kuda, kuda jadi kusir dan mereka menjadikan mereka semua menjadi pasukan yang indah yang mencuri perhatian semua orang lalu membuat sang pangeran jatuh cinta.

    Yang pasti, apa yang terjadi dari kasus persidangan dan vonis yang dijatuhkan pada Gubernur Jakarta tidak sesuai dengan apa yang mereka harapkan. Ini yang membuat mereka geram dan mencoba untuk membuat riakan-riakan yang mereka pikir bisa memancing kemarahan orang nomor satu di Indonesia.

    No, no way. Jokowi sudah lulus dari Anger Management Class. Walaupun dia menyerukan dan memeperintahkan sesuatu dengan kemarahan, tetapi tingkat emosi dia terkontrol dengan sangat baik. Seruan dan perintah seperti itu memang wajar harus dikeluarkan oleh seorang Pemimpin Bangsa.

    Dan Jokowi juga sudah lulus his Tango Dancing Class dimana setiap langkah kaki harus dilakukan dengan presisi  yang tinggi kalau tidak mau pasangannya terjatuh dan pertunjukan menjadi bubar.

    Jadi jangan ke-ge-er-an.


    Penulis : Erika Ebener    Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Jokowi Murka, Kaum Wahabi Kecewa, Ibu Peri dan Tongkat Ajaibnya Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top