728x90 AdSpace

  • Latest News

    Senin, 22 Mei 2017

    Inilah Sosok Oknum “Dokter” Rasis, Bagaimana Nasib Pasien Pendukung Jokowi-Ahok ?

    Ketika kita masih kecil, banyak yang bercita-cita ingin menjadi dokter. Umumnya alasan yang utama ketika ditanya, ternyata jawabannya  sungguh mulia yaitu ingin menyembuhkan orang sakit.

    Ayo ngaku, siapa pembaca setia di Seword yang bercita-cita jadi dokter ? 😉

    Salah satu profesi dokter yang mempunyai peranan penting dalam tindakan operasi adalah dokter anastesi. Dokter anestesi merupakan dokter spesialis yang bertanggung jawab untuk memberikan anestesi kepada pasien yang hendak menjalani prosedur bedah atau operasi. Selain memastikan agar pasiennya mati rasa, dokter anestesi juga memantau manajemen rasa sakit dan perawatan intensif pasien. Jadi peran dokter anestesi sangat penting dalam menjaga kondisi kesehatan pasien sebelum, saat, dan setelah operasi berlangsung.

    Dokter spesialis anastesi ini tak hanya membuat pasien menjadi tidak sadar seluruhnya, mati rasa hanya di sebagian tubuh, atau memberi obat penenang untuk menghilangkan rasa nyeri dan kecemasan pasien. Dia juga memantau secara terus-menerus dan mempertahankan fungsi kritis hidup pasien ketika pasien menjalani seluruh rangkaian prosedur medis bedah, bedah kandungan, atau prosedur lainnya.

    Setiap dokter anestesi juga dilatih untuk menangani pasien di ruangan operasi. Tapi tak sedikit pula dokter anestesi yang mengambil spesialisasi di bidang perawatan medis non-bedah, misalnya dalam program Intensif care (perawatan kritis). Ada juga dokter anestesi pediatrik yang menangani manajemen nyeri dan anestesi pada anak-anak dan neuroanestesi yang menangani operasi bedah saraf. Begitulah kira-kira pentingnya peran dokter anastesi sebelum pasien tersebut mendapatkan tindakan operasi dari dokter spesialis bedah tertentu.

    Lalu bagaimana jika ada oknum dokter anastesi yang “rasis” terhadap etnis tertentu (Ahok) ???

    Apaaaaaaa ???

    Penulis juga terkejut seperti pembaca setia di Seword ini, bahwa ternyata ada oknum dokter yang “rasis” terhadap etnis tertentu (Ahok).

    Siapakah sosok oknum  tersebut ???

    Dia bernama dr. Chilafat Dalimunthe, SpAn.

    Dari namanya kok mirip dengan khilafah itu ya 😀

    dr. Chilafat Daimunthe menggunakan akun Facebook bernama Chacha Dalimunthe :


    http://mitrakeluarga.com/kemayoran/dokter/dr-chilafat-dalimunthe-span/
    http://mitrakeluarga.com/kemayoran/dokter/dr-chilafat-dalimunthe-span/
    Lalu apa buktinya jika oknum “dokter” ini bersifat rasis terhadap etnis tertentu (Ahok) ???
    Berikut adalah beberapa screen shot postingan “rasis” oleh oknum “dokter” yang bernama dr. Chilafat Dalimunthe dalam akun Facebook-nya yang menggunakan nama Chacha Dalimunthe :
    Screen shot postingan dr. Chilafat Dalimunthe
    Oknum dokter tersebut tidak hanya “rasis” terhadap pendukung Ahok, dia juga ternyata salah satu haters terhadap Presiden Jokowi. Dia pernah me-Retweet cuitan Mustofa Nahra kader, PKS yang juga dikenal sebagai “rasis” terhadap Ahok dan pernah menghina istri (Alm) Gusdur, Ibu Sinta seperti dalam cuitan akun Twitter-nya berikut ini :
    Cuitan dr. China gay Dalimunthe
    Cuitan dr. Chilafar Dalimunthe
    Seorang “oknum” dokter me-retweet  tentang kegagalan Pemerintah dari seorang caleg gagal dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang bernama Mustofa Nahra yang pernah menghina istri (alm) Gusdur, Ibu Sinta seperti yang terlihat dalam screen shot berikut ini :



    Cuitan Mustofa Nahra kepada Istri (alm) Gusdur
    Cuitan Mustofa Nahra kepada istri (alm) Gusdur
    Lalu Mustofa Nahra yang merupakan caleg gagal PKS langsung diingatkan oleh salah satu  netizen seperti berikut ini :
    Netizen memperingati Mustofa Nahra
    Sangat lucu dan sekaligus miris melatih ulah oknum dokter tersebut.
    Lucunya karena oknum dokter tersebut me-retweet tentang kegagalan Pemerintah dari caleg gagal PKS yang dikenal anti dengan Pemerintah !!!
    Mirisnya, ternyata ada juga oknum dokter yang bersifat rasis !!!
    Kenapa ya ada oknum dokter yang “rasis” seperti itu ???
    Bukankah itu sangat membahayakan bagi pasien khususnya pasien pendukung Jokowi-Ahok yang ingin melakukan operasi ???
    Karena oknum dokter yang “rasis” tersebut bisa saja secara sengaja melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan standar kesehatan sehingga pasien tersebut tiba-tiba sadar saat dioperasi. Atau bagaimana jika ada pasien pendukung Jokowi-Ahok yang ingin melahirkan melalui bedah sesar tiba-tiba sadar akibat ulah oknum dokter “rasis” tersebut.
    Mudah-Mudahan kejadian tersebut tidak pernah terjadi karena bisa sangat membahayakan nyawa pasien yang bersangkutan.
    Penulis bingung, bukankah setiap dokter sudah bersumpah untuk menolong setiap orang tanpa memandang latar belakang pasien seperti sumpah dokter di bawah ini :
    http://mitrakeluarga.com/kemayoran/dokter/dr-chilafat-dalimunthe-span/
    Penulis penasaran, apakah selama ini oknum dokter tersebut selalu bertanya kepada setiap pasien yang datang menemuinya dengan pertanyaan berikut :
    Bapak/ ibu pendukung Jokowi ???
    Bapak/ ibu pendukung Ahok ???
    Jika pasien menjawab iya, apakah mereka tetap dilayani sesuai dengan standar kesehatan ???
    Penulis jadi ingat ketika seorang Ibu yang dipersulit mengambil ijazah anaknya setelah ditanyakan jika ibu tersebut pendukung Ahok atau bukan seperti yang sudah penulis bahas dalam tulisan https://seword.com/umum/kasihan-ibu-ini-ijazah-anaknya-ditahan-karena-ibunya-milih-ahok/.
    Sebenarnya, oknum dokter tersebut sudah diperingati oleh rekan-rekan sesama dokter. Tetapi bukannya malah merubah sikap untuk tetap melayani setiap pasien tanpa berlaku “rasis”, dokter tersebut malah memblokir teman seprofesinya seperti berikut ini :
    Salah satu dokter yang diblokir oleh dr. Chilafat Dalimunthe setelah diperingati untuk tidak “rasis”


    Kepada pihak rumah sakit, lembaga kesehatan yang bekerjasama dengan oknum dokter yang bersifat “rasis” tersebut, penulis memohon agar Bapak/ Ibu Pimpinan di Rumah sakit, Lembaga kesehatan untuk “memberikan” arahan agar oknum dokter tersebut tidak bersifat “rasis” karena itu sangat membahayakan nyawa pasien dan merugikan lembaga yang Bapak/ Ibu pimpin.

    Terima Kasih


    Penulis :  Nafys   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Inilah Sosok Oknum “Dokter” Rasis, Bagaimana Nasib Pasien Pendukung Jokowi-Ahok ? Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top