728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 23 Mei 2017

    Inilah Alasan Ahok Mencabut Banding di Pengadilan Tinggi

    Kemarin sore anak saya yang paling kecil, baru kelas 1 SMP, ketika membaca di LINE TODAY tentang berita pencabutan berkas banding Ahok ke Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta. Bertanya penuh keheranan kepada saya, “Pah, kok Ahok mencabut bandingnya? Kalo gitu Ahok tetap dipenjara dong”. Saya jawab, mungkin ada alasan tertentu keluarga Ahok mencabut berkas bandingnya tersebut.

    Ya, semua orang kini sedang bertanya-tanya, kenapa Ahok mencabut berkas bandingnya tersebut. Bukankah kita semua tahu bahwa vonis hakim yang menjatuhkan hukuman penjara selama 2 tahun kepada Ahok melampau tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang hanya menuntut Ahok hukuman penjara 1 tahun dengan masa percobaan 2 tahun.

    Kita semua terpaku ketika keluarga Ahok menyatakan mencabut banding yang diajukan di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Ada apa sebenarnya yang telah terjadi? Bukankah dengan mengajukan banding ada harapan Ahok akan dibebaskan oleh Pengadilan Tinggi DKI Jakarta? Karena apa yang telah diputuskan oleh Hakim untuk memvonis Ahok selama 2 tahun penjara, diluar kelaziman selama ini. Karena memvonis melebihi tuntutan Jaksa Penuntut Umum. Dan ini bisa menjadi salah satu alasan kenapa Ahok dapat dibebaskan di Pengadilan Tinggi.

    Kita semua tidak tahu apa alasan sebenarnya yang menjadi pertimbangan keluarga Ahok, terutama istrinya Veronica Tan yang mencabut banding di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta tersebut. Kita semua hanya bisa menduga-duga, sampai ada konprensi press yang akan diadakan di Warung Daun, Cikini, jam 12.00 WIB hari ini Selasa (23/5/17) seperti yang dituturkan oleh adik kandung Ahok Fifi Lety Indra, yang juga sekaligus adalah pengacara Ahok.

    Apa yang menjadi alasan Ahok mencabut bandingnya ke Pengadilan Tinggi? Apakah Ahok sudah pesimis bahwa dirinya akan dapat memenangkan kasus ini di Pengadilan Tinggi? Mengapa Ahok sudah sepesimis itu terhadap hukum di Indonesia? Bukankah kita semua tahu bahwa vonis hakim yang telah dibacakan pada tanggal 9 Mei yang lalu diluar kelaziman? Dan ini bisa menjadi alasan kuat bagi Pengadilan Tinggi membatalkan vonis tersebut?

    Apa yang dicari Ahok ketika memutuskan untuk mencabut banding ke Pengadilan Tinggi? Apa yang diharapkannya? Bukankah dengan mencabut banding tersebut, harapan untuk bebas kini menjadi pupus? Ahok akan tetap dipenjara selama 2 tahun. Apakah itu yang diharapkan oleh Ahok? Sebagai manusia biasa tentu kita tidak akan mau dipenjara selama itu, jika ada harapan untuk bebas. Tetapi kenapa Ahok justru membiarkan dirinya untuk tetap dipenjara selama 2 tahun?

    Saya menduga tentu ada alasan yang kuat ketika Ahok memutuskan untuk mencabut banding di Pengadilan Tinggi. Rasa nasionalisme yang kuat pada diri Ahok yang tidak ingin melihat bangsanya hancur karena dirinya. Dia lebih rela mengorbankan dirinya daripada melihat bangsa ini terus menerus ribut dan akhirnya akan mengancam keutuhan NKRI. Ahok rela mengorbankan dirinya asal keutuhan NKRI tetap terjaga dibawah kepemimpinan Presiden Jokowi.

    Atau Ahok merasa dirinya akan terancam di luar sana. Karena sampai saat ini kondisi masih belum kondusif walau pun dirinya sudah divonis bersalah dalam kasus penodaan agama. Seperti yang pernah disampaikan oleh Menkumham Yasonna Laoly beberapa minggu yang lalu, bahwa ada ancaman pembunuhan kepada Ahok. Apalagi menurut kaum radikal bahwa seorang penista agama layak untuk dibunuh. Jika ini benar adanya maka keputusan Ahok untuk tidak mencabut berkas bandingnya di Pengadilan Tinggi adalah tepat. Walau pun banyak mengecewakan para pendukungnya.

    Selain alasan tersebut menurut saya, Ahok lebih mengutamakan kelangsungan kepemimpinan Presiden Jokowi. Karena dengan memenangkan kasusnya di Pengadilan Tinggi nanti akan ada kemungkinan demo-demo yang berjilid-jilid lagi menuntut Ahok kembali dipenjara. Dan ini tentu akan mengganggu pemerintahan Presiden Jokowi. Karena dengan alasan bahwa Jokowi telah melindungi Ahok yang mereka anggap sebagai penista agama, tentu menjadi sebuah alasan untuk melengserkan Presiden Jokowi dari kursi pemerintahan. Ini tentu tidak diinginkan oleh Ahok. Ahok tidak ingin sahabatnya ini menjadi korban dari kasusnya, dirinya lebih mengorbankan dirinya sendiri. Ini adalah kenegarawanan seorang Ahok. Yang rela mengorbankan dirinya demi kuutuhan bangsanya sendiri. Sebuah bangsa yang begitu dia cintai. Dan tak mungkin akan dia korbankan hanya untuk kebebasan dirinya sendiri.

    Ahok sudah selesai dengan dirinya sendiri. Salut.



    Penulis  :  Daniel Setiawan   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Inilah Alasan Ahok Mencabut Banding di Pengadilan Tinggi Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top