728x90 AdSpace

  • Latest News

    Sabtu, 27 Mei 2017

    Ini Dokter Fiera Di Solok Yang Di Intimidasi FPI! Wanita Pemberani!

    Whatsup saya berbunyi ada pesan masuk. Berbunyi terus karena pesan yang masuk tidak hanya satu tapi banyak. Pesan pertama bilang, “Baca dengan teliti Mba Erika, ini kronologi seorang dokter di Solok yang diintimidasi oleh FPI”. Lalu pesan berikutnya adalah cerita sang dokter yang mengunggah status di facebook tentang pandangannya atas kasus pornografi yang sedang di hadapi Rizieq Shihab dimana si pelaku, rizieq Shihab sekarang ini dalam posisi “kaboor” ke Arab Saudi.

    “Kalau tidak salah kenapa kabur? Toh ada 300 Pengacara n 7 juta ummat yang siap mendampingimu. jangan run away lagi dunk bib”

    “Kadang fanatisme sudah membuat akal sehat dan logika tidak berfungsi lagi. udah zinah, kabur lagi, masih dipuja dan dibela” ==> Aih nendang banget statusnya

    “Masih ada yang berkoar-koar kalo ulama mesumnya kena fitnah, loh… dianya kabur, mo di tabayyun polisi beserta barbuk ajah ga berani”

    Sungguh saya tertawa membaca status-statusnya ibu dokter kita ini. Sangat sangat berani sebagai seorang yang tinggal disarang macam, dia berani menulis dan membuka borok dari si raja macam!

    Bravo dokter Fiera! Apa yang anda lakukan sama beraninya dengan apa yang Nurul Indra lakukan dengan ke tujuh lilinnya. Indonesia membutuhkan orang-orang berani seperti anda untuk memerangi radikalisme yang tumbuh subur di negeri ini.

    Masya Allah, memang sangat mengerikannya dengan apa yang terjadi pada dokter Fiera kemudian. Namun berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945, kebebasan dia untuk berpendapat di lindungi dan dijamin oleh Undang-Undnag. Seperti itu pulakan dalih yang selalu disampai oleh FPI atau para pendemo dan mereka yang mengunggah status-status menghina Presiden dan Mantan Gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama? Lalu apa masalahnya buat mereka kalau hal yang sama juga diaplikasikan ke orang lain? Ah ternyata aturan hanya berlaku untuk mereka dan tidak untuk pihak lain.


    Dari apa yang diuraikan dokter Fiera, FPI tidak hanya menegur dan diceramahi dan dijelaskan bahwa kasus pornografi yang menimpa Imam Besar mereka adalah sebuah fitnah dan sebagainya dan sebagainya. Tetapi intimidasi-intimidasi yang benar-benar tidak layak dilakukan dan sama sekali tidak manusiawi.

    Yang menjadi pertanyaan saya adalah, tidakkah para pentolan FPI di Solok membuka mata bahwa Imam Besar mereka dengan 1001 dalih yang disampaikan 300 Pengacaranya dia “pergi”, kalau tidak mau dibilang kabur, ke Arab Saudia untuk umroh dan tidak mau kembali ke tanah air bahkan setelah polisi menjamin keselamatan dia? Kenapa mereka lebih memilih untuk membela hal yang salah, tindakan kaburnya, daripada menyelesaikan masalah, membuktikan kalau ini fitnah? Sikap para pentolan FPI ini justru membenarkan status dokter Fiera tentang kefanatikan mereka yang membabi buta, terlihat akal sehat dan logika sudah tidak berfungsi lagi!

    Adalah fakta, bersalah atau tidak, fitnah atau bukan fitnah, ketika ada satu kasus yang dituduhkan, Warga Negara Indonesia yang baik harus taat dan tunjuk pada aturan dan hukum. Apalagi Rizieq Shihab itu selalu berkoar dia tidak takut akan hukuman dan penjara dan sebagaimana. Hadapi saja pemeriksaan ini dan buktikan bahwa apa yang dituduhkan adalah fitnah untuk menjatuhkan!

    Secara akal sehatpun seorang yang waras bisa melihat bahwa “pergi” Rizieq Shihab ke Arab Saudia menghindari kasus pornografi, jelas satu tindakan yang memalukan Umat. Apalagi pihak yang menjadi counterpartnernya dia dan juga para saksi yang dipanggil oleh Polisi sudah mengaku dan bersaksi bahwa bukti-bukti yang diajukan adalah sah, nyata dan benar. Bukan sebuah fitnah atau rekayasa.

    Tapi seperti orang tua bilang. “The truth is hurt!”. Ya, kebenara itu memang menyakitkan. Begitulah apa yang dirasakan ummat FPI yang menemukan fakta bahwa sosok yang dimuliakan memperlihatkan contoh yang sangat bertentangan dengan agama.

    Teman yang mengirimi saya berita tentang dokter Fiera itu menginformasikan lagi bahwa saat ini Dokter Fiera beserta kedua anak-anaknya sudah diungsikan ke Jakarta dan diurus proses kepindahannya oleh 2 Menko yang concern akan teror yang dialami oleh dokter Fiera dan keluarga, Sementara itu Kapolda Sumatra Barat menangani kasus ini.

    Alhamdulillah! Saya senang dokter muda ini sudah dilindungi oleh Negara dan berharap dokter Fiera menemukan kehidupan yang jauh lebih baik dan aman di Jakarta.



    Penulis :  Erika Ebener   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Ini Dokter Fiera Di Solok Yang Di Intimidasi FPI! Wanita Pemberani! Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top