728x90 AdSpace

  • Latest News

    Minggu, 21 Mei 2017

    Fitnah Apa Lagi yang Akan Kalian Lempar

    Saya heran kenapa masih ada saja orang yang benci dengan pak Jokowi. Padahal kalau dipikir-pikir pak jokowi itu triple mayoritas, beragama islam, bersuku jawa, dan ber- ras Indonesia (sawo matang). Selain itu konsistensi dalam kesederhanannya, keterbukaannya kepada publik, serta kebijakannya yang tepat sasaran membuat saya bertanya-tanya dimana letak salahnya orang ini.

    Meskipun fakta tersebut sudah jelas tapi masih saja banyak orang yang berpikiran negatif bin su’udzon, menganggap beliau aslinya adalah orang kafir, suku china, ras china, pencitraan, korup, cukong asing dan aseng, dll. Inilah mungkin efek bahayanya orang-orang yang tidak menyaring informasi-informasi yang mereka terima sehingga mereka sangat mudah termakan dengan provokasi murah yang pada ujungnya berubah pada kebencian. Menjadi benci akut dan menjadi buta dengan rasa bencinya tersebut.

    Saya ingat sekitar 1-2 tahun lalu, ada sebuah isu yang menyatakan bahwa pak Jokowi adalah seorang PKI. Isu itu sangat deras arusnya, sampai-sampai istri saya pun terpengaruh dengan isu tersebut. Dia terpengaruh dengan pemikiran bahwa PKI telah bangkit di Indonesia sampai akhirnya saya menjelaskan dan mengingatkan kembali sejarah DUNIA (bukan sejarah Indonesia) kepadanya kenapa PKI tahun 1948 dan tahun 1965 berani memberontak. Saya mengingatkan kembali kepadanya bahwa PKI saat itu berani memukul dan punya taji karena sokongan dari soviet, dimana tidak lama setelah 1965, soviet akhirnya hancur bersama dengan ideologi komunis itu sendiri. Di Indonesia ideologi komunis pun sudah sangat buruk citranya, hampir seluruh rakyat Indonesia membenci mereka. Jadi, jika PKI mau bangkit, mereka bukan harus mulai dari 0 lagi tapi harus mulai dari minus 200 juta.

    Dan sekarang pun terbukti jelas sekali, apa yang dikatakan secara tegas dan lugas oleh pak Jokowi di Natuna, bukti bahwa beliau bukanlah seorang PKI, seperti yang banyak di fitnahkan oleh orang-orang. Orang-orang tersebut sepertinya sekarang ini sedang menggigit jarinya dan memperbanyak istigfar (bagi yang sadar) karena telah membagikan tautan-tautan di media-media sosial mereka tentang fitnah tersebut. Sangat disayangkan sebenarnya mengingat orang-orang yang memfitnah ini, beberapa diantaranya adalah orang-orang yang sehari-hari mengajarkan kepada umatnya bahwa fitnah itu adalah sebuah dosa yang sangat kejam.

    Lalu mengenai pak Jokowi yang membela ahok dan mengintervensi hukum di indonesia dari belakang layar. Fitnah inilah yang kemarin menyebabkan serangkaian demo dari bulan November, Desember, hingga Februari. Kasusnya dimulai pada akhir bulan oktober, namun pikiran-pikiran negatif yang merasuki mereka yang menganggap pak Jokowi sengaja memperlambat proses hukumnya,  membuat dalam 3 bulan beliau di demo berkali-kali. Padahal kasus penistaan agama kristen oleh Habib Rizieq sudah 6 bulan berlalu namun sampe sekarang menghadap polisi saja belum. Dan akhirnya pak Jokowi membuktikan bahwa fitnah tersebut tidaklah benar. Pak Jokowi sama sekali tidak terlihat mengintervensi kasus Ahok dari awal hingga akhir. Kasus tersebut dibiarkannya mengalir begitu saja, menghormati proses hukum dan membuktikan bahwa dirinya tidak mengintervensi jalannya kasus tersebut sama sekali.

    Saya berharap orang-orang tukang fitnah ini sadar dan orang-orang yang percaya dengan fitnah tersebut juga sadar. Karena kalau tidak mereka akan dibuat gigit jari trus oleh pak presiden. Mungkin mereka berharap seorang pemimpin yang sempurna layaknya Nabi-nabi yang memimpin pada masanya, namun bukan berarti kalau pemimpinnya tidak sempurna seperti nabi boleh kita hujat dan kita fitnah seenaknya saja.

    Wassalam.


    Penulis   :    Linggar Eisenring    Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Fitnah Apa Lagi yang Akan Kalian Lempar Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top