728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 30 Mei 2017

    Firza Ngaku, Kak Emma Benarkan, Rizieq Teriak Aaauuughhh

    Rizieq FPI, adalah nama yang penuh kontroversial. Ia terkenal banyak bicara. Mulutnya berbuih-buih memberitahukan dirinya tak bercacat cela. Ia telah kehilangan banyak energi membesarkan dirinya. Itu dilakukannya karena ia ingin seperti Firaun dituhankan dan disembah manusia.

    Di depan namanya menempel gelar keagamaan. Ada yang menanyakan asal gelarnya. Tapi ia tak jelaskan, karena itu tak penting. Yang penting orang bodoh manggut-manggut,  menghormati dirinya, dan ikut teladannya yang tak  bermoral. Tak lama lagi gelar doktor (Dr) dari Malaysia akan disandangnya. FPI, organisasi massa  yang dipimpinnya bangga, karena punya pemimpin yang embel-embelnya lebih panjang daripada namanya.

    Embel-embel di depan dan belakang namanya hanya topeng untuk menutupi perilakunya yang busuk. Sesungguhnya ia bukan kesatria, tapi seorang pengecut, gemar menghasut, menghujat dan mengadu domba.

    Bunuh, bunuh, bunuh Ahok. Si kafir dan kutil babi diteriakan secara terbuka. Tidak hanya mencemarkan agama dan memalukan ulama, tapi telah meracuni pikiran anak-anak yang tidak tahu apa-apa.

    Kelakuannya tak sesuci klaim kebenarannya. Ia menentang maksiat, tapi ternyata ia sendiri berbuat maksiat. Chat mesum yang diduga dirinya dengan Firza Husein membuatnya tak kuasa menahan malu yang teramat sangat. Perbuatan maksiat memalukan itu terbongkar ke ruang publik. Masyarakat jadi heboh dan prihatin melihat perilakunya yang memalukan.

    Rizieq tak jujur dengan dirinya sendiri. Firza Husein, mantan murid dan teman chat mesumnya melalui WhatsApp ditinggalkannya merana sendirian. Service Firza mendukung dana demo berjilid-jilid dilupakannya begitu saja. Ternyata Rizieq bukan sosok manusia normal. Ia tak mau disebut salah atas kesalahannya. Orang yang menuduhnya dituduh balik dengan sebutan fitnah dan rekayasa.

    Walaupun kesaIahannya telah nyata, tapi ia tetap bersikukuh tak bersalah. Dalam pelariannya, ia malah menantang dan menggertak pemerintah. Jumlah 7 juta massa fiktif dalam aksi togel 212 membesarkan sikap kepala batunya. Ia bahkan sesumbar telah menyiapkan 700 pengacara belum termasuk Eggy Sudjana untuk membersihkan dirinya dari noda hitam. Noda hitam Rizieq adalah ucapan intolerannya dan sebagiannya telah menjadi kasus hukum yang membuatnya ketar-ketir, di antaranya sebagaimana dalam gambar berikut ini.


    Dua kali masuk penjara tak membuatnya jera. Dia terus menabung dan menambah kasus hukumnya. Energinya tambah terkuras memikirkan  sejumlah kasusnya yang tak dilupakan orang. Baladacintarizieq, yang diduga chat mesum dirinya dengan Firza, adalah kasus terakhir yang membuatnya lari dan telah membunuh karakternya.

    Kasus pornografi baladacintarizieq membuat Firza Husein jadi tersangka. Fatimah Husein Assegaf yang kerap disapa Kak Emma, teman curhat Firza ikut prihatin. Rizieq FPI, tokoh sentralnya lari ke Arab hindari jerat hukum.

    Foto-foto hot, ekspresi vulgar dan suara serak-serak Firza Husein, ketua Yayasan Solidaritas Cendana,  sulit dilupakan. Televisi, seprei, sarung bantal, sarung guling, semuanya sama dengan postingan, kata aparat kepolisian yang menyelidikinya. Kak Emma, wanita berjiwa tenang, yang jadi tempat curhat Firza, membenarkan bahwa Firza sering curhat dengan dirinya.

    Firza dibiarkan menanggung aib seorang diri. Saking tertekannya Firza curhat dalam mimpi Kak Emma. “ Saya  mimpiin dia, tapi dia diam saja di mimpi saya, mungkin ingin ketemu saya,” kata Kak Emma.

    Menurut Kak Emma, Firza Husein sekali ikut taklim di Petamburan, dua kali di Megamendung  bersama sang guru, Rizieq FPI. Kini sang guru lari ke Arab Saudi menyucikan diri.

    Di Arab Saudi, sang guru cabul melaksanakan umroh menghapus dosa, sambil mengatur strategi menghadapi kasus mesumnya. Ia membantah bahwa chat aaauuughhh dan pisang di WhatsApp bukan dirinya, tetapi hasil rekayasa. Publik heran, bila chat itu hasil rekayasa mengapa ia harus lari? Itulah yang membuat publik tak percaya bualan rekayasa Rizieq yang dikirim dari Arab. Publik terlanjur menilai dirinya sebagai sosok cabul dan buas.

    Dulu Rizieq begitu berani menghadapi laporan ke Polisi. Saat diperiksa Polisi dalam kasus Pancasila Soekarno ada di pantat, ia bantah bahwa itu bukan dirinya; padahal cukup jelas bahwa di dalam video yang dilaporkan Sukmawati  Soekarnoputri itu adalah dirinya.

    Rizieq hanya berani teriak dan memprovokasi massa di jalanan. Di jalanan ia mengukur dirinya dengan siap revolusi, siap mati, tapi saat dipanggil Polisi sebagai saksi (kini sudah tersangka) kasus pornograsi lari dan kabur. Apalagi kalau di penjara, si lidah ular ini pasti hanya bisa berteriak takdir.

    Rizieq benar-benar ketakutan. Baru dipanggil sebagai saksi (29 Mei 2017 sudah ditetapkan  tersangka) nyalinya menciut. Ia takut memberi klarifikasi. Lalu lari ke Arab Saudi dan tak mau kembali ke Indonesia. Dari sana ia membuat serangkaian manuver hingga minta bantuan mahkamah internasional.


    Manuver terbarunya, melalui Eggy Sudjana, ia minta Presiden Jokowi turun tangan. Rizieq dan pengacaranya benar-benar melakukan tindakan konyol. Presiden tak boleh mengintervensi hukum, tapi dijebak untuk mengintervensi hukum. Dulu, dalam kasus Ahok, Rizieq teriak-teriak di jalan kayak anjing gila agar Jokowi jangan mengintervensi hukum; sekarang malah minta agar Jokowi membela dirinya. Begitulah cara orang yang konyol dan kehabisan akal sehat.

    Sejumlah kasus mengejar dan menanti Rizieq. Ia telah menggali kuburnya sendiri. Makin lama ia kabur dan tak kembali, publik makin curiga dan mengstigmanya sebagai sosok berlidah ular, buas dan cabul.



    Penulis :    Solemanmontori Soleman   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Firza Ngaku, Kak Emma Benarkan, Rizieq Teriak Aaauuughhh Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top