728x90 AdSpace

  • Latest News

    Kamis, 25 Mei 2017

    Bom Panci Kampung Melayu, Bukti ISIS Masih Ada Di Indonesia, Kapan Diberangus?

    Indonesia kembali berduka, satu lagi upaya teror dari mereka yang tidak ingin Indonesia damai tercapai sudah mulai melaksanakan aksinya. Sebuah bom yag diduga bm bunuh diri meledak tidak jauh dari terminal Kampung Melayu, Jakarta pada malam hari sekitar pukul 21.00 24 Mei 2017.

    Dua bom yang berurutan dengan selang waktu 5 menit yang dilakukan oleh 2 orang teroris ini memakan korban dari pihak kepolisian, 3 polisi yang sedang bertugas gugur terkena dampak bom tersebut. Ledakan bom di Kampung Melayu telah memakan 15 korban, termasuk dua terduga pelaku yang tewas di lokasi, sementara lima polisi dan lima warga terluka.

    Inggris pun langsung memberikan travel advice untuk warganya bila ke Indonesia. Travel advice itu dikeluarkan Inggris dalam situsnya gov.uk tertanggal 24 Mei 2017, hari yang sama saat bom di Kampung Melayu terjadi.

    Markas Besar Polri menyatakan serangan bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta, diduga dilakukan oleh kelompok teror ISIS. Pemanasan mereka waktu lalu di konser penyanyi Ariana Grande yang menewaskan belasan orang hingga di Philipina juga dan sekarang sudah merambah ke Indonesia, Jakarta sebagai sasaran utamanya.

    Tujuannya cuma satu, ISIS ingin show off kekuatan mereka jelang ramadhan dan menciptakan kekacauan dimana-mana. Dilihat dari sisi manapun semua pasti akan menyimpulkan ini adalah bom yang memang digunakan ISIS seperti peristiwa sebelumnya, Bom Panci di Bandung.

    Polisi menemukan lembaran struk pembelian panci di jasad salah satu terduga pelaku bom bunuh diri di Kampung Melayu. Struk tersebut ditemukan tidak hancur akibat ledakan itu. Polisi menduga struk ini merupakan bukti pembelian panci yang digunakan pelaku untuk merangkai bom bunuh diri. Berdasarkan struk itu, terduga pelaku membeli panci yang diduga digunakan sebagai media bom di salah satu minimarket di daerah Padalarang, Jawa Barat.

    Indonesia masih memang belum sepenuhnya aman dari ISIS, sebagaimana pernah penulis tuliskan beberapa waktu lalu dimana jaringan ISIS tertangkap di Lamongan dan beberapa diantaranya harus meregang nyawa di Tuban karena kedapatan menyerang polisi.

    ISIS sendiri seperti memanfaatkan hilangnya pengaruh Al-Qaeda yang tidak bisa serta merta masuk ke Indonesia, meskipun ada juga tetapi mereka yang pernah mebaiat diri ke Al-Qaeda ini akhirnya masuk ISIS karena ISIS sendiri mudah pengaplikasiannya di Indonesia. Bom Thamrin di awal tahun lalu membuktikan  infiltrasi ISIS di Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara semakin berbahaya. Sementara itu, pemerintah masih kesulitan untuk mendeteksi rencana teror, meski sudah mengetahui niatan para pelakunya.

    Sekarang adalah waktunya untuk pemerintah bisa bergerak untuk mencegah hal seperti ini akan terjadi lagi di kemudian hari, paham-paham radikal sudah sangat mempengaruhi segala lapisan masyarakat dan memunculkan benih-benih ISIS baru di Indonesia.

    Dan anehnya adalah kubu yang selama ini kontra pemerintah seakan membuat sebuah opini yang sangat menyesatkan dan menyalahkan pemerintahan sekarang karena seakan kurang waspada dengan adanya bom tersebut. Bahkan dengan sporadis mengatakan bahwasannya mereka sendiri membentuk sebuah opini yang dimana mengatasnamakan Islam dan dikait-kaitkan dengan bom Kampung Melayu.

    Mereka sendiri bilang umat Islam akan menjadi sasaran utamanya, dan Islam sendiri yang akan disalahkan seperti opini mereka. Penulis saja heran dengan ini, seharusnya mereka bisa memberikan semangat bagi semua warga Indonesia dan tidak malah menjadikan dirinya dan agamanya sebagai terduga pelakunya. Islam tidak ada dan seharusnya tidak mengajarkan untuk menjadi teroris, mereka ini bukan Islam, hanya orang gila tak waras yang hanya ingin membuat Indonesia menjadi kacau balau.

    Apapun bentuknya, bom bunuh diri ataupun bom panci dan segala jenisnya tidak ada kaitannya dengan Islam, hanya orang dan oknum yang mengatasnamakan Islam untuk menarik simpati pembenaran atas aksi-aksi terornya. Mereka ini bersembunyi di ketiak mayoritas untuk bisa terus merongrong negara kita Indonesia.

    Semoga kasus ini dapat segera dipecahkan dan juga pelaku-pelaku baik individu dan kelompoknya bisa segera dimusnahakan, diberangus dari negeri ini, sudah cukup terluka semua rakyat dengan masa lalu dan tidak ingin negara ini menjadi negara Islam yang penuh dengan konflik horizontal antar sesamanya.

    Ya seperti itulah … bom pancinya



    Penulis :   Asmoro   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Bom Panci Kampung Melayu, Bukti ISIS Masih Ada Di Indonesia, Kapan Diberangus? Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top