728x90 AdSpace

  • Latest News

    Senin, 22 Mei 2017

    Begini Komentar Ketua PP Muhammadiyah Terkait Rizieq, Amien Rais Diam Tak Berani Jawab

    Kali ini giliran Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Azhar Simanjuntak yang berharap Rizieq Shihab segera pulang ke Indonesia agar tidak timbul opini negatif di masyarakat terhadapnya. “Saran saya Habib Rizieq balik dan hadapi, itu yang paling bijak,” kata Dahnil. Dahnil mengatakan, apabila Habib Rizieq merasa tidak bersalah, maka pentolan FPI itu harus mempunyai keberanian untuk menjelaskan terkait kasusnya yang ada di kepolisian.

    Memang ada yang janggal di sini. Bukankah Rizieq selama ini tidak takut, dan pintar membantah? Saya masih ingat betul ketika dirinya dilaporkan terkait kasus penodaan Pancasila di mana dalam sebuah video terlihat Rizieq mengatakan Pancasila Soekarno ada di pantat. Ketika diperiksa, dirinya ngotot dan membantah orang yang ada di video itu bukan dirinya padahal cukup jelas di situ. Nah, di kasus ini Rizieq tidak takut memberikan klarifikasi.

    Tapi begitu kasus chat sex mem-booming, Rizieq terkesan menciut dan malah kabur ke luar negeri, diikuti serangkaian manuver (entah benar atau cuma kabar burung) seperti melapor pada PBB, hingga meminta bantuan mahkamah internasional. Kasus ini pun hanya menjadikan Rizieq berstatus sebagai saksi, bukan tersangka. Itu pun sudah ketakutan dan tak mau balik. Ada apa gerangan? Logika mudahnya adalah kalau memang tak bersalah ngapain takut. Tuh di video terkait pancasila saja Rizieq dengan pedenya menolak mengakui. Masa kasus chat sex tidak berani untuk menolak mengakui? Kan, aneh? Justru ini malah membuat orang makin curiga.

    Statement Dahnil pun tidak bisa saya bantah. Memang benar ada dan memang sudah seharusnya Rizieq hadap kasus ini dengan jantan, bukan dengan mengeluarkan jurus langkah seribu meringankan badan.

    “Karena kita masyarakat beradab maka hadapi itu secara hukum dan Habib Rizieq harus gentle, nggak boleh takut kalau dia merasa benar,” kata Dahnil.

    Menurutnya, jika Rizieq memilih tetap menghilang dan tak mau kembali ke tanah air maka jangan salahkan masyarakat yang menghakiminya bila dia memang bersalah. “Kalau dia benar harus buktikan kalau ada upaya kriminalisasi, ada konspirasi apa tidak. Kalau dia benar umat pasti bela, tapi kalau dia takut apa yang mau dibela,” tambahnya.

    Ketakutan Rizieq telah menggali kuburannya sendiri. Semakin lama kabur dan ogah pulang, semakin curiga publik terhadapnya. Publik yang saya maksud tidak termasuk gerombolan sebelah yang salah tidak salah akan tetap membela mati-matian.

    Nah ada satu hal yang menarik yaitu tanggapan Amien Rais terkait kasus Rizieq. Saat ditemui di acara ‘Tribute to Amin Rais’ yang diselenggarakan oleh PP Muhammadiyah, dia malah memilih untuk jalan terus bersama para pengawalnya. Dia terlihat rutin hadir saat Rizieq menggelar aksi bela Islam. Tapi begitu Rizieq tersangkut kasus chat sex, Amien kerap menghindar dan menutup mulutnya.

    Kenapa tutup mulut? Analisa saya mengatakan bahwa, sudah jelas, orang ini mendukung Rizieq (terlihat dari beberapa aksi bela Islam sebelumnya), dan sudah jelas pula sangat emosional jika sudah berbicara mengenai Jokowi apalagi Ahok (bisa naik pitam kuadrat). Jadi wajar kalau Amien Rais tutup mulut, bisa jadi tidak berani buka suara atau mungkin tak tahu bagaimana cara menjawab. Tapi jangan ditanya mengenai Jokowi atau Ahok, dijamin semangatnya pasti naik drastis dan omongannya berapi-api saking emosionalnya. Mungkin bisa berbicara berjam-jam tanpa stop kalau mau. Mungkin saya harus meminjam istilah Anies Baswedan, yaitu keberpihakan. Ditanya mengenai Rizieq, mulut direm dan dikunci rapat-rapat. Ditanya mengenai Jokowi atau Ahok, mulut tak berhenti nyinyir dan tak bisa diam. Keberpihakan yang bagus.

    Saya malah tak berani membayangkan bagaimana kalau tiba-tiba ada wartawan yang menanyakan tentang janjinya jalan kaki dari Jogja ke Jakarta. Jujur, saya tak sanggup membayangkan dan tak tahu apa reaksinya. Seharusnya dengan usianya yang sekarang, lbh baik pensiun dari politik dan menikmati masa tua, bukan sebaliknya ngotot memeriahkan panggung politik dengan statement yang kadang bikin orang geleng kepala. Masih mending menyejukkan, ini kebanyakan malah bikin panas suasana. Nyinyirnya kadang sangat pedas level 5, saking emosinya.

    Bagaimana menurut Anda?

    Penulis :   Xhardy     Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Begini Komentar Ketua PP Muhammadiyah Terkait Rizieq, Amien Rais Diam Tak Berani Jawab Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top