728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 16 Mei 2017

    Bau Konspirasi Masuknya Ketua FPI Semarang Zainal Abidin Ke Komnas HAM. Untuk Selamatkan Rizieq Shihab?

    Zainal Abidin Petir, Nama aslinya adalah Zainal Abidin, entah darimana dapat julukan tambahan menjadi Zainal Abidin Petir (Nanti kita sebut saja Zainal Abidin), ini adalah warga Semarang kelahiran Kebumen, Jawa Tengah yang terkenal hari ini karena telah mendaftar dan lolos seleksi untuk menjadi salah satu Komisioner Komnas HAM.

    Menjadi salah satu Komisioner Komnas HAM memang bagus, tetapi ada rekam jejak yang patut kita ketahui tentang Zainal Abidin ini, dia adalah salah satu tim advokasi FPI, sesuai dengan gelarnya di bidang hukum, bahkan Zainal Abidin adalah seorang pengurus di MUI Jawa Tengah. Zainal Abidin juga merupakan Komisioner Komisi Informasi Publik (KIP) yang merupakan lembaga mandiri yang bertugas menyidangkan sengketa informasi publik.

    Kedua lembaga ini dibiayai oleh negara. Uang yang digunakan untuk menjalankan KIP dan MUI adalah uang negara yang dipungut melalui pajak yang kita bayarkan. Tetapi salah satu anggotanya ikut serta dalam keanggotaan bahkan akan menjadi Ketua FPI Semarang. Memang, ada banyak desakan mundur kala Zainal Abidin ini ingin mendirikan FPI di Semarang. sangat tidak pantas, Zainal sebagai pejabat publik di KIP dan MUI Jateng, memimpin organisasi yang ketua umumnya yakni Rizieq Shihab telah menjadi tersangka penghinaan terhadap Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.

    Mungkin inilah salah satu skenario yang sedang disiapkan untuk bisa menyelamatkan Rizieq Shihab dari jeratan hukum, inilah kemungkinan yang ditunggu Rizieq Shihab dengan mengulur-ulur waktu penyelidikan atas kasusnya yakni kasus “baladacintarizieq”, penghinaanPancasila dan aparatur negara.

    Zainal Abidin adalah salah satu calon Komisioner Komnas HAM yang telah lulus seleksi tertulis dengan nomor pendaftaran 054/Reg-Pansel/II/2017. Pendaftaran untuk calon Komisioner ini telah dibuka semenjak tanggal 22 Desember hingga 22 Maret lalu dan meloloskan 121 orang. Jumlah peserta yang lolos hingga tahap seleksi tertulis hanyalah 60 orang, Zainal Abidin adalah salah satunya.

    Saat ini memang Rizieq Shihab yang dulu getol menghina Komnas HAM akhirnya menjadi luluh dan meminta bantuan dari Komnas HAM terkait dengan dugaan kriminalisasi yang dialaminya. Bahkan Rizieq Shihab meminta Komnas HAM untuk menemui dirinya yang sedang kabur ke Arab Saudi ini untuk bisa diakomodir permintaannya atas dugaan kriminalisasi ulama yang selama ini dia sebarkan.

    Pemilihan Komisioner Komnas HAM merupakan kewenangan DPR, nah disinilah ada kemungkinan titik-titik yang bisa terjadi, bukan tidak mungkin, ada beberapa nama yang bisa moncer secara punya hubungan politik dan bisa dimanfaatkan di kemudian hari. Karena satu orang Komisioner Komnas HAM-pun bisa melakukan dan menerima tiap laporan yang sesuai dengan kewenangan mereka.

    Jadi kemungkinan DPR untuk memainkan peran disini bisa menjadi salah satu landasan bahwa pemilihan Komisioner Komnas HAM bisa mereka gunakan untuk hal tertentu,

    Proses rekrutmen terkesan hanya didasarkan pada like and dislike dari para anggota Dewan yang duduk di Komisi III DPR-RI ini saja. Masing-masing anggota Dewan hanya disodorkan nomor dan daftar nama para calon. Dari situ mereka memilih dengan melingkari calon-calon yang mereka kehendaki. Ya, seperti ‘bermain-main’ karena cukup melingkari saja.

    Apalagi salah satu calon Komisionernya adalah pentolan FPI, ini yang membuat kita semua akan ragu dan skeptis dengan tugas dan wewenang Komnas HAM yang kiranya pembaca dan masyarakat juga tahu, kadang masuk akal dan kadang juga tidak masuk akal, bahkan cenderung diluar nalar.

    Kita bisa melihat mereka sedang menggunakan Komnas HAM sebagai instrumen pembelaan. Mereka mencoba berlindung dibalik HAM atas semua kasus hukum yang sedang membelit mereka. Coba bayangkan seandainya salah satu anggota FPI yang bernama Zainal Abidin ternyata bisa lolos dan menjabat sebagai salah satu Komisioner di Komnas HAM. Apa yang kira – kira terjadi? Silahkan pembaca menyimpulkan apa yang akan terjadi.

    Komnas HAM akan pasti menjadi salah satu lembaga yang akan menjadi pelindung FPI secara tidak langsung, kalau Zainal Abidin berkilah akan meninggalkan FPI tentu kita tidak harus percaya begitu saja, mungkin akan menjadi gimmick yang memuakkan sebagai salah satu scene dalam drama mereka.

    Siapa yang akan menjamin ketidakberpihakkan Zainal Abidin dalam menangani suatu kasus, apalagi dalam kelompok mereka saat ini sangat gencar untuk menyerang pemerintahan Joko Widodo, semua senjata dan amunisi akan mereka keluarkan, kalau tidak mempan mereka akan membuat dan merancang amunisi-amunisi baru, sebagai contoh Zainal Abidin ini.

    Dan apabila Zainal Abidin sudah masuk dan duduk di Komnas HAM, kita bisa buktikan nanti bagaimana kinerja dia, tetapi lebih baik lagi kalau pencalonannya bisa dibatalkan karena ada sedikit campur tangan Ormas yang bisa mempengaruhi dirinya atas semua keputusan yang akan diambil kedepannya. Meski ada beberapa pertentangan mengenai keberadaan Komnas HAM, tetapi lembaga ini juga diperlukan untuk keseimbangan pemerintahan dan juga lembaga lainnya dalam kehidupan bermsayarakat dan bernegara.

    Ya seperti itulah … penyusupnya


    Penulis :  Asmoro  Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Bau Konspirasi Masuknya Ketua FPI Semarang Zainal Abidin Ke Komnas HAM. Untuk Selamatkan Rizieq Shihab? Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top