728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 24 Mei 2017

    AHOK SANG SATRIA PININGIT

    Saya terkejut lihat  Ahok tidak banding hari ini dan juga membaca isi surat cinta Ahok dari rumah tahanan depok.

    Awalnya saya berpikiran Ahok akan jadi gubenur dan saat  Pemilu 2019  akan digandeng Jokowi dan menjadi wakil presiden dan selanjutnya 2024 akan menjadi presiden. Dan  Satrio Piningit itu  adalah Ahok

    Itulah yang ada dipemikiran  saya tapi pikiran buyar saat  Ahok kalah di Pilkada dengan kampanye SARAnya yang akhirnya membawa Ahok masuk penjara. Saya berpikiran Ahok habis dan dia bukan Satrio Piningit yang diharapkan bangsa ini.



    Tapi saat saya membaca tulisan berita tentang Ahok tidak jadi banding, sebagai berikut :



    Rumah tahanan Depok,

    Minggu, 21 Mei 2017

    Kepada para relawan dan pendukung Ahok yang saya cintai, semua mereka yang menjalani proses demokrasi dimanapun berada.

    Saya telah banyak berpikir tentang kejadian yang saya alami.

    Saya mau berterima kasih kepada saudara-saudara yang mendukung saya dalam bentuk doa, kiriman bunga, makanan, kartu ucapan, surat, buku-buku dan bahkan dengan berkumpul menyalakan lilin.

    Saya tahu tidak mudah bagi saudara menerima kenyataan seperti ini, apalagi saya.

    Tetapi saya telah belajar mengampuni dan menerima semua ini jika untuk kebaikan berbangsa dan bernegara.

    Alangkah ruginya warga DKI dari sisi kemacetan dan kerugian ekonomi akibat ada unjuk rasa yang mengganggu lalu lintas.

    Tidaklah tepat saling unjuk rasa dan demo dalam proses yang saya alami saat ini.

    Saya khawatir banyak pihak akan menunggangi jika para relawan unjuk rasa. Apalagi benturan dengan pihak lawan yang tidak suka dengan perjuangan kita.

    Terima kasih untuk unjuk rasa yang taat aturan dan menyalakan lilin perjuangan konstitusi ditegakkan di NKRI dengan Pancasila, UUD 1945 dan BhinnekaTunggal Ika.

    Mari kita tunjukkan bahwa Tuhan tetap berdaulat dan memegang kendali sejarah setiap bangsa.

    Kita tunjukan bahwa kita adalah orang yang beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa, pasti mengasihi sesama manusia, pasti menegakkan kebenaran dan keadilan bagi sesama manusia.

    Gusti Ora Sare, put your hope in the lord, now and always. (Mazmur 131 ayat 3)

    Kalau dalam iman saya, saya katakan: the Lord will work out his plans for my life. (Mazmur 138 ayat 8).

    ^admin @timbtp



    Akhirnya saya percaya Satrio Piningit itu tetaplah Ahok. Mengapa saya berani mengatakan itu? Mungkin saya berkhayal  dan banyak pembaca berpikiran its imposible.

    Kalau anda dalami dan renungkan dalam dalam sejak Reformasi 1998 dengan adanya kebebasan berekspresi bisa rekan-rekan lihat perkembangan berita-berita tentang agama  muslim begitu pesat. Tren  berpakaian hijab luar biasa meningkat. Tapi dibalik itu ada sebagian yang menyalahgunakan dan hanya menggunakan itu sebagai simbol  dan belum menghayati agama muslim dengan sebenar-benarnya sehingga kita lihat banyak oknum yang menyalah gunakan agamanya  sebagai kedok untuk kepentingan diri sendiri salah satu contoh pengunaan ucapan SARA dan kebencian selama kasus Pilkada Dki, kasus Habib Rizieq, kebencian pada ahok dan banyak hal-lainnya.

    Ketika orang memahami agama apapun agamanya akan muncul selain cinta Tuhan dan agamanya akan muncul juga  kasih, cinta, dan penghormatan pada sesama dan serta berani menegakan kebenaran dan keadilan.

    Kembali ke surat  Ahok, kalau kita merenungkan dalam-dalam Ahok telah memberikan contoh dan bukti nyata bagaimana dia mengimani agamanya dengan dalam sehingga dia muncul sifat dalam diri Ahok.

        Sifat  cinta kasih sayang dimana dia mencintai warga DKI walau 58% warga DKI tidak mencintainya karena cinta yang tulus tidak butuh balasan. Itulah cinta kasih  sebenarnya.
        Sifat  berani  menegakan kebenaran walaupun badai ancaman menghalangi dan penjara siap menerkam sehingga menjadi cahaya dalam kegelapan.
        Sifat memaafkan. Sifat ini yang paling susah karena ketika orang lain berbuat salah kita selalu menuntut orang lain minta maaf.
        Sifat pengorbanan. Sifat mengorbankan ambisi , ego pribadi dan kepentingan pribadi  untuk dikorbankan untuk kepentingan yang lebih besar yaitu masyarakat dan bangsa.
        Sifat mencintai tuhan dengan tulus dan selalu beribadah secara kontiyu

    Masyarakat  Indonesia tanpa memandang agama akan banyak belajar banyak dari Ahok dan akan timbul empat dan simpati kedepannya termasuk pada pihak yang membencinya karena dengan sikap dan tingkah laku Ahok akhirnya menyadari bahwa Ahok memang pemimpin yang dicari dan dibutuhkan untuk memimpin.

    Ahok Sang Satrio Piningit

    Menurut ramalan Indonesia akan besar dan makmur jika dipimpin oleh seorang Satrio Piningit. Satrio Piningit  diwujudkan sebagai  dewa tampil berbadan manusia, berparas seperti Batara Kresna, berwatak seperti Baladewa, dan bersenjata trisula wedha (bait 159).  Satrio Piningit berwujud seperti manusia biasa, tetapi sejatinya ia adalah dewa. Untuk mengetahui sejatinya seseorang tidaklah mudah, kecuali sesamanya, atau lebih tinggi derajatnya. Berparas seperti Bathara Kresna, berwatak seperti Baladewa. Paras Satrio seperti Bathara Kresna (tampan berwibawa) dan berwatak tegas seperti Baladewa. Bersenjata trisula wedha. Untuk kalimat yang satu ini dimaknai secara tersirat, karena Satrio yang dipingit tidak membawa trisula ke mana-mana.

    Dalam pemaknaan trisula wedha, secara garis besar bisa dimaknai tiga menjadi satu,  seperti  ilmu, amal dan iman.
    Mungkin banyak pembaca berpikirian mengapa Ahok bisa menjadi Satrio Piningit

    ? Dia sudah habis sudah dipenjara. Tidak kawan, Ahok tidak akan habis. 2 tahun Ahok akan lebih mendekatkan diri  pada Tuhannya dan selalu punya waktu untuk membaca kitab sucinya. Disitulah Ahok akan menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih memiliki aura pemimpin yang lebih bijaksana. Masyarakat dan pembenci  Ahok akan kagum dan simpati dengan kepribadiannya.

    Selama 2 tahun masyarakat juga akan tahu bagaimana pemimpin yang baik itu karena dengan lengsernya Ahok menjadi Gubenur disitulah masyarakat akan mengetahui  dan membandingkan pemimpinan Ahok dengan pemimpin penganti. Masyarakat akan tahu bedanya. Masyarakat pembenci Ahok akan menyadari kekeliruannya. Jika tidak ada pembanding mana bisa masyarakat tahu Ahok itu pemimpin  baik atau tidak. Baik atau tidak harus ada pembanding dari situ akan tahu mana yang baik dan buruh. Disamping itu prediksi saya dari gubenur dan wakil gubenur terpilih nanti salah satunya akan tersangkut kasus hukum. Disitulah masyarakat akan yakin Ahok itu memang pemimpin terbaik.

    Setelah keluar dari penjara. Ahok akan kembali ke politik nasional menjadi seorang  pejabat nasional yang akan disorot masyarakat dan karena kinerjanya masyarakat akan simpati dan kagum.

    Setelah itu 2024, banyak partai akan tertarik mengusung Ahok menjadi seorang calon presiden karena parpol akan menyadari Ahok adalah pemimpin yang bagus dan dicari masyarakat.

    Ahok akan mempimpin dengan landasan ajaran agama dan kitab suci Alkitab (Trisula Wedha…seperti diramalkan) , memimpin dengan kemampuan leadersip dan pengalamannya ( ilmu) dan juga selalu mengabdi untuk kesejahteraan masyarakat ( amal dan iman)

    Anda yang setuju  dan pengemar Ahok dengan tulisan saya pasti berharap tulisan saya ini akan terbukti tapi bagi pembenci Ahok akan mencaci maki… tapi semua akan terjawab pada waktunya…santai saja bro



    Penulis :  Wawan Purnomo    Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: AHOK SANG SATRIA PININGIT Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top