728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 23 Mei 2017

    Ahok Mencabut Banding Karena Menghormati Umat Islam, Mudah-Mudahan Tidak Ada Yang Nyinyir Lagi

    Berita Ahok mencabut permohonan banding cukup mengagetkan. Beberapa orang mencoba berspekulasi tentang keputusan Ahok ini. Menurut Pakar hukum pidana Abdul Fickar Fajar, keputusan kuasa hukum Ahok mencabut permohonan banding kasus penodaan agama disebut sebagai strategi untuk mengajukan peninjauan kembali ke Mahkamah Agung. Namun, spekulasi Fickar Fajar dibantah oleh pengacara Ahok.

    Salah satu pengacara Ahok, Ronny Talapessy menilai pencabutan permohonan banding tersebut sebagai sikap Ahok yang merupakan seorang negarawan.

    “Beliau sebagai negarawan menurut saya, bersikap yang menurut kami beliau menerima putusan ini. Ya tentunya pertimbangan keluarga. Kami dari tim hukum melihatnya seperti itu, kan kami beberapa kali diskusi. Ini sikap gentleman, sikap ksatria. Beliau siap untuk menerima keputusan tersebut,” kata Ronny saat berbincang dengan detikcom, Senin (22/5/2017) malam.

    Menurut Ronny, salah satu pertimbangan Ahok kemungkinan adalah menghindari polemik berlanjut. Ahok, kata Ronny, menghormati umat Islam yang akan segera bertemu dengan bulan Ramadan.

    “Ini merupakan bentuk beliau sangat menghormati umat Islam. Beliau tidak ingin jika nanti banding dilanjutkan, ada demo-demo lagi yang bisa mengganggu ibadah umat muslim di bulan Ramadan. Kalau ada seperti itu lagi kan aparat jadi bertugas juga, kan petugas juga ada yang muslim dan berpuasa. Jadi kalau menurut saya, Pak Ahok mencabut banding karena menghormati umat muslim,” tutur Ronny.

    Ronny menampik bahwa dicabutnya permohonan banding Ahok merupakan bagian dari strategi. Ia mengatakan apa yang dilakukan oleh Ahok merupakan upaya untuk menghormati hukum.

    “Tidak ada hubungannya untuk memperkeruh suasana, memperkeruh bagaimana. Ini kan masalah hukum kok, Pak Ahok menghormati hukum,” tuturnya.

    Ronny menyampaikan Ahok saat ini ditahanan dalam kondisi yang baik. Ia mengatakan Ahok banyak menghabiskan waktunya untuk menulis buku dan berolahraga.

    “Pak Ahok sehat, Pak Ahok baik. Beliau sekarang banyak menulis, banyak menghabiskan waktu untuk menulis buku. Beliau berolahraga juga,” pungkasnya.
    Apapun motif Ahok mencabut banding, baik strategi mengajukan PK, atau memang untuk menghormati umat Islam itu menjadi hak Ahok. Ahok punya hak untuk mengajukan banding ataupun mencabut.

    Namun, pernyataan dari pengacara Ahok ini, saya khawatir Ahok akan kembali dinyinyiri oleh kelompok sumbu pendek. Saya khawatir Ahok terus dicaci maki dan dinilai melakukan pencitraan. Jujur saya sulit untuk tidak berburuk sangka.

    Terlepas dari itu semua, saya rasa Ahok memang sudah selesai dengan dirinya. Ahok tidak ingin lagi ada kegaduhan. Terlebih, sebentar lagi bulan puasa. Umat Islam akan menjalani puasa. Ahok tidak ingin mengganggu ibadah umat Islam.

    Isu penistaan agama memang sangat menyakitkan. Ahok yang begitu menghargai umat Islam justru harus difitnah menghina agama Islam. Normalnya, Ahok akan berbalik membenci umat Islam karena penghormatan dan penghargaannya dibalas dengan air tuba.

    Tapi Ahok paham, bahwa orang-orang yang memfitnahnya itu punya kepentingan politik. Ahok sudah pengalaman dirinya dihantam isu ini sejak di Bangka Belitung. Ahok tetap tidak akan benci kepada umat Islam, karena orang Islam yang memfitnahnya hanya oknum politikus busuk.

    Hukuman 2 tahun penjara dikurangi remisi sebetulnya tidak terlalu dirisaukan oleh Ahok. Ahok bisa ditahan hanya 8 bulan setelah dikurangi remisi. Ahok tentu punya pertimbangan. Ketika dirinya melakukan banding namun dampaknya bisa memperkeruh keadaan kembali, maka Ahok akan memilih mencabut banding. Toh, mengajukan banding juga belum tentu diterima. Belum lagi reaksi orang-orang yang memfitnah Ahok yang mungkin akan kembali melakukan demo.

    Pilihan terbaik Ahok saat ini adalah mencoba menjalani hukuman dengan ikhlas. Biarlah orang-orang yang menjegal Ahok tertawa puas melihat Ahok dipenjara. Namun satu hal, Tuhan tidak pernah tidur. Tidak ada satu pun perbuatan yang lewat begitu saja tanpa mendapat balasan dari Tuhan.

    Saya sepakat Ahok mencabut banding jika memang dampak yang ditimbulkan lebih kecil. Saya percaya Ahok ikhlas menjalani hukuman. Saya tidak ingin ada aksi-aksi demo kembali menolak banding, apalagi menjelang bulan ramadhan. Satu hal, masih banyak umat Islam yang respek dan simpati kepada Ahok. Tidak semuanya membenci Ahok. Banyak umat Islam yang dengan sepenuh hati membela Ahok.


    Penulis :  saefudin achmad    Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Ahok Mencabut Banding Karena Menghormati Umat Islam, Mudah-Mudahan Tidak Ada Yang Nyinyir Lagi Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top