728x90 AdSpace

  • Latest News

    Senin, 29 Mei 2017

    700 Pengacara Siap Membela Rizieq, Tito Disurati, Buka-Bukaan Kasus Firza-Rizieq Tanggal 29 Mei 2017

    Perkembangan kasus Rizieq dan Firza terus memasuki tahap baru. sampai sekarang Rizieq belum pulang ke Indonesia. Rizieq masih merasa dikriminalisasi oleh polisi. Tidak tanggung-tanggung, ada 700 pengacara yang siap membela Rizieq.

    Rizieq Syihab telah menunjuk pengacara Eggi Sudjana sebagai koordinator tim yang memimpin 700 pengacara. Tim yang bernama Pembela Ulama dan Aktivis (PUA) itu akan menggelar konferensi pers hari ini.

    “Akan diumumkan bersama, konpers insyaallah besok (Senin, 29 Mei 2017), jam 4 sore di rumah Habib (Rizieq Shihab),” kata dia.

    Eggi mengungkapkan, keterangan pers itu terkait kasus pornografi dengan percakapan seks yang diduga melibatkan Rizieq Shihab dengan Firza Husein. Kasus yang ditangani Polda Metro Jaya itu sudah ada tersangka, yakni Firza Husein.

    “Intinya kita sebagai lawyer melihat kasus ini merupakan rekayasa hukum, kriminalisasi terhadap ulama. Dengan berbagai analisis sudah saya tulis lengkap, yang saya tujukan ke Kapolri, tembusan Presiden, DPR, BIN, untuk supaya dilakukan SP3,” beber dia.

    Salah satu alasan pihaknya mengirimkan surat ke Kapolri Jenderal Tito Karnavian adalah, Eggi mengaku, untuk membendung reaksi pendukung Rizieq Syihab. Sebab, para pendukung tidak rela jika Rizieq Shihab dikriminalisasi.

    “Kalau habib (Rizieq Shihab) ditahan, bagaimana menahan radikalisasi pendukungnya. Kita harap tidak ada konflik sosial yang besar,” ungkap dia.

    Eggi menegaskan, apa yang disampaikannya itu bukanlah bagian dari ancaman. Melainkan mencoba menjaga keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

    “Ini bukan hukum yang benar ditegakkan. Ini kasus private. Kalaupun benar, kasus ini tidak bisa diproses. Ini urusan pribadi orang, yang mengungkap kasus ini harusnya yang ditangkap. Habib (Rizieq Syihab) dan Firza (Husein) itu korban,” tandas Eggi Sudjana.

    Dengan menyiapkan 700 pengacara yang dipimpin Eggi Sudjana, saya pikir Rizieq telah memecahkan rekor sebagai orang yang dibela hingga 700 pengacara untuk sebuah kasus. Saya kira, untuk kasus yang berat seperti pembunuhan, perampokan, dan yang lain  sekalipun tidak akan sampai dibela oleh 700 pengacara, namun Rizieq dengan kasus yang kecil dibela hingga 700 pengacara.

    Saya belum mengetahui secara pasti kebenaran dari pernyataan Eggi Sudjana bahwa dirinya dan 700 pengacara lain akan membela Rizieq. Bisa jadi ini klaim semata dalam rangka untuk menakut-nakuti polisi atau membentuk opini publik bahwa Rizieq adalah korban kriminalisasi polisi. Mendatangkan pengacara hingga 700 bukan perkara yang mudah. Belum untuk urusan komisi yang harus dibayarkan untuk masing-masing pengacara. Saya tidak yakin jika zaman sekarang masih ada pengacara yang mau bekerja tanpa dibayar. Jadi klaim Eggi Sudjana bahwa dirinya dan 700 pengacara akan membela Rizieq kurang bisa dinalar.

    Tito juga disurati agar mengehentikan kasus Rizieq karena dikhawatirkan pendukung Rizieq akan tersulut emosi dan tidak terima Rizieq dikriminalisasi serta melakukan tindakan yang brutal. Meskipun Eggi Sudjana mengatakan bukan untuk mengancam FPI namun atas dasar demi keutuhan NKRI. Bagi saya sama saja. Eggi Sudjana sedang mengingatkan Tito bahwa Rizieq punya massa yang siap membela mati-matian Rizieq. Jika memang demi keutuhan NKRI, seharusnya Eggi Sudjana memberikan pengertian kepada Rizieq dan pendukungnya untuk belajar mentaati hukum, bukan malah mengancam Tito.

    Jika memang pernyataan Eggi Sudjana benar, kita tunggu apakah hari ini, 29 mei 2017 Eggi Sudjana dan 700 pengacara akan melakukan konferensi pers untuk buka-bukaan terkait kasus Rizieq. Jika benar, saya kira ini adalah salah satu strategi Eggi Sudjana untuk terus membentuk opini publik bahwa Rizieq didzalimi. Soalnya, konferensi pers nanti juga tidak akan membantu apa-apa di dalam proses pemeriksaan kasus Rizieq. Strategi inilah yang saat ini bisa dilakukan. Pengacara Rizieq kemungkinan akan terus mengembor-nggemborkan ke masyarakat bahwa Rizieq adalah korban kriminalisasi. Usaha yang terus berulang-ulang diharapkan bisa memperbaiki citra Rizieq yang sekarang terjun bebas.

    Baru setelah masyarakat memiliki keyakinan bahwa Rizieq hanyalah korban kriminalisasi, kemungkinan Rizieq akan berani pulang ke Indonesia. Saya menduga bukan penjara yang menjadi persoalan Rizieq, namun harga diri. Rizieq tidak ingin harga dirinya terjun bebas karen isu perselingkuhannya dengan Firza Husein. Rasa malu terkadang menjadi hal yang paling dihindari dibanding dipenjara. Orang terkadang lebih rela dipenjara dibanding harus menanggung malu. Apalagi, Rizieq adalah Imam Besar FPI yang sangat dihornati oleh pendukungnya.


    Penulis    :  Saefudin achmad   Sumber :   Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: 700 Pengacara Siap Membela Rizieq, Tito Disurati, Buka-Bukaan Kasus Firza-Rizieq Tanggal 29 Mei 2017 Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top