728x90 AdSpace

  • Latest News

    Kamis, 06 April 2017

    Zakir Naik, Dipanggil 3x Mangkir , Ceramahnya Dianggap Mengancam Keamanan Nasional Oleh Aktivis HAM India

    Siapa yang tidak mengenal sosok Zakir Naik? Seseorang yang disebut ulama internasional yang berhasil mengislamkan beribu-ribu non-muslim kali ini sedang berada di Indonesia. Sedikit disesalkan Zakir Naik begitu mudah masuk dan berdakwah di Indonesia. Mungkin hanya sedikit yang tahu tentang siapa sebenarnya sosok Zakir Naik. Beliau memang orang yang kontroversional. Mengundang orang yang kontroversional tentu sedikit disayangkan karena hanya akan memicu polemik.

    Salah satu sisi kontroversial dari Zakir Naik adalah beliau merupakan buronan interpol India. Zakir Naik menjadi buronan di negara sendiri. Badan investigasi nasional India khusus penanganan terorisme, National Investigation Agency (NIA), kembali melayangkan panggilan kepada pendakwah internasional, Dr. Zakir Naik. Lembaga yang dibentuk pemerintah India tersebut meminta agar Zakir Naik datang ke India sebelum 17 April mendatang
    Zakir Naik memang kerap diserang, termasuk tuduhan terorisme. Pemanggilan ini merupakan yang ketiga kalinya dalam satu bulan terakhir. Namun, Zakir Naik tidak pernah bersedia untuk datang ke India. Sebelumnya, pendakwah yang tengah berada di Indonesia itu juga pernah dipanggil pada 14 Maret dan 30 Maret 2017.

    Seperti dilansir dari timesofindia, Selasa (4/4), seorang sumber mengatakan bahwa pengadilan India akan mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Zakir Zakir jika ia tidak datang dalam pemanggilan kali ini. Pemanggilan ini dilakukan lantaran Zakir Naik tengah diselidiki oleh NIA atas dugaan penyebaran ujaran kebencian terhadap suatu kelompok tertentu dan menghasut orang lain melalui pidato-pidatonya untuk melakukan tindakan teror.

    Tak berhenti di situ, yayasan yang didirikan Zakir Naik juga dipersoalkan dengan dugaan didanai oleh tersangka teror. Selama 10 bulan terakhir, sebelum datang ke Indonesia, Zakir disebut tinggal di Arab Saudi. NIA telah memeriksa 20 rekan kerja dan karyawan Zakir selama beberapa bulan terakhir tentang usaha bisnisnya, properti, dan dana dari luar negeri.

    Dalam pemanggilan kali ini, Zakir Naik mengisyaratkan bersedia untuk diperiksa melalui konferensi video. Namun, NIA menolak. Para pejabat India mengatakan bahwa Zakir Naik harus datang ke India sehingga jika terbukti bisa langsung ditangkap dan langsung diproklamirkan.

    Melihat tuduhan yang dilayangkan kepada Zakir Naik menunjukkan bahwa sosoknya termasuk yang berbahaya. Indonesia sedang berjudi dan menyulut api dengan mendatangkan Zakir Naik karena di negaranya sendiri beliau menjadi buronan interpol dengan berbagai tuduhan. Kedatangannya ke Indonesia bisa juga dalam upaya menghindari pemerintah India karena kalau beliau kembali ke India tentu akan ditangkap oleh pemerintah India.

    Tidak hanya itu, Kelompok Hak Asasi Manusia India, Hindraf, juga menilai ceramah Zakir Naik di Indonesia membuktikan apa yang mereka khawatirkan sebelumnya. Zakir Naik adalah ancaman bagi keamanan nasional dan ketertiban publik.

    Zakir Naik berceramah di Universitas Pendidikan Indonesia di Bandung pada 2 April lalu. Dalam ceramahnya, Zakir mengatakan, Muslim sejatinya memilih pemimpin seiman daripada non-Muslim.

    Dalam suratnya ke Dewan Rakyat, Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi mengatakan, imigrasi Malaysia tak akan melarang Zakir Naik masuk ke negara itu selama tidak melanggar hukum.

    Ia pun menekankan Zakir Naik tidak masuk dalam daftar teroris Resolusi Dewan Keamanan PBB 1988 dan 1267. Otoritas India sedang mengincar Zakir Naik terkait dengan pernyataan yang dianggap provokatif dan memicu aksi teroris. Zakir Naik juga dituding menerima uang secara ilegal dari luar negeri.

    Investigator India meminta Zakir Naik untuk pulang ke India bulan ini guna memberi keterangan. Zakir Naik berulangkali membantah terlibat dalam aksi terorisme. Ia menilai pernyataannya banyak yang dipelintir.  Hindustan Times melaporkan tahun lalu jika Zakir Naik memiliki kewarganegaraan ganda Malaysia-India.

    Meskipun tuduhan-tuduhan terhadap Zakir Naik belum terbukti kebenarannya, namun saya kira perlu pemikiran jauh jika akan mendatangkan sosok kontroversi seperti Zakir Naik. Dari semua tuduhan-tuduhan itu, saya sepakat bahwa ceramah Zakir Naik memnang cenderung membahayakan keamanan nasional karena mendiskreditkan agama tertentu.

    Di setiap ceramhanya, Zakir selalu menyerang agama lain. tidak sedikit orang yang berhasil masuk Islam karena mendengar ceramah beliau. Hal ini tentu tidak disukai oleh umat agama lain selain Islam. Pasalnya, ulama Indonesia tidak pernah berdakwah dengan cara menjatuhkan agama lain. ulama Indonesia lebih mengutamakan hidup berdampingan dan saling menghormati dengan agama lain. Islam memang mengajarkan untuk tidak mengolok-olok agama lain.

    Kekhawatiran tersebut nampaknya terbukti. Zakir Naik yang bukan orang Indonesia dan tidak tahu menahu persoalan Pilkada DKI, tiba-tiba memberikan fatwa yang cukup membuat suana memanas. Zakir memang boleh memegang teguh pendiriannya, namun terlihat kurang bijak ketika beliau menyampaikan pemikirannya di negara lain yang corak keagamannya berbeda dengan beliau. Ulama-ulama Indonesia tidak pernah mengajarkan Islam dengan cara seperti itu kecuali segelintir orang yang mengklaim dirinya ulama namun perkatannya tidak lebih baik dibanding preman pasar.

    Mudah-mudahan kedatangan Zakir Naik bisa diambil hikmah oleh pemerintah Indonesia agar memperketat aturan dan memikirkan baik buruk jika akan mendatangkan tokoh internaisonal. Karena bisa jadi tokoh tersebut adalah tokoh kontroversi yang pemikirannya bisa memicu rusaknya kebhinekaan di Indonesia.



    Penulis :  Saefudin Achmad   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Zakir Naik, Dipanggil 3x Mangkir , Ceramahnya Dianggap Mengancam Keamanan Nasional Oleh Aktivis HAM India Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top