728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 12 April 2017

    Youtube Diboikot Asing, FPI Gigit Jari, Pusing Nyari Pendapatan di Mana Lagi

    Sebagai platform yang cukup digemari para pekerja kreatif, Youtube cukup populer diseluruh dunia. Youtube sudah memberikan banyak kehidupan bagi para pekerja kreatif, dimana Youtube membayar para pekerja kreatif tersebut dengan harga yang cukup pantas, dan juga mahal.

    Mungkin kini para Youtuber, terlebih FPI akan sedikit gigit jari, pasalnya Kekuatan Asing memboikot, lebih mengerikan dari pada kekuatan Bumi Datar para sumbu pendek memboikot sesuatu.

    Bumi Datar memboikot suatu hal, belum tentu mereka hari-harinya membeli, ataupun menonton. Tentunya mereka lebih memilih makan nasi ketimbang makan roti, masuk akal bukan? Faktanya apa yang di Boikot oleh Bumi Datar, itu hanya sebuah gaya doang. Gaya koar-koar seperti pribahasa tong kosong nyaring bunyi, ya itulah mereka, kuat koar-koar, berlaga seolah-olah sudah bisa memboikot, padahal tidak mempengaruhi apapaun, malah cuma jadi canda tawa bagi pihak yang di boikot.

    Asing Boikot Youtube

    Beda cerita ketika Asing memboikot Youtube, Asinglah yang memiliki uang, Asing yang membayar Youtube, yang memberi kehidupan para Youtuber, ketika mereka memboikot Youtube, otomatis Youtube akan kehilangan dana secara besar.

    Dilansir The Verge, ada ratusan merek yang telah menarik iklannya dari YouTube, termasuk McDonald’s, Audi, Toyota, Verizon, Starbucks, Walmart, PepsiCo, dan AT&T. Dikabarkan juga perusahaan yang akan memboikot Youtube akan bertambah per hari ini dan beberapa bulan kedepan sampai Youtube memperbaiki kontennya.

    Kekuatan Asing memboikot ini tentunya akan menyakiti para FPI, ISIS, atau channel apapun diluar sana yang mengharap duit dari Youtube.

    Youtuber kreatif jangan khawatir, efek ini mungkin akan kalian rasakan sementara, pihak google sedang berusaha memperbaiki alogaritmanya.

    FPI Bakal Kebingungan

    Tidak hanya FPI, channel Youtube apapun yang berisikan konten video bernada rasisme, homoseksual, ujaran kebencian, terorisme, dan anti-semit pasti akan punah ! Mereka-mereka yang mengharap duit dari Youtube, mungkin akan gigit jari.

    Bahkan dikabarkan tidak hanya Youtube, pihak Google juga akan berencana membuat alogaritma baru untuk website pada google adsense yang juga kerap memiliki unsur-unsur seperti yang sudah dijelaskan diatas.

    Jadi Website-website radikal, yang digunakan sebagai pemecah belah, para laskar-laskar cyber yang kerap membuat konten website menyesatkan itu akan juga ikut gigit jari, karena mereka tidak akan bisa punya pendapatan dari Google lagi.

    Sungguh munafik memang kadang. Mengatakan jangan bekerja dengan orang kafir, tapi memanfaatkan media kafir sebagai salah satu sumber pendapatan mereka.

    Tidak perlu munafik, lihat saja website-website radikal yang marak di Indonesia itu, rata-rata mereka pasti ada iklan google Adsense, dimana mereka mengharap pengunjung dari para penghuni BUmi Datar juga sebagai uniqe visitor untuk mendulang pendapatan mereka dari Google Adsense.

    Atau alibinya berdakwah menyebarkan ceramah dengan konten video via Youtube, tapi tetap ujung-ujungnya ada iklan juga yang di pasang oleh mereka, ada “Monetization”-nya apalagi kalau bukan Mengharap duit dari Youtube.

    Aksi Asing Melawan Terorisme, Radikal dan sejenis.


    Para perusahaan dan merek besar itu tidak ingin iklannya muncul di video-video yang memuat konten negatif. Mereka tak ingin citra perusahaan atau mereknya terkesan mendukung gerakan rasisme, radikalisme, ujaran kebencian, dan terorisme.

    Seperti yang kita ketahui, kejadian di timur tengah, dimana banyak muncul video-video hoax yang menipu banyak orang, para creator dari Youtube tersebut rata-rata adalah para terorisme. Mereka juga mengharap dana duit dari Google Adsense via iklan dari Youtube.

    Bagi saya pribadi ini adalah salah satu usaha dunia dalam memberantas terorisme, radikal, atau apapun yang memiliki konten negatif, agar mereka-mereka ini tidak mendapat aliran dana yang nantinya digunakan untuk hal-hal yang tidak benar.

    Dengan aksi Boikot Asing ini, kemungkinan yang akan terjadi, FPI dan pihak-pihak sejenis akan berusaha memakai cara lain, mungkin donatur lagi? Lalu di potong pajak 30% seperti caranya Kinderjoy? Apapun caranya mereka pasti tetap akan berusaha “mencari dana” untuk kelangsungan hidup mereka.

    Saya harap tidak ada lagi aksi-aksi terorisme atau radikalisme terlebih di Indonesia.



    Penulis :   Bani   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Youtube Diboikot Asing, FPI Gigit Jari, Pusing Nyari Pendapatan di Mana Lagi Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top