728x90 AdSpace

  • Latest News

    Jumat, 07 April 2017

    Ustad ini Mendoktrin dan Memprovokasi Supaya Indonesia Chaos ?

    Kaget bukan kepalang, ketika seorang ustad sudah menjadi Tuhan, bahkan dengan yakinnya mengatakan apa yang terjadi di masa depan. Entah apa yang dipikirkan oleh ustad ini, sehingga dia dapat melakukan provokasi dengan santainya, menggiring opini publik dan menanamkan sebuah kebencian dan ketakutan yang tidak beralasan.

    Beredar sebuah video ceramah, yang berisi penggiringan opini publik untuk mencuci otak para peserta ceramah. Video tersebut tidak lebih dari propaganda untuk memanfaatkan masyarakat yang kurang berfikir rasional, pada akhirnya akan menjadi zombie sehingga dapat dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu.

    Berikut isi ceramah yang saya transkrip,

    “Akhirnya ustad akhir zaman berbicara lagi, begini kaum muslimin, siapapun yang akan unggul, siapapun yang akan unggul nanti, umat islam yang dipimpin oleh ulamakah yang akan unggul, atau Ahok dengan segala kekuatan dibelakangnya yang teramat sangat dahsyat itu yang akan unggul,siapapun di Indonesia tidak akan ada tenangnya, percayalah.

    Ahok yang menang dipastikan Indonesia akan menjadi negara komunis, dan jumlah masyarakat cina yang dimasukan ke Indonesia tidak akan kira-kira, TNI kita akan digulung, Polri kita akan disikat abis, hal ini,hal ini disadari oleh panglima TNI kita, lalu kita masyarakat Indonesia akan dicampakkan ke laut kalo tidak mau jadi jongos mereka, kita akan menjadi budak di negeri kita sendiri, itu kalo Ahok yang nanti naik, karena Ahok ditarget menjadi orang nomor satu di Indonesia. Melalui Ahok pintu-pintu komunisme di Indonesia akan terbuka lebar.

    Yang kedua, jika dia kalah, jika umpamanya dipenjarakan atau ternyata ditembak, dengan makar yang sangat keji dia dibunuh,maka dampaknya yang sangat berat adalah bagi rakyat Indonesia, dan kaum muslimin, kalo dia kalah adalah dampaknya bagi kita, naik Agus, naik Anies, atau siapapun orangnya yang naik, sekaliber malaikatpun naik, Indonesia akan chaos, pasti Indonesia akan chaos, kenapa bisa begitu?karena raksasa-raksasa yang ada dibelakang Ahok akan membuat berbagai macam manuver membuat Indonesia ini akan menjadi negeri yang tidak akan tenang, itu pasti.

    Lalu bagaimana pilihan kita, kita makan buah simalakama, saya menganjurkan dan menyarankan, cukup bagi kita, berjuang sesuai dengan amanah, ulama menggerakkan, kita bergerak,ulama menginstruksikan, ( dan seterusnya)”

    Ustad tersebut menjuluki dirinya sebagai ustad akhir zaman. Dia memastikan selayaknya Tuhan, terkait apa yang akan terjadi setelah pilkada DKI berlangsung. Ada beberapa hal yang merupakan ketakutan tak beralasan dikhayalkannya, tetapi dianggap sebagai kenyataan, di antaranya adalah :

    Ahok dan Pendukungnya adalah komunis

    Bagaikan seorang yang bermimpi di siang bolong, ustad ini mengibaratkan pilkada DKI saat ini merupakan peperangan antara komunis dan ulama. Walaupun pada kenyataannya, itu hanya bualan dan tidak ada faktanya. Dan sudah dipastikan, sehebat apapun ilmu agama Islam yang didapat dari belajar berpuluh-puluh tahun, rajin shalat, Haji dan semua kewajiban sebagai orang Islam dijalankan, tetapi jika mendukung Ahok, sudah pasti diberi label komunis oleh ustad ini.

    Ustad ini lupa, bahwa setiap negara memiliki yang namanya intelijen negara. Jika ada yang percaya dengan ustad ini, percaya jika Ahok menang dengan mudahnya Tentara digulung, dan pihak kepolisian akan disikat habis, berarti ustad ini sudah mendapatkan satu pasukan zombie, yang tidak perlu berfikir, tetapi tinggal nunggu perintah.

    Namanya saja ingin mendoktrin , tentu saja semua perkataannya bukan berupa fakta, tetapi cenderung kepada penekanan kepada sebuah ketakutan, melakukan cocoklogi  ,serta ditambah iming-iming surga.

    Semua mahluk hidup, apa lagi manusia, jika merasa terancam, maka dia akan menyerang secara membabi buta, dari itu, isu ancaman PKI dan lain-lain merupakan upaya untuk menciptakan suasana penekanan kepada para calon zombie tersebut. Walaupun pada kenyataannya, PKI yang ditakutkan hanya ada di dalam pikiran saja.

    Selain itu, penekanan ketakutan dari ketidakberdayaan mereka bersaing dalam segi ekonomi, membuat penggiringan opini akan hal ketakutan menjadi budak sehingga membuat orang tida bisa tidur dan menjadi RASIS. Ya secara logikanya, jika ingin menjadi bos seharusnya berkarya, tidak bermalas-malasan dengan keliling menyebar kebencian, mendemo gereja yang notabene sudah ada izinnya, anaknya bukannya disuruh sekolah tetapi diajak ikut demo bermuatan politik, giliran kalah saing dalam ekonomi, dibilang diperbudak, kan aneh. Jika di negara ini isinya kalian semua, entah jadi apa negara ini, kelaparan, kemisikinan dan perang, karena isinya para pemalas yang suka berkhayal hal yang bukan-bukan.



    Doktrin akhir

    Setelah disuguhi oleh ketakutan, ustad ini memasukan doktrinnya, supaya peserta ceramah siap melakukan apa saja sesuai dengan perintah “tuannya” tanpa berfikir panjang. Dengan tidak diberikannya pilihan untuk berfikir sendiri seperti yang dikatakannya, masyarakat harus mengikuti kata “ulama” yang notabene adalah ulama yang entahlah ulama yang mana. Mungkin ulama yang dipilihnya sendiri, ulama yang tidak perlu belajar bertahun-tahun untuk mengkaji ilmu agama itu sendiri.

    Ustad tersebut sudah pasti masuk kedalam kategori memfitnah dan memprovokasi, dikatakan fitnah, karena itu tidak ada buktinya, dikatakan memprovokasi, ya sudah sangat jelas.

    Saya jadi kangen Gusdur, mudah-mudahan banyak Gusdur muda yang bermunculan, supaya nama baik Islam bisa dijaga dan tidak tercemar akibat model ustad  seperti dalam video di bawah ini..

    Penulis : Cak Anton   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Ustad ini Mendoktrin dan Memprovokasi Supaya Indonesia Chaos ? Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top