728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 11 April 2017

    Surabaya Memanas, Demo Tolak Rizieq Dapat Perlawanan, Ternyata Pengajian Rizieq di Masjid Ampel Tanpa izin

    Rencana akan hadirnya Rizieq Shihab dalam acara pengajian yang digelar di Masjid Ampel, Selasa (11/4/2017), menuai polemik. Protes kedatangan Rizieq sudah dilakukan oleh masyarakat yang tidak menginginkan kehadiran Rizieq. Demo penolakan dilakukan lebih dari sekali.

    Dalam demo terakhir, masyarakat yang menolak kehadiran Rizieq mendapatkan perlawanan dari sekelompok orang yang mengatasnamakan panitia pengajian. Polisi yang menjaga demo tersebut dengan sigap menghadanga massa yang melakukan protes terhadap demo tersebut untuk menghindari bentrok.

    Warga Surabaya yang tergabung dalam Solidaritas Aktivis Surabaya (SAS) ngeluruk Polsek Semampir. Mereka menolak pengajian Habib Rizieq Shihab yang digelar di Masjid Ampel, Selasa, 11 April 2017. Penolakan itu mereka lakukan dengan mendesak polisi agar tak memberi izin pengajian tersebut. Alasannya, Rizieq membawa paham radikal yang bisa mengacaukan Surabaya yang kondusif.

    “Surabaya sudah tertata rapi, sudah kondusif. Jangan sampai pengajian oleh Rizieq jadi pemicu pecah belah dan persatuan kesatuan di Surabaya,” ujar korlap aksi, Udin Sakera kepada wartawan, Jumat (7/4/2017).

    “Di mana-mana Rizieq itu kan membawa kekacauan. Jangan sampai menyebarkan pahamnya di sini. Apalagi Masjid dan Makam Ampel merupakan tempat yang sakral dan religius,” lanjut Udin.

    Penolakan yang dilakukan oleh masyarakat Surabaya ini seperti sedang menegaskan bahwa Jawa Timur, dan khususnya Surabaya, tidak menginginkan masuknya tokoh atau berkembangnya ormas yang membawa paham radikal dan khilafah di daerah mereka. Menyaksikan kacaunya daerah-daerah yang menerima kehadiran mereka, Jawa Timur tidak mau hal yang sama terjadi juga.

    Itulah mengapa kegiatan HTI di Surabaya juga dihadang oleh Banser dan GP Ansor. Seperti sudah sehati dan sama-sama melihat ancaman Surabaya dan Jatim menjadi tidak kondusif dengan kedatangan Rizieq dan ormas khilafah anti NKRI, masyarakat Jawa Timur mulai kompak melakukan penolakan.

    Takmir masjid bertemu Kapolres Tanjung Perak/Foto: Istimewa

    Apalagi acara yang akan menghadirkan Rizieq Shihab ini ternyata belum mendapatkan izin dari Takmir Masjid Ampel. Hal ini terungkap saat Ketua Takmir Masjid Ampel KH Mohammad Azmi Nawawi saat bertemu dengan Kapolres Tanjung Perak AKBP Ronny Suseno. 


    “Masyarakat pecinta Masjid dan Makam Sunan Ampel mendesak kami berbuat sesuatu. Ini sekiranya bisa menjawab keinginan mereka. Kami salurkan ini secara resmi,” kata Azmi.

    Berikut adalah keputusan takmir Masjid Sunan Ampel terkait kegiatan tabligh akbar yang rencananya digelar pada Selasa besok. Keputusan itu merupakan hasil dari rapat koordinasi jajaran takmir yang digelar pada Jumat, 7 April 2017 pukul 19.30 WIB di Ampel Magepur.

    1. Takmir Masjid Agung Sunan Ampel menyatakan tidak terlibat dalam penyelenggaraan acara tabligh akbar tersebut.
    2. Takmir Masjid Agung Sunan Ampel tidak penah mengizinkan dan memberi izin dalam bentuk apapun baik lisan maupun tertulis kepada kelompok yang mengatasnamakan panitia tabligh akbar tersebut.
    3. Takmir Masjid Agung Sunan Ampel tidak terlibat dan melibatkan diri pada acara tabligh akbar tersebut.
    4. Karena adanya desakan masyarakat yang menyatakan peduli terhadap Masjid Agung Sunan Ampel dan Makam Sunan Ampel agar acara tersebut, kami selaku Takmir Masjid Agung Sunan Ampel tidak bertanggung jawab jika terjadi gesekan dengan masyarakat yang pro dan kontra.
    5. Segala hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan acara tabligh akbar di Masjid Agung Sunan Ampel tanggal 11 April 2017 sebelum dan sesudahnya, kami selaku Takmir Masjid Agung Sunan Ampel menyatakan tidak ikut bertanggung jawab.

    Penolakan dari masyarakat dan belum adanya izin dari Takmir Masjid Ampel seharusnya sudah cukup jadi alasan Polres Tanjung Perak membubarkan acara tabligh akbar tersebut. Kalau tidak dilakukan dan acara tetap dilakukan, maka kemungkinan terjadi kericuhan sangat besar. Masyarakat yang menolak pasti akan datang kembali untuk mengecek apakah acara tetap dilakukan dan Rizieq jadi datang.

    Saya sendiri mengapresiasi tindakan penolakan yang dilakukan oleh masyarakat Surabaya dan tindakan resmi takmir Masjid Ampel yang menyatakan bahwa kegiatan tersebut belum mendapatkan izin. Tindakan yang perlu dicontoh daerah lain untuk mulai berani bertindak melakukan penolakan atas kegiatan yang berpotensi menimbulkan kondisi tidak kondusif dan penyebaran paham yang memecah belah masyarakat.
    Mari bangkit dan mulai lakukan perlawanan.


    Salam Tolak Rizieq


    Penulis :  Palti Hutabarat   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Surabaya Memanas, Demo Tolak Rizieq Dapat Perlawanan, Ternyata Pengajian Rizieq di Masjid Ampel Tanpa izin Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top