728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 04 April 2017

    Sok Jago, Sandiaga Sangat Siap Langsung Dipecat Jika Korupsi, Dipanggil Polisi Saja Minta Ditunda

    Calon Wakil Gubernur nomor urut 3 DKI Jakarta, Sandiaga Uno, si konyol yang tidak berhenti membuat kekonyolan. Sandiaga memang sangat sulit lepas dari kekonyolan karena dirinya punya rekam jejak buruk yang tidak bisa disingkirkan begitu saja ketika dia datang mau menjadi cagub Di DKI dan akhirnya menjadi cawagub Anies Baswedan. Rekam jejak yang membuat kita tertawa atas kekonyolannya.

    Sandiaga yang awalnya merupakan pengusaha gelap yang sumber kekayaan dan jumlah kekayaannya tidak jelas, gara-gara Pilkada ikut Tax Amnesty dan melaporkan kekayaannya. Kalau tidak ikut Pilkada?? Yah bisa saya jamin dia tidak akan laporkan kekayaannya yang bejibun tersebut. Kekonyolan yang membuat dirinya begitu bangga karena sudah melaaporkan kekayaannya.

    Kekonyolan pun berlanjut terus menerus dalam setiap pernyataaannya. Hal yang terkonyol yang saya sempat turunkan menjadi sebuah tulisan adalah kekonyolan OK OCE yang akhirnya bertransformasi menjadi sebuah ritel belanja modern bernama OK OCE Mart. Berdalih ritel ini akan menampung hasil ukm anggota OK OCE, namun yang tampak banyaak disajikan tidak jauh dari ritel-ritel modern yang sudah terlebih dahulu hadir.

    Baca >>> https://seword.com/ekonomi/konyol-ok-oce-mart-sandiaga-malah-berpeluang-mematikan-usaha-rakyat-kecil/

    Nah, kali ini Sandiaga dengan begitu semangatnya menyatakan kepada publik janjinya kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Sandiaga menyatakan bahwa dia berjanji kepada Prabowo untuk siap langsung dipecat jika KETAHUAN melakukan korupsi. Ingat yah kalau KETAHUAN.

        “Saya juga sangat siap dipecat, jadi siap dikawal. Janjinya kalau korupsi langsung dipecat,” ujar Sandiaga usai bertemu Prabowo di kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (3/4/2017).

    Pernyataan Sandiaga ini sejalan juga dengan pesan Prabowo ketika menyampaikan pesannya kepada pasangan Anies-Sandi dalam acara Dialog Kebangsaan di Hotel Dharmawangsa, Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, Senin (3/4/2017). Prabowo memberi pesan tegas kepada mereka untuk tidak mencuri uang rakyat.

        “Pesan saya jangan kalian korup dan mencuri uang rakyat, hanya itu. Kalau kau berkhianat kepada rakyat, saya akan memimpin menurunkan kalian. Saya yakin Anda tidak akan berkhianat karena seleksi kami sangat ketat,” kata Prabowo dalam Dialog Kebangsaan di Hotel Dharmawangsa, Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, Senin (3/4/2017).

    Entah benar atau tidak pesan bernada ancaman ini, tetapi kalau saya berpendapat, hal ini hanyalah sebuah kampanye yang ingin menunjukkan bahwa pasangan ini tidak ada niat untuk melakukan usaha mencuri uang rakyat. Sebuah kampanye yang sayangnya tidak begitu saja mudah dipercaya oleh publik, apalagi melihat rekam jejak Sandiaga.

    Adalah hal yang sangat sulit dipercayai bahwa Sandiaga akan menepati janjinya untuk langsung dipecat kalau KETAHUAN korupsi adalah sebuah janji klise. Janji yang pemenuhannya tidak bisa dijadikan jaminan. Apalagi kalau melihat kelakuan Sandiaga yang tidak taat hukum ketika pertama kali dipanggil oleh pihak kepolisian.

    Ya, Sandiaga yang seperti paling paham tentang politik dan hukum memberikan dua alasan untuk tidak hadir dalam panggilan yang dilayangkan pihak kepolisian dan juga menjadi alasan untuk menunda proses hukum kasus yang dilaporkan tersebut.

    Calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan tiga, Sandiaga Uno, meminta polisi menunda pengusutan kasusnya hingga Pilkada DKI Jakarta 2017 selesai.

        “Satu supaya tidak dipolitisasi. Kedua, ini kasus dua orang berseteru. Enggak ada hubungan dengan warga Jakarta,” kata Sandiaga di Kramat, Jakarta Pusat, Selasa (20/3/2017).

    Pernyataan Sandiaga ini termasuk golongan ngeles tingkat dewa. Ngelesnya ga ketulungan dan bawa-bawa nama warga Jakarta. Lah, dia yang bermasalah kok sok-sokan membawa nama warga sebagai pembelaannya. Itu baru menjadi cawagub, nah bagaimana lagi kalau dia sudah jadi wagub Jakarta beneran. Bisa-bisa dia minta tunda pengusutan kasusnya sampai habis masa jabatan. Alasannya??

        Satu supaya tidak dipolitisasi. Kedua, ini kasus dua orang berseteru. Enggak ada hubungan dengan warga Jakarta

    Apalagi, Sandiaga ini punya kelakuan mengemplang yang sangat luar biasa. Kelakuan mengemplang yang tidak membuatnya sadar diri untuk tidak maju menjadi cawagub sebelum menyelesaikan itu semua. Semua dibawanya saat dia maju menjadi cawagub yang bisa berpotensi buruk ketika dia menjadi wagub.

    Sandiaga seharusnya tidak perlu buat janji muluk-muluk sangat siap dipecat jika KETAHUAN korupsi. Lah yang kemarin saja tidak bisa anda taati proses hukumnya. Sandiaga memang cocok berpasangan dengan Anies. Besar dijanji saja, integritas dan karakter nol besar.

    Apakah warga Jakarta percaya si konyol Sandiaga ini sudi langsung mundur dari wagub kalau KETAHUAN korupsi?? Jangan mau dibodoh-bodohi. Dia sudah keluar miliaran rupiah. Konyol rasanya kalau ikhlas langsung dipecat dari wagub. Paling minta penundaan. hehehe

    Salam Sandiaga Konyol.

    Penulis :  Palti Hutabarat  Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Sok Jago, Sandiaga Sangat Siap Langsung Dipecat Jika Korupsi, Dipanggil Polisi Saja Minta Ditunda Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top