728x90 AdSpace

  • Latest News

    Minggu, 09 April 2017

    Rumah Murah Anies-Sandi Direvisi Lagi: Bentuknya RUSUN dan Bisa Disewakan

    Saya pada akhirnya sepakat untuk mengatakan bahwa Anies-Sandi memang cerdas. Ya, cerdas dalam menjiplak banyak yang baik. Salah kah dalam menjiplak? Apalagi yang dijiplak itu baik, sah-sah saja toh? Meski itu sekedar lagu Yahudi. Tapi jika lagunya enak didengar, jiplak saja. Allah ridho kok. Apa sih yang enggak diridhoin Allah buat kubu nomor 3. Mulai dari kuburan sampai neraka-Nya, kuncinya sudah mereka pegang.

    Menjiplak sesuatu yang baik adalah baik, jika ngaku. Kalau merasa tidak pernah menjiplak dan programnya dianggap original, baru juga murni, nah ini yang salah. Padahal, mudah saja mengatakan “Ya, saya jiplak programnya si anu karena saya anggap itu bagus, tapi saya tambah plus di dalamnya”. Ini kan “fair” namanya.

    Dulu, masyarakat awam dibuat takjub dengan konsepnya rumah murahnya Anies-Sandi yang cuma seharga 300 juta-an dengan DP 0 persen, lalu dirubah jadi DP 0 rupiah. Masyarakat Jakarta yang awam, yang sudah jenuh hidup nomaden di kontrakan serasa mendapat angin segar di tengah “cekikan” harga tanah dan rumah yang selangit.

    Bayangkan saja, rumah hunian dengan halaman ala kadarnya, kamar otomatis lebih dari satu, punya kamar mandi dan dapur yang agak luas, dengan harga 300 juta-an, semua ini jelas-jelas surga. Apalagi DPnya 0 rupiah. Surga Anies-Sandi mana lagi yang mau kau dustakan?

    Saat masyarakat tengah mimpi indah sampai terbasah-basah celananya, tiba-tiba badai ujian datang. Kritikan dari para pakar menghujani konsep rumah murah Anies-Sandi. Orang-orang yang tengah tidur pulas pun mulai terbangun. Sadar bahwa semua cuma mimpi.

    Lalu bergegaslah Anies-Sandi mencari-cari akal untuk merevisi konsep rumah impian mereka yang ternyata cuma mimpi. Mereka diserang bingung karena menyadari warga Ibukota enggak sebodoh yang mereka kira. Terlalu banyak pakar di dalamnya. Termasuk pakar nyinyir seperti saya ini. hahaha..

    Dibuatlah konsep terbaru rumah murah mereka. Menyadari bahwa tanah di Jakarta hampir tak ada dan tak semurah yang mereka bayangkan, konsep rumah murah yang berbentuk hunian tapak berevolusi secara dadakan (mirip tahu bulet) menjadi hunian vertikal yang dalam bahasa kelas menengah ke bawah disebut RUSUN.

    Saat masyarakat tahu bahwa konsep rumah murah Anies-Sandi berbentuk rusun, hujan kritikan dan nyinyiran pun melanda. Akhirnya, konsep rusun pun lengser terbawa arus kritikan orang. Hingga sebuah inisiatif mengecewakan lahir. Anies-Sandi tidak akan bangun rumah, cuma mengurus pembiayaan.

    Menyadari bahwa DP 0 rupiah enggak masuk akal dan melanggar aturan, dibuatlah skema menabung selama 6 bulan senilai 2 juta-an sebagai ganti DP. Ternyata, skema ini justru memberatkan warga dengan penghasilan UMP. Akhirnya, dibuatlah solusi asal-asalan, nanti pemerintah yang akan bantu pembiayaannya.

    Apakah semuanya berhenti disitu? Sayangnya revisi masih terus berlanjut.

    Anies-Sandi masih terus memikirkan konsep jitu soal rumah murah yang berpihak kepada warga miskin penghasilan UMP tapi realistis. Akhirnya, sebuah formula ajaib lahir. Warga dengan penghasilan UMP dapat merasakan rumah murah mereka. Apa bentuknya?

    Bentuknya masih tetap rusun. Tapi rusun yang bisa disewakan. Hahaha.. sulit bagi saya untuk tidak tertawa. Pada akhirnya semua bermuara di rusun yang bisa disewakan alias RUSUNAWA. Lalu, dimana “ide baru” soal hunian murahnya, kalau ujung-ujung sewa-sewa juga?

    Malahan, rusun ini akan disewakan seharga Rp 600 ribu per bulan. Ahok saja menarifkan cuma Rp 450 ribu per bulan. Dimana dulu harga segitu dianggap tidak manusiawi oleh Anies.

    Jadi, tidak ada yang baru untuk memecahkan masalah hunian untuk warga Jakarta. Rusun masih dianggap solusi paling mutakhir yang lebih manusiawi ketimbang masyarakat tinggal di bantaran kali yang kumuh dan tak sehat.

    Dan lagi-lagi, Anies-Sandi ketahuan tidak punya program baru yang lebih baik dari Ahok-Djarot. Konsep rumah murah mereka ternyata cuma jiplakan dari kinerja Ahok-Djarot yang sukses membangun banyak rusun.

    Kalau tidak ada yang baru dan cuma sekedar menjiplak, untuk apalagi ada gubernur dan wakil gubernur baru di Jakarta? Karena program unggulannya cuma meneruskan gubernur sebelumnya.

    Mereka yang cukup dengan punya rumah di sorga nanti, tak masalah jika program unggulannya Anies-Sandi cuma meneruskan yang sudah ada. Tapi bagaimana rumah di sorga bisa di dapat, jika belum merasakan nikmat tinggal di rumah dunia?



    Penulis :  Muhammad Nurdin  Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Rumah Murah Anies-Sandi Direvisi Lagi: Bentuknya RUSUN dan Bisa Disewakan Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top