728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 05 April 2017

    Rencana Aksi Lanjutan Setelah Demo 313

    Aksi demo umat agama Islam yang mengkritisi kinerja pemerintahan yang sah, belum ada tanda akan berakhir. Justru sebaliknya, rencana terbesar mereka baru akan mereka laksanakan pada aksi selanjutnya.

    Hal ini dinyatakan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono yang mengatakan bahwa rencana aksi selanjutnya sudah disusun secara rapi oleh para koordinator aksi dalam sebuah pertemuan yang dilakukan di Kalibata, Jakarta Selatan.

    Aksi demo ini direncakan setelah pilkada DKI putaran kedua selesai. Dan direncanakan, aksi akan dilakukan di gedung DPR.

    Seperti yang sudah- sudah, aksi demo umat agama Islam ini tidak pernah dilakukan dalam skala kecil. Aksi demo selalu dilakukan dalam skala yang besar dengan melibatkan peserta yang sangat banyak. Hal ini menjadikan beberapa kegiatan ibukota seperti bisnis ataupun pemerintahan tidak berjalan saat aksi demo berlangsung.

    “Di (pertemuan) situ sampai terinci masuk ke Gedung DPR-MPR ada beberapa jalan yang dilewati. Ada juga caranya untuk menabrakkan kendaraan truk di pagar belakang DPR.” Ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Senin (3/4/17).

    Munculnya pemberitaan tentang aksi demo lanjutan ini seakan- akan menimbulkan sebuah pertanyaan baru yang harus dijawab, apakah yang sebenarnya mereka perjuangkan?

    Pasalnya, mungkin salah satu alasan aksi demo ini pertama kali di lakukan adalah karena ucapan Gubernur DKI aktif  Ahok tentang surat Al-Maidah. Bukankah itu sekarang sedang diproses hukum? Namun sepertinya kasus Ahok dan surat Al-Maidah ini hanyalah dijadikan sebagai batu  loncatan bagi mereka yang tidak senang dengan pemerintahan yang sah secara luas.

    Yang menjadi sasarannya selama ini bisa jadi bukan Ahok. Karena meskipun Ahok menjadi tersangka lalu dipenjara, tidak ada yang bisa menjamin apakah aksi serupa bisa terjadi lagi atau tidak. Hal ini digambarkan jelas oleh Argo saat membeberkan rencana aksi selanjutnya.

    “Kemudian juga (melewati) gorong- gorong, jalan setapak. Jadi dengan asumsi bahwa kalau semua massa sudah masuk ke Gedung DPR, akan kesulitan didorong keluar. Ini juga ada pemufakatan dan niat (makar),” beber dia.

    Karena perencanaan aksi yang lebih besar inilah, Sekjen Forum Umat Islam (FUI) sekaligus Koordinator Aksi 31 Maret Muhammad Al Khathrhath ditangkap dengan tuduhan pemufakatan makar jum’at (31/3) kemarin.

    Al Kathaththath  tidak sendiri, empat orang lainya juga dibawa bersama dengannya dengan tuduhan yang sama. Yaitu Zainuddin Arsyad, Irwansyah, Dikho Nugraha, dan Andrey.

    Munculnya perencanaan aksi yang lebih besar ini menjadikan Negara harus lebih waspada. Karena ternyata apa yang ditakutkan oleh kita semua sangat mungkin untuk terjadi terjadi. Bahwa saudara sendiri yang akan menjadi musuh. Dalam artian, ternyata orang Indonesia sendiri yang berniat menggulingkan Indonesia dari dalam.

    Sebenarnya Islam bukanlah agama terroris. Semua orang tahu itu. Namun tindakan para ekstrimis inilah yang menjadikan Islam seakan- akan patut di waspadai. Padahal, jika memang Islam yang mereka bawa adalah Islam yang benar, apakah  Nabi besar Muhammad SAW mencontohkan atau memerintahkan hal serupa?

    Tidak pernah kita mendengar ada sejarah Nabi Muhammad yang mengkoordinir umat-Nya untuk menggelar aksi demo untuk menggulirkan pemerintahan Mekah pada saat itu. Kenapa, karena memang bukan dengan cara itu ajaran Islam dapat ditegakkan melainkan dengan kasih sayang (Rahman Rahim).

    Jika rencana aksi selanjutnya benar terjadi, mungkin ibu kota akan benar- benar tidak bisa bergerak. Pasalnya, depan gedung DPR merupakan jalan protokol yang selalu sibuk dilalui masyarakat dengan beragam keperluan.

    Jika sampai terjadi, mungkin jatuhnya korban jiwa tidak dapat terelakkan lagi. Pasalnya mereka menyebut ini jihad dan semua orang ingin masuk surga. Lebih parahnya lagi, yang jadi korban tentu bukan mereka yang ‘mengetahui’ rencana aksi. Melainkan mereka yang ‘tidak tahu apa- apa’ dan hanya sekedar ‘ikut- ikutan.’

    Selain dalam segi perekonomian, Islam di Indonesia juga akan menjadi sorotan dunia. Salah satu sebabnya adalah karena kejadian ini pasca kedatangan raja Arab yang banyak diakui sebagai salah satu tokoh umat Islam dunia. Jika terjadi, bukan sebuah kemustahilan, akan muncul sebuah aksi domino bagi umat islam yang lain.

    Kita semua sudah tahu tentang aksi yang dilakukan oleh ISIS di dunia timur sana. Mereka melakukan pemberontakan atas nama agama Islam. Bedanya dengan yang di Indonesia hanya senjatanya. ISIS menggunakan senjata api dan teror sedangkan di Indonesia menjadikan ayat suci sebagai senjatanya. Berapa banyak ulama yang saling melempat ayat suci dan merasa benar?

    Walaupun ISIS dan aksi demo yang dilakukan di Indonesia sangat berbeda, tetap ada satu persamaan diantara keduanya. Mereka seperti menjadikan islam sebagai agama yang ditakuti. Apakah memang itu gambaran Islam sebenarnya? Protes, demo dan kekerasan?

    Marilah kita percayakan kepada pihak Kepolisian dan pihak-pihak terkait, untuk mengungkap aktor-aktor yang bermain dalam demo yang sudah berlangsung ini dan yang akan berlangsung ke depannya dengan kedok agama. Semoga rencana aksi lanjutan setelah demo 313 bisa ditiadakan.

    Salam seword



    Penulis :  Mike  Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Rencana Aksi Lanjutan Setelah Demo 313 Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top