728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 12 April 2017

    Redam Konflik, Ahok Upload Video Tanpa “Ganyang Cina”, Kubu Lawan Gigit Jari

    Bukan manusia namanya kalau tidak bisa berubah. Sekeras dan selembut apapun manusia tersebut, sedikit atau banyak dari dirinya akan berubah dalam perjalanan hidupnya. Kalau mau diteliti lebih lanjut, bahkan setiap hari saja, ucapan, tindakan, dan keputusan tidak bisa sama. Semua bisa berubah tergantung situasi dan kondisi pada hari itu. Meski secara prinsip ada beberapa hal yang memang tidak bisa berubah.

    Perubahan adalah sebuah keniscayaan dalam diri manusia. Tidak usah protes dan kecewa serta senewen berlebihan dan berkepanjangan jika perubahan terjadi. Bagian kita adalah menjaga supaya perubahan dalam hidup kita lebih dominan ke hal yang positif dan bermanfaat bagi orang lain.

    Perubahan terjadi juga dalam diri calon Gubernur Basuki Tjahaya Purnama (Ahok). Ahok yang dulu terkenal keras dan cenderung kasar (maklum orang sumatera) kini sudah belajar menjadi lebih lembut dan fleksibel. Fleksibel disini bukan tidak konsisten, tetapi tidak mau keras dan ngeyel mempertahankan hal-hal yang tidak prinsip.

    Meski tidak sedikit juga yang merindukan dan menginginkan Ahok tampil garang dan ganas, Ahok kini sudah benar-benar melembut dan melembek. Apakah semua demi kemenangan Pilkada?? Saya pikir tidak juga. Tetapi tidak bisa dipungkiri, Ahok berubah karena persidangan panjang yang dijalaninya karena perkataannya yang digoreng dengan isu agama oleh lawannya sejak jadi Gubernur, FPI.

    Ahok memang harus terus mengalah melihat kelakuan para lawan politiknya yang kesal karena Ahok tidak fleksibel terhadap APBD. Semua dikasihnya untuk rakyat. Mafia, koruptor, preman berdaster, dan ormas-ormas tidak berguna tidak dapat bagian. Mau pura-pura jadi orang miskin demi dapat KJP, KJS, atau KJL dan lain-lain? gengsi dong.

    Serangan terhadap Ahok memang tidak pernah berhenti. Serangan yang kini diresponinya dengan lebih sabar dan lebih bijak. Kalau dulu langsung disambar mereka yang ngeyel dan ngenyek itu, kini semua dipikirkan dulu dan dipertimbangkan dampaknya baru melakukan tindakan.

    Sering bahkan meski merasa tidak ada yang salah dan bahkan bukan karena salahnya, Ahok tetap menyatakan permintaan maaf. Salah satunya adalah kepada KH Ma’aruf Amin. Kini, kejadian dimana sebenarnya tidak ada yang salah dan memang sebuah fakta sejarah yang tidak terbantahkan, Ahok kembali mengalah.
    Cuplikan video kampanye Ahok-Djarot (Istimewa)

    Ya, Ahok akhirnya mengedit, tentu bukan dirinya melainkan timses, video #BeragamItuBasukiDjarot dan mengupload ulang lagi. Hal ini dilakukan untuk meredam konflik yang disebabkan seorang provokator baru bernama Abdullah Gymnastiar‏ atau biasa disebut Aa Gym. Aa Gym memang melakukan provokasi layaknya Buni Yani yang memberikan pernyataan menggiring opini dan menghasut.

    Tahu bahwa semua langsung menjadikan video ini menjadi materi dan bahan baru untuk menjatuhkannya, Ahok tidak mau mengeras dan akhirnya mengalah. Mengalah demi kebaikan semua. Walau mengalahnya belum tentu memuaskan birahi dan kebuasan para lawannya, sikap Ahok tepat untuk tidak memperpanjang masalah ini.
    Video Player
    Masih adakah yang salah dari video hasil editan yang diupload Ahok?? Kita nantikan saja para provokator yang sedang menganalisa dan mencari-cari yang salah dari video ini. Kalau ada tinggal dibuzzer dan buat kehebohan. Lawan yang lain otomatis bersuara menyampaikan pendapat dan kecamannya. Lihat saja yang berpendapat itu-itu saja orangnya.

    Padahal kalau mau mencari masalah dan memperburuk cagub yang satunya lagi, maka banyak hal yang bisa diplintir dan digoreng untuk menjatuhkan Anies. Tetapi itu tidak terjadi dan Anies aman-aman saja berkoar-koar tidak karuan seperti yang dilakukan oleh Imam Besarnya, Rizieq Shihab.

    Video Player
    Ahok memang sudah berubah. Belajar lebih banyak bersabar dengan bantuan Ibu Vero yang terus mendampingi dan mengingatkannya setiap hari. Ahok memang harus terus bersabar menghadapi lawan politik yang telah menghalalkan semua cara mereka dan mengharamkan semua cara Ahok. 

    Semoga dalam debat nanti Ahok juga tetap bersabar dan melaluinya dengan baik. Satu hal yang menjadi keyakinan saya, Tuhan menyertai orang-orang baik, benar dan tulus menolong orang lain. Sebaliknya setan menyertai orang busuk, jahat, dan bulus menolong orang lain.

    Salam Berubah.









    Penulis : Palti Hutabarat  Sumber : Seword .com

    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Redam Konflik, Ahok Upload Video Tanpa “Ganyang Cina”, Kubu Lawan Gigit Jari Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top