728x90 AdSpace

  • Latest News

    Minggu, 02 April 2017

    Puji Tuhan Alhamdulilah, Kaum Bani Sorban yang Bernasib Sial Itu Akhirnya Dijebloskan ke Penjara


    Alhamdulilah, hanya itu kata-kata yang mampu terucap. Gusti Allah mboten sare. Akhirnya Polisi menahan Al Khaththath dan empat Bani Sorban lainnya yang sok jago mau melengserkan pemerintahan Jokowi setelah mereka diperiksa secara intensif selama 24 Jam di Markas Komando Brimob Kelapa Dua, Depok.

    Kelima Bani Sorban yang bernasib sial itu adalah Sekertaris Jenderal Forum Umat Islam (FUI) sekaligus inisiator dan penggagas Aksi 313 Muhammad Al-Khaththath, Zainuddin Arsyad, Irwansyah, Dikho Nugraha selaku Panglima Forum Syuhada Indonesia (bekas suaminya Mimah Susanti, Ketua Bawaslu saat ini), dan Mar’ad Fachri Said alias Andry yang sebelumnya kabur ke arah Tanjung Priok dari kejaran Polisi, namun akhirnya tidak berkutik diringkus Polisi.

    Mereka dijerat dengan pasal 107 dan pasal 110 KUHP. Sementara dua Bani Sorban lainnya, Dikho Nugraha dan Mar’ad Fachri Said alias Andry, melanggar Pasal 16 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis karena melontarkan perkataan yang menghina dan menista etnis Tionghoa keturunan Indonesia.

    Kelima Bani Sorban itu kini resmi jadi penghuni Hotel Prodeo di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat hingga dua puluh hari ke depan. Polisi telah mengendus rencana para Bani Sorban itu akan menggulingkan pemerintahan Presiden Jokowi setelah mengintai beberapa kali pertemuan yang dilakukan Khaththath.

    “Ya, kami telah lakukan penahanan terhadap kelimanya. Dia akan menggulingkan pemerintah yang sah, melengserkan pemerintah,” ujar Kepala Bidang  Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.

    Beberapa kali para Bani Sorban itu melakukan kegiatan berupa pertemuan-pertemuan dalam suatu ruangan disuatu tempat yang diikuti lebih dari satu orang. Pertemuan itu untuk membahas langkah-langkah dan tahapan untuk menggulingkan pemerintah yang sah saat ini, salah satunya yaitu dengan cara mengarahkan massa untuk menduduki Gedung DPR/MPR, lalu memaksa mengganti UUD 1945 kembali ke UUD yang asli.

    Kelima Bani Sorban yang bernasib sial itu kini telah dijebloskan ke balik jeruji besi setelah para Penyidik Kepolisian memeriksa mereka selama 1 x 24 jam di Markas Komando Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

    Polisi telah mengantongi sejumlah barang bukti berkaitan dengan rencana permufakatan jahat untuk menggulingkan pemerintah yang sah saat ini. Polisi mengurung mereka di sel Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, karena dikhawatirkan akan melarikan diri, menghilangkan barang bukti, serta mengulangi lagi perbuatan mereka.

    Al Khaththath sebelumnya sok pede dan menggebu-gebu bersuara lantang menyerukan kepada segenap umat Muslim untuk mengikuti aksi 313 dengan agenda menuntut Presiden Joko Widodo agar mencopot Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta.

    “Kita jalan menuju Istana Presiden untuk menuntut kepada Presiden agar melaksanakan Undang-Undang, yaitu mencopot terdakwa Ahok. Basuki Tjahaja Purnama seorang terdakwa penista Alquran harus dicopot dari jabatannya!” Begitu kata si Al Khaththath ini dengan lantang.




    Namun kini wajahnya pucat pasi, bibir gemetar dan panas dingin menghadapi para Penyidik Kepolisian di Markas Brimob Kelapa Dua, Depok. Makanya jangan sok jago, memangnya negara ini negara tidak bertuan? Kelar hidup loe.


    Untungnya Intelijen Polisi bergerak lebih cepat dengan menyelidiki kegiatan mereka dalam beberapa hari sebelum aksi 313 itu digelar. Pantas saja Rizieq Shihab dan Novel FPI ciut nyali mereka dengan buru-buru mengatakan bahwa FPI tidak ikut-ikut itu aksi 313. Mungkin sudah dapat bocoran kali ya, makanya ngeper.

    .

    Yang jelas hukumannya tindak pidana makar itu tidak main-main, hukumannya sangat berat yaitu hukuman penjara seumur hidup. Hukuman yang paling ringan dalam kasus makar yaitu hukuman penjara selama 20 tahun.

    Seperti yang saya tulis diatas, Polisi menjerat para kaum Bani Sorban yang sok jago namun bernasib sial itu dengan Undang-Undang tindak pidana makar yang termaktub dalam Pasal 107 KUHP dan Pasal 110 KUHP. Berikut ini penjabaran kedua pasal yang mengerikan itu.

    Pasal 107 KUHP

    (1) Makar dengan maksud untuk menggulingkan pemerintah, diancam dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun.

    (2) Para pemimpin dan pengatur makar tersebut dalam ayat 1, diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara sementara paling lama dua puluh tahun.

    Pasal 110 KUHP

    (1) Permufakatan jahat untuk melakukan kejahatan menurut pasal 104, 106, 107, dan 108 diancam berdasarkan ancaman pidana dalam pasal-pasal tersebut.

    (2) Pidana yang sama diterapkan terhadap orang-orang yang dengan maksud berdasarkan pasal 104, 106, dan 108, mempersiapkan atau memperlancar kejahatan:

    1. berusaha menggerakkan orang lain untuk melakukan, menyuruh melakukan atau turut serta melakukan agar memberi bantuan pada waktu melakukan atau memberi kesempatan, sarana atau keterangan untuk melakukan kejahatan;

    2. berusaha memperoleh kesempatan, sarana atau keterangan untuk melakukan kejahatan bagi diri sendiri atua orang lain;

    3. memiliki persediaan barang-barang yang diketahuinya berguna untuk melakukan kejahatan;

    4. mempersiapkan atau memiliki rencana untuk melaksanakan kejahatan yang bertujuan untuk memberitahukan kepada orang lain;

    5. berusaha mencegah, merintangi atau menggagalkan tindakan yang diadakan pemerintah untuk mencegah atau menindas pelaksanaan kejahatan.

    (3) Barang-barang sebagaimana dimaksud dalam butir 3 ayat sebelumnya, dapat dirampas.

    (4) Tidak dipidana barang siapa yang ternyata bermaksud hanya mempersiapkan atau memperlancar perubahan ketatanegaraan dalam artian umum.

    (5) Jika dalam salah satu hal seperti yang dimaksud dalam ayat 1 dan 2 pasal ini, kejahatan sungguh terjadi, pidananya dapat dilipatkan dua kali.

    Oleh karena itu, wahai kaum Bani Sorban, Bani Daster, Bani Cingkrang, Bani Senggol Bacok, Bani Dungdungpret (dungu-dungu preettt), kaum bumi datar, kaum pentol korek yang digesek sedikit cepat menyala, dan kaum titik titik lainnya, silahkan kalian ikut jejak kelima Bani Sorban yang sial itu ingin hidup kalian membusuk di penjara. Kelar hidup loe.

    Kura-kura begitu.


    Penulis :  Argo  Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Puji Tuhan Alhamdulilah, Kaum Bani Sorban yang Bernasib Sial Itu Akhirnya Dijebloskan ke Penjara Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top