728x90 AdSpace

  • Latest News

    Minggu, 30 April 2017

    Persiapan Pilpres 2019 : Prabowo Subianto Harus Jadi Presiden Indonesia 2019 (1)

    Prabowo Subianto memang masih belum menyatakan kesediaan dirinya untuk maju dalam kontestasi Pemilihan Presiden Indonesia tahun 2019, tetapi secara partai mereka sudah mempersiapkan pencalonannya. Sebenarnya ini seperti sebuah sandiwara, sandiwara yang sudah dimulai dari tahun 2014 lalu, dimana Prabowo harus mengakui kemenangan dari Jokowi dan pasangannya Jusuf Kalla.

    Prabowo sepertinya memang sudah dan akan tetap maju untuk mewujudkan mimpinya memimpin negara ini secepatnya, belum bisa move on rupanya dari 2014. Tidak mungkin dirinya tidak mempersiapkan hal ini jauh-jauh hari sebelumnya, secara senyap saat ini atau mungkin sudah sedari dahulu sedang menyusun sebuah kekuatan besar, bahkan bisa dibilang juga sampai di lingkaran orang terdekat pemimpin negara ini sekarang.

    Prabowo adalah seorang yang ambisius, ahli strategi, tidak mungkin kalau tidak ahli strategi bisa memimpin sebuah korp khusus sekelas Kopassus di jaman dahulu, karena kecakapannyalah dia bisa memimpin salah satu tim elit Indonesia itu. Bukan karena dirinya dekat dengan keluarga cendana tentunya. Siapakah teman koalisinya saat ini, teman koalisi yang sedang bahu-membahu untuk bisa merebut kembali Indonesia secepatnya atau paling dekat di tahun 2019, harus!

    Prabowo Dekat Dengan PKS

    Taufik Ridho (alm), mungkin orang ini yang cukup dekat sekali dengan Prabowo, bahkan sejak di Yordania, Prabowo dan ustadnya si Idrus Sambo, Taufiklah yang pertama kali mengenalkannya, mungkin hubungan itu bisa dibawa kekal hingga kini sebagai peninggalan Taufik kepada PKS, dan juga Prabowo dengan Idrus Sambo (Pemimpin tamasya al-maidah). Saat ini PKS dibawah Sohibul Iman, PKS dibawa sebagai “Sohib” karib Gerindra.

    Prabowo Dekat Dengan PAN

    Kalau ini sudah jelas arahnya, karena koalisi terkuat di Pilpres 2014 lalu adalah berdirinya PAN di samping Partai Gerindra, Hatta Rajasa menjadi Calon Wakil Presiden yang mendampingi Prabowo maju untuk menghadapi Jokowi dan Jusuf Kalla. Menariknya adalah bagaimana Hatta bisa membawa gerbong besannya kala itu, SBY dengan Partai Demokrat, meskipun secara eksplisit SBY dan partainya tidak mengakuinya dan memilih berada di luar koalisi.

    Prabowo Dekat Dengan Golkar

    Ini yang cukup menarik, bahkan hingga sekarang, salah satu gerbong terkuat Partai Golkar masih berada dalam lokomotif Prabowo, Fuad Hasan Masyur, Erwin Aksa, Aburizal Bakrie dan kemungkinan masih banyak lagi, ini tentu tak lepas dari peran Prabowo yang dahulunya adalah anggota Golkar, dan juga peran seorang yang titik-titik terkuat saat ini yang bisa menggenggam wilayah Indonesia bagian timur. Ya, dia orangnya, meskipun dekat dengan pemimpin saat ini tidak tertutup kemungkinan apabila nanti ada kesempatan dia akan “menoleh” lagi untuk kesekian kalinya.

    Meskipun Golkar saat ini berada dalam lingkungan koalisi Presiden Jokowi, secara individu dan kelompok kecil (tetapi besar pendanaannya) mulai bergabung dalam gerbong Golkar bersama Prabowo. Kemenangan di Jakarta membuka tabir semua ini, beberapa sudah dalam informasi yang sangat terbuka, sudah tidak tertutupi lagi.

    Prabowo Dekat Dengan Perindo

    Perindo dengan pemiliknya HT adalah modal besar, ya benar, modal yang sangat besar untuk bisa berkuasa di tahun 2019, Posisi HT sebagai Raja Media, milyuner yang punya banyak uang nganggur sepertinya, karena Perindo adalah salah satu partai yang sangat menguntungkan bagi Prabowo dari segi manapun, yang terpenting Perindo sudah dalam cakupan yang sangat luas di Indonesia.

    Prabowo (juga) Dekat Dengan Partai Demokrat

    Kalau yang satu ini sudahlah, tidak banyak dibahas juga nanti akan keluar sendiri tanduknya. Paling tidak konsisten ya partai satu ini, tidak menyiratkan mendukung salah satu calon, tetapi nanti secara senyap menyuarakan dukungannya kepada calon tertentu tetapi tidak melalui milut ketua, hanya yang paling bawah saja, main aman, sstt, mereka sedang dalam konflik internal, jangan diganggu.

    Prabowo Dekat Dengan Fartai Perusak Indonesia

    Kalau yang satu ini mudah sekali digerakkan, jaringannya sudah banyak dan juga berani mati membela yang bayar istilahnya. Ini adalah mesin yang disiapkan untuk menjadi penggerek, bukan pengerek suara, bentuknya mirip ulat tapi ia berahang kuat, sehingga mampu melubangi batang kayu keras. tahu perumpamaan tersebut? Mereka ini bisa menjadi hama yang melubangi kekokohan Indonesia, melubangi Pancasila hingga apa yang ditopangnya mati tak bersisa.

    Prabowo Dekat Dengan Partai Gurem Dan Kutu Loncat Lainnya

    Kalau yang ini rekam jejaknya ya dimana ada gula disanalah mereka akan menyerbu, tetapi tidak menyadari mereka dala gurem-gurem kecil dan bukan semut dalam koloni besar. Untuk yang satu ini tidak usah dibahas juga, nanti juga keluar sendiri guremnya. Dan juga partai kutu loncat yang akan meloncat kesana kemari.

    Dan juga dukungan dari banyak orang yang turut andil dalam “memperebutkan Jakarta”.

    Kenapa Prabowo Subianto memang ngotot bahwa Indonesia harus dipimpinnya paling cepat 2019?

    Kalau secara umur, Prabowo di tahun 2019 sudah tua, di masa itu Prabowo akan berumur 68 tahun, kalau harus menunggu di tahun 2024, berarti paling tidak Prabowo berumur 73 tahun. Kalau dari umur jelas Prabowo lebih tua 2 periode dari Jokowi yang di tahun 2019 berumur 58 tahun. Tetapi setua apapun bagi Partai Gerindra Prabowo tidak ada masalah, selalu kuat, mirip dengan Megawati tetapi Megawati sudah move on dari Pilpres di tahun 2014 (2012 seharusnya, karena ada perjanjian untuk mendukung Prabowo di tahun 2014).

    Secara kepemimpinan ini yang belum teruji, mungkin kalau Kopassus jempol, kalau HKTI, IPSI, dan APPSI boleh jempol pula. Tetapi secara kepemimpinan eksekutif non militer sepertinya belum pernah kan? Tetapi percaya dirinya kita akui masih kuat.

    Kalau diragukan jelas tidak (oleh Partai Gerindra), dan akan terus diagung-agungkan. Nama Prabowo menjadi kuat karena mesin politik mereka sudah berhasil merebut Jakarta, kita lihat, permainan apakah yang akan mereka perankan nanti.

    Ya seperti itulah … (bersambung)


    Penulis :  Asmoro    Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Persiapan Pilpres 2019 : Prabowo Subianto Harus Jadi Presiden Indonesia 2019 (1) Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top