728x90 AdSpace

  • Latest News

    Kamis, 13 April 2017

    Makin Yakin Saya, Ahok-Djarot Menang Pilkada

    Dari hasil debat gagal tadi malam, makin yakin saya Ahok-Djarot bakal menang Pilkada DKI 2017. Mengapa?

    Pertama, programnya jelas, realistis dan masuk akal. Semua program yang ditampilkan Ahok-Djarot adalah program yang telah mereka lakukan selama 2 tahun terakhir. Hampir semua hal yang menyangkut kehidupan sehari-hari warga Jakarta ada dalam program Ahok-Djarot dan sudah berjalan. Dari kebersihan lingkungan, kesehatan warga, pendidikan, perumahan, usaha, pelayanan terhadap lansia, wanita dan anak, serta penyandang disabilitas. Semua ada dan sudah berjalan.

    Lingkungan misalnya, lihatlah sungai dan taman-taman. Dulu susah sekali mencari sungai dan taman yang bersih di Jakarta, sekarang jumlahnya banyak sekali. Bukan cuma Ciliwung dan Kalijodo.

    Sebaliknya program Anies-Sandi terkesan asal saja, sekedar retorika dan mengawang di awang-awang. Lihatlah konsep DP rumah 0 persen yang tak hanya berubah-ubah sejak dicetuskan, tetapi juga tak masuk akal. Kemarin mereka bicara warga bisa dapat rumah dengan DP Rp 0, kemudian berubah menjadi membantu pembiayaan. Itupun harus rutin menabung selama 6 bulan untuk bayar DP dan ternyata hanya untuk warga DKI yang berpenghasilan Rp 7 juta per bulan.

    Warga yang penghasilannya hanya Rp 3-4 juta sebulan cukuplah di rumah susun saja, atau tetap di tepi sungai yang katanya akan dibenahi. Rumah susunnya katanya bisa menjadi hak milik, tapi penghasilan bulanan tetap harus tinggi. Sama saja boong kan? Terus, bagaimana membenahi rumah-rumah di bantaran sungai tanpa mengganggu ekosistem sungai? Anies-Sandi tak kunjung mampu menjawab.

    Kesan serupa terlihat pada program lapangan kerja dan pendidikan. Anies-Sandi mengatakan sudah berhasil membuat OK-OC-mart yang sekaligus menyelesaikan masalah klasik UMKM, yakni lokasi usaha, permodalan dan pemasaran. Tapi ternyata program itu membutuhkan modal Rp 200 juta. Entah bagaimana caranya Anies-Sandi akan bisa mewujudkannya tanpa mengganggu keseimbangan APBD.

    Kedua programnya orisinil, tidak seperti Anies-Sandi yang bisanya hanya menjiplak saja. Lihatlah program Anies-Sandi. Selain OK OC, program lainnya menjiplak Ahok-Djarot semua. Bedanya cuma pada kata plus. Misalnya KJP Plus. Lalu soal transportasi yang terintegrasi juga sekedar menyempurnakan apa yang telah dikerjakan Ahok-Djarot dengan harga yang justru lebih mahal. Ahok-Djarot Rp 3.500, Anies-Sandi Rp 5.000. Itupun tak berdampak signifikan terhadap kesejahteraan supir dan pemilik armada kendaraan, apalagi penumpang.

    Beda dengan Ahok-Djarot yang mempertimbangkan semua. Penumpang akan mendapat pelayanan bagus dengan harga murah, karena melalui manajemen TransJakarta, bukan hanya mobilnya saja yang bagus dan nyaman, tetapi juga penghasilan supir dan keneknya, dan tentu saja pemilik kendaraan. Takkan ada lagi Metromini, Kopaja, Koantas Bima, atau mikrolet dan Wahana Kalpika yang reot dan ugal-ugalan, karena keur mereka terkontrol. Mereka juga tak lagi memburu setoran, sehingga tak punya alasan untuk ‘main’. Para preman yang selama ini menyandarkan hidup pada kebobrokan transportasi umum juga akan hilang dengan sendirinya.

    Ketiga, keyakinan saya bertambah Ahok-Djarot akan menang Pilkada karena mereka tak mengumbar janji yang tak mungkin bisa ditepati. Semua janji mereka selalu diselaraskan dengan bukti yang telah mereka kerjakan. Seperti tadi malam janji terhadap anak-anak putus sekolah. Ahok-Djarot punya skema cerdas untuk membuat mereka semua diterima dalam lapangan kerja, dengan melatih ketrampilan, mengarahkan minat dan menyalurkan mereka ke berbagai perusahaan daerah serta swasta lokal dan nasional. Ini masuk akal dan bisa ditepati.

    Ahok-Djarot juga akan membangun gudang penampungan sembako, terutama bawang merah dan cabe yang paling sering dimainkan harganya. Ini juga realistis dan bisa diwujudkan dalam waktu yang tak begitu lama.

    Berbeda dengan Anies-Sandi yang sibuk berjanji kosong dalam berbagai kesempatan, sekedar untuk menyenangkan para pembenci Ahok-Djarot saja. Apa yang bisa kita dapatkan dari janji rumah DP Rp 0? Apa yang kita dapatkan dari janji pembangunan tanpa penggusuran? Apa yang bisa kita percaya dari janji menolak reklamasi yang selalu berubah-ubah itu? Yang untuk merealisasikannya membutuhkan pertarungan berat dengan investor dan UU? Serta akan membuat Jakarta kehilangan banyak pendapatan serta wajah modern sebuah Ibukota negara?

    Ahok-Djarot berjanji reklamasi akan menyerap 1,2 juta tenaga kerja dan bisa menghasilkan pendapatan sampai Rp 150 triliun dalam sepuluh tahun bagi kas Pemrov DKI, yang semuanya akan digunakan untuk membangun tanggul anti banjir dan perumahan yang layak bagi para pemukim dan nelayan di pesisir utara Jakarta dan Teluk Jakarta. Ahok-Djarot selalu berpikir untuk DKI, bukan kantong mereka pribadi, seperti yang diperlihatkan oleh kader Partai Gerindra pengusung Anies-Sandi.

    Keempat, saya juga makin yakin karena Ahok-Djarot selain tidak banyak berjanji, apalagi janji-janji politik belaka, tetapi telah banyak membuat bukti, misalnya mempercantik sungai-sungai di Ibukota yang berdampak pada berkurangnya titik-titik banjir dan kemacetan di Ibukota. Dulu hujan sedikit saja kita pasti menonton berita meluapnya Kali Pesanggrahan, sekarang mana? Dulu Kampung Pulo tergenang sampai atap, sekarang mana? Banyak lagi contohnya.

    Ahok-Djarot juga berhasil mengubah banyak taman menjadi RTPRA, termasuk yang tadinya menjadi tempat maksiat seperti Kalijodo. Waduk Pluit yang dulunya merupakan daerah menyeramkan, kini juga berubah menjadi kawasan yang cantik dan apik di mana warga bisa menikmati hari-hari yang indah bersama keluarga. Kawasan Monas juga tak punya PKL beringas lagi, mereka sudah ditata rapi di satu tempat tersendiri dan bebas dari gangguan preman.

    Kelima, yang lebih meyakinkan adalah komitmen Ahok-Djarot untuk menegakkan pemerintah yang bersih, anti suap dan korupsi. Kita tidak mendengar janji Anies-Sandi dalam hal ini, tapi Ahok-Djarot tegas mengatakan sikap mereka, di samping tekad mereka untuk mempertahankan dan meningkatkan konsep pemerintah yang melayani. Buktinya juga sudah kita lihat, Ahok-Djarot menyelamatkan 12 T APBD DKI. Ahok-Djarot membuat DPRD tak bisa lagi main proyek di APBD. Ahok-Djarot berhasil mendayagunakan APBD untuk lebih banyak membantu warga miskin dan warga yang tidak berdaya, serta membuat pihak swasta lebih peduli dalam membangun Jakarta dengan memberi kompensasi berupa fasilitas publik tanpa melanggar UU dan Perda.

    Keenam, keyakinan saya juga bertambah karena Ahok-Djarot terlihat tulus saat berbicara dan bersikap dalam konteks kebhinekaan dan keragaman di Jakarta. Ahok-Djarot tidak pernah membedakan perlakuan kepada warga, apapun agama maupun etnisnya. Sebaliknya, Anies-Sandi mengaku menjunjung tinggi kebhinekaan dan keberagaman. Kenyataannya, mereka berpihak pada warga yang menggunakan agama dan sentimen etnis, padahal mereka tahu betapa merusaknya cara itu. Kenapa mereka tak menyarankan saja agar pendukungnya tak usah memilih Ahok-Djarot, tapi melarang mereka memaksakan kehendak melalui fitnah, agitasi, ancaman, sindiran dan kebencian?

    Mengapa mereka biarkan pendukungnya memaksa orang memilih pilihan mereka dan membenci orang yang tak memilih pilihan mereka, seperti tergambar dalam spanduk-spanduk rasis dan provokatif itu? Yang katanya juga tak mereka sukai, tapi faktanya mereka biarkan masif terjadi dengan alasan susah mengatur pendukung?

    Anies-Sandi juga menunjukkan keberpihakan yang salah. Mereka bilang akan merangkul semua, tapi ternyata lebih memberi tempat pada mereka yang beringas dan suka menggunakan isu agama serta sentimen etnis. Lihatlah keakraban mereka dengan FPI, FUI, GMPF-MUI, HT, konglomerat hitam dan raja KKN nasional yang punya track record 32 tahun? Merangkul seperti apa namanya kalau hanya menyenangkan sebagian warga pelanggar aturan saja dan memaksa sebagian warga lainnya mengikhlaskannya?

    Itulah 6 alasan mengapa saya yakin Ahok-Djarot akan memenangkan Pilkada DKI 2017. tak ada keraguan sedikitpun!



    Penulis :   Imran Rusli   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Makin Yakin Saya, Ahok-Djarot Menang Pilkada Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top