728x90 AdSpace

  • Latest News

    Jumat, 07 April 2017

    Lagu Anies-Sandi Bukan Mirip Band Yahudi, Tapi Mirip C’est la Vie. Sudah Ada Ijin Resmi?

    Media sosial gempar dengan lagu Anies-Sandi yang dikatakan meniru lagu Yahudi. Tapi ternyata lagu Hashem Melech yang dikatakan orang ditiru oleh Anies-Sandi berdasarkan lagu C’est la Vie dari Khaled. Tentu kubu Anies menolak dikatakan menjiplak lagi Yahudi tapi meniru lagu Khaled.

    Seperti yang dapat dilihat dari wikipedia, terdapat keterangan sebagai berikut untuk lagu Hashem Melech.

        “Hashem Melech” (meaning: “God is the King”; in Hebrew: “ה’ מלך”) (The song’s melody is based on that of “C’est la Vie” by Khaled)

    Hashem Melech (atau dalam tulisan Bahasa Ibrani “ה’ מלך”) adalah lagu puji-pujian kepada Yehovah dalam Bahasa Ibrani yang dipopulerkan oleh Gad Elbaz, penyanyi berdarah Yahudi dari Rehovot, Israel, pada tahun 2013. Hashem Melech berarti “Tuhan adalah Raja”. Pada tahun 2016, ia meluncurkan ulang lagu ini dengan judul “Hashem Melech 2.0” bersama rapper Nissim.

    Lagu ini cukup catchy dengan lirik yang sederhana, berupa pengulangan bahwa Yehovah adalah Tuhan yang menjadi raja di masa lalu, kini, dan selamanya. Karena liriknya ringan dan mudah dihapal, menjadi lagu rohani wajib bagi penganut Yahudi dan membantu penyebaran paham mengenai ketuhanan dalam budaya Yahudi ke seluruh dunia. Beberapa lagu modifikasi dan alih bahasa dibuat untuk membantu warga non Yahudi menerima dan terpengaruh pesan ini.

    C’est la vie, Bahasa Perancis yang artinya “That’s life”

    Lagu tersebut dianggap sebagai lagu yang mampu membuat Khaled comeback di Perancis setelah tiga tahun absen di tangga lagu Perancis. Dirilis tahun 2012, lagu tersebut masuk sebagai  French Singles Chart pada posisi ke 30 dan kemudian mampu mencapai posisi ke 4.

    Lagu tersebut memang cachty dan sederhana sehingga sekali dengar pasti masuk ke telinga kita. Lagu kobarkan semangat menggunakan nada yang hampir mirip dengan lagu C’est la vie ini dan diakui pada situs jakartamajubersama milik kubu Anies. Mungkin memang tidak meniru dari lagu Hashem Melech, tapi meniru lagu dari C’est La Vie ini.

    Mereka sendiri akui bahwa lagu kobarkan semangat ini meniru lagu Khaled. Seperti yang diungkapkan oleh situs mereka.

        Tidak mungkin lagu Kobarkan Semangat Indonesia menjiplak lagu band Israel, karena lagu Kobarkan Semangat Indonesia diterbitkan lebih dulu yaitu pada April 2014 sedangkan lagu band Israel baru diterbitkan Januari 2016.

        Justru lagu Kobarkan Semangat Indonesia lebih mirip dengan lagu C’est La Vie (Inilah Hidup) oleh Cheb Khaled, pria kelahiran Aljazair, 29 Februari 1960, dan lagu tersebut diterbitkan pada September 2012. http://jakartamajubersama.com/tim-anies-sandi-difitnah-lagi-jiplak-lagu-yahudi

    Saya koreksi sedikit lagu  band Israel yang mereka sebut dirilis tahun 2016, sebenarnya lagu tersebut rilis tahun 2013. Mungkin dibuat versi keduanya tahun 2016. Dari situs mereka sendiri kita bisa melihat pengakuan mereka sendiri bahwa lagunya mirip lagu Cheb Khaled. Saya jadi ingat dengan lagu We Will Rock you yang sangat mirip lagu Ahmad Dhani ketika kampanye Pilpres 2014.

    Rasanya walaupun kemungkinan besar Anies-Sandi tidak meniru lagi dari Hashem Melech tapi mereka akui mirip lagu C’est La Vie. Nah yang jadi pertanyaan, apakah mereka punya ijin untuk itu? Kalau tidak memiliki ijin maka ini bisa jadi pelanggaran hak cipta, sama dengan mencuri milik orang lain. Pemilik label tersebut adalah Universal Music Division AZ


    Single by Khaled
    from the album C’est la vie
    Released 2 July 2012
    Genre Raï, Arabic pop music, Dance
    Length 3:50
    Label Universal Music Division AZ
    Writer(s) Khaled, RedOne, Alex Papaconstantinou, Bilal Hajji, Björn Djupström[1]
    Producer(s) RedOne
    Khaled singles chronology
    “Même pas fatigué !!!”
    (2009)
    C’est la vie
    (2012)
    “Hiya Hiya”
    (2012)
    Music video
    “C’est la vie” on YouTube





    Ketika Ahmad Dhani menggunakan lagu Queen, gitaris Queen memprotes lagunya digunakan oleh Ahmad Dhani. Melalui twitter pria yang terkenal dengan gitar Red Special ini mengakui tidak pernah ada izin dari Queen terkait pemakaian atau penggubahan lagu tersebut.

    “Ahmad Dhani skinhead imagery http://youtu.be/tpbqIuY8nVo ” of course this is completely unauthorised by us. Bri,” kicau Brian May dalam akun resminya @DrBrianMay yang dikutip Tribunnews.com, Rabu (25/6/2014).

    Akun dipastikan resmi milik Brian May. Ada tanda centang di profilnya sebagai tanda akun itu lolos verifikasi Twitter. Jumlah pengikutnya pun mencapai 186 ribu. Kicauan Brian pun ramai diretweet. Salah satunya oleh Daniel Ziv. Pria Kanada itu membesut film ‘Jalanan’.

    Kejadian Ahmad Dhani meniru lagu Queen lalu di twit oleh Brian May sudah cukup menampar wajah musik lagu Indonesia, jangan sampai terulang lagi bila ternyata tidak ada ijinnya. Apalagi digunakan untuk kampanye politik.


    Penulis : Gusti Yusuf   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Lagu Anies-Sandi Bukan Mirip Band Yahudi, Tapi Mirip C’est la Vie. Sudah Ada Ijin Resmi? Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top