728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 05 April 2017

    Ketua KPU DKI Jakarta AKUI Bertemu Dengan Al-Khaththath Berapa Hari Sebelum Demo 313

    Beberapa waktu lalu sebuah akun twitter @ulinyusron nge-tweet sesuatu yang lumayan bikin banyak kepala kebingungan. Dalam twitnya @ulinyusron mempertanyakan kredibilitas ketua KPU DKI Jakarta, Sumarno. Hal ini dilontarkan karena @ulinyusron mengemukakan bahwa beberapa hari sebelum demo 313, Ketua KPU DKI Jakarta, Sumarno bertemu dengan Al-Khaththath (Gatot Saptono) yang merupakan ketua FUI dan juga penggerak demo 313. Al-Khaththath sendiri akhirnya ditangkap polisi di sebuah hotel mewah dengan tuduhan hendak mengadakan makar di gedung DPR.

    Tentu banyak yang sempat mempertanyakan apakah isu pertemuan ini benar atau cuma hoax belaka. Namun akhirnya pertanyaan ini terjawab.

    JENG JENG JENG JENG


    Yap ternyata ketua KPU memang menemui Al Khaththath (susah banget nulisnya). Tentu ini semakin menimbulkan pertanyaan tentang sikap dan netralitas ketua KPU di Pilkada DKI ini.

        Tanggal 28 Maret juga bertepatan dengan hari libur nasional merayakan Hari Raya Nyepi. Sumarno menyebut dirinya tetap bertemu dengan Al Khaththath karena KPU DKI tidak mengenal hari libur dan selalu terbuka untuk menerima seluruh masyarakat yang ingin datang ke KPU DKI

    Pertanyaan sekarang makin bermunculan, apakah Sumarno tidak tahu bahwa Al-Khaththath adalah penggerak demo 313 yang tujuannya sudah sangat jelas untuk menuntut Ahok mundur? Apakah Sumarno tidak khawatir dengan citra KPU DKI yang sudah dianggap memihak satu calon tertentu akibat tindakannya ini? Dan ini pertanyaan paling penting, kenapa Sumarno seakan-akan wajib bertemu dengan Al-Khathahath hingga dia harus rela menyediakan waktunya di hari libur nasional (Hari Raya Nyepi) untuk meeting di kantor KPU? Dan jangan lupa pertemuan ini 3 hari sebelum demo 313 yang berujung pada penangkapan Al-Khathahath.

    Jika kita hendak berkonspirasi maka tentu akan muncul banyak spekulasi yang beterbangan. Hal ini ditambah dengan jawaban Sumarno terkait pertemuan ini.

        Menurut Sumarno, dalam pertemuan tersebut Al-Khaththath hanya menanyakan soal ketentuan pemilih untuk putaran kedua, termasuk soal DPT.

    Ini alasan yang sangat tidak kuat, karena sekali lagi penulis bertanya, apakah hanya untuk menanyakan status DPT, Sumarno sampai harus rela melakukan pertemuan DI HARI LIBUR NASIONAL DAN TIGA HARI SEBELUM DEMO 313? Alasan seperti sama sekali tidak masuk akal andaikan pertemuan ini dilakukan sehabis demonstrasi 313 maka mungkin implikasi adanya sesuatu dari pertemuan ini tentu tidak akan begitu besar. Jika diibaratkan wasit sepakbola, Sumarno ibarat wasit yang bertemu salah satu tim lawan A beberapa hari menjelang final Piala Dunia, kemudian begitu ditanya wartawan, Sumarno menjawab bahwa tim lawan A hanya ingin bertanya tentang keadaan rumput stadion dan peraturan terbaru FIFA…..TIDAK MASUK AKAL.

    Kenetralan Sumarno sebagai ketua KPU DKI Jakarta menurut penulis harus dipertanyakan, karena memang dalam beberapa kesempatan Sumarno SEPERTI kelihatan memihak secara halus salah satu kubu. Ini berbahaya karena berarti KPU DKI sebagai sebuah lembaga akhirnya harus dipertanyakan mengenai kemampuannya dalam menjalankan Pilkada DKI yang netral dan bersih.

    Jujur penulis sudah tidak terlalu berharap kepada Sumarno, karena dia  sudah berapa kali dilaporkan terkait tindakan yang dianggap tidak netral, baik dari kubu Anies maupun Ahok. Nasib Sumarno sendiri akan dibahas pada Sidang Etika di 7 April mendatang oleh KPU Pusat dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

    Sebagai penutup ada baiknya penulis memberikan sedikit opini tambahan. Menurut penulis Sumarno mungkin bukannya tidak ingin netral, tapi lebih ke arah terlalu gampang dipengaruhi arus yang kuat sebagai ketua KPU DKI Jakarta. Sehingga dia tidak mampu melihat implikasi ke depan akibat tindakan-tindakannya sendiri sebaga ketua. Sumarno bisa dibilang agak sedikit naif sehingga langkah pertemuannya dengan berbagai pihak terkait Pilkada DKI akhirnya malah menjadi senjata bumerang bagi semua pihak untuk menyerang kredibilitas dan kedudukannya. Semoga ke depannya KPU Pusat bisa memperhatikan hal-hal seperti ini

    Salam Olahraga


    Penulis : Rudi Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Ketua KPU DKI Jakarta AKUI Bertemu Dengan Al-Khaththath Berapa Hari Sebelum Demo 313 Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top