728x90 AdSpace

  • Latest News

    Kamis, 06 April 2017

    Ketika Si Bego Debat Dengan Si Goblok

     Postingan saya tentang Zakir Naik rame banget.. maksudnya rame yang menghujat hehe.

    Dulu saya ingat, suka sekali mengamati perdebatan antara Muslim vs Kristen di forum facebook. Dan disana perang ayat dari masing-masing kitab suci dengan nada masing-masing melecehkan kitab lawan.

    Akhirnya yang ada bukannya pencerahan, tapi saling menghujat, menghina bahkan ada gambar-gambar yang tidak pantas keluar. Saya sendiri heran waktu itu, bagaimana bisa mereka bicara tentang sesuatu yang dianggap suci dengan bahasa yang begitu kotor?

    Hanya waktu itu saya belum mengerti benar bagaimana menyikapinya. Dan karena bosan dengan semua hujatan yang keluar, saya keluar saja dan lebih baik bertanya sendiri tentang kehidupan melalui banyak peristiwa.

    Semakin lama saya semakin tahu, bahwa memahami kitab suci hanya dari terjemahannya saja adalah kesalahan besar. Karena dibalik penyampaian ayat itu ada -di Alquran disebut- asbabun nuzul, atau sebab musabab ayat itu diturunkan. Jadi ternyata untuk memahami sebuah teks, harus mengerti konteksnya juga bukan sembarang menafsirkan.

    Begitupun konteks bukan jalan akhir, karena ayat itu kan turun ribuan tahun lamanya. Bisa jadi manusia sekarang salah memahami maksud karena tidak mengerti situasinya. Itulah makanya dalam ilmu penafsiran ada ilmu lughat, nahwu (tata bahasa), sharaf (perubahan bentuk kata), akar kata, keindahan bahasa dan banyak lagi.

    Wah mumet rupanya untuk menafsirkan satu ayat saja demi mengetahui maksudnya. Dan saya yakin, ini juga terjadi di agama lain.

    Jadi, ngapain coro-coro yang saya lihat dulu saling menghujat itu, berdebat hal yang bukan keilmuannya? Pantas saja, dari mereka keluar kata-kata kotor karena memang niatnya sudah kotor. Mengupas ayat hanya untuk menjatuhkan.

    "Sial..." Kata saya sambil membanting sendok sesudah selesai mengaduk secangkir kopi. "Jadi dulu itu gua menghabiskan waktu hanya untuk melihat si bego debat ama si goblok?". Pantes gua gak makin pinter.. Itu ibarat nyontek saat ujian ma orang yang menjawab soal dengan mengarang bebas. Wong sama bodonya.

    Makanya kalau liat Zakir Naik mulai bicara kitab agama lain hanya berdasarkan terjemahannya saja, saya langsung geleng-geleng pantat. Mau seruput tapi kok dah malem.


    Sumber : www. dennysiregar. com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Ketika Si Bego Debat Dengan Si Goblok Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top