728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 04 April 2017

    Kali Ini, Video Gus Dur Yang Membungkam FPI dkk

    Gus Dur memang telah meninggal dunia. Gus Dur tidak bisa lagi membela kaum minoritas yang mengalami intimidasi di Indonesia. Gus Dur adalah sang guru bangsa yang membela hak-hak minoritas. Berkat Gus Durlah, Kong Hu Chu menjadi agam resmi di Indonesia. Tidak heran, Gus Dur sangat dihormati warga Tiogha. Jika Gus Dur masih hidup, kasus Ahok tidak akan berlarut-larut seperti ini.

    Beruntung, Ahok masih memiliki video dimana Gus Dur menyatakan bahwa tidak ada larangan memilih gubernur non-muslim. Gus Dur menyatakan memilih seorang gubernur itu tak ada hubungannya dengan urusan agama dan ras.

    Pernyataan Gus Dur pada 17 Februari 2007 itu diputar kembali melalui video di pengadilan dalam kasus dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

    Salah satunya, dia menilai bahwa adalah sikap bodoh kalau ada orang yang menyatakan tak boleh memilih orang Tionghoa dalam pemilihan gubernur.

    Dalam transkrip video dipaparkan bahwa Gus Dur menyatakan bahwa pemilihan gubernur itu tak ada urusannya dengan agama.

    Saat itu, Ahok bersama dengan Eko Cahyono mencalonkan diri untuk menjadi gubernur dan wakil gubernur Bangka Belitung. Pidato Gus Dur sendiri dilakukan di Lapangan Taman Sari, Sungai Liat.

    “Jadi kalau ada orang yang ngomong enggak boleh pilih Tionghoa itu orang bodoh. Mau bikin bodoh semua,” kata Gus Dur dalam video yang diputar di pengadilan, Selasa (4/4).

    Gus Dur adalah Presiden pada 1999-2001 dan dikenal sebagai pendiri Partai Kebangkitan Bangsa. Dia tutup usia pada Desember 2009.

    Dia mengatakan tak ada hubungannya antara ras, agama dan jabatan gubernur. Gus Dur menuturkan warga memilih seorang gubernur karena dia memang pantas sebagai gubernur.

    Berdasarkan pantauan, rekaman tersebut ditayangkan di arena sidang yang berada di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (4/4) siang. Video tersebut merupakan berkas yang berasal dari tim kuasa hukum Ahok, sapaan Basuki.

    Pada rekaman gambar tersebut, Gus Dur terlihat menyampaikan pandangannya ihwal pemilih non muslim pada kampanye Pemilihan Kepala Daerah Bangka Belitung 2007. Ia berada sepanggung dengan Ahok kala berpidato.

    Selain Ahok dan Gus Dur, Yenny Wahid juga terlihat di video tersebut. Mereka berada di satu panggung dan berhadapan dengan ratusan massa yang terekam kamera.

    Usai memutar video Gus Dur, hakim menayangkan rekaman gambar pernyataan Rizieq Shihab ihwal Al Maidah ayat 51. Video itu diajukan oleh kuasa hukum Ahok.

    “Ini termasuk bukti ya, jadi bisa diputar ini,” kata Ketua Majelis Hakim Dwiarso Budi Santiarto.

    Ahok menjadi terdakwa kasus penodaan agama karena pidatonya di Kepulauan Seribu pada 27 September 2016. Atas kasus tersebut, JPU mendakwa Ahok dengan pasal 156 atau pasal 156a Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

    Tidak hanya menyatakan bolehnya memilih gubernur meskipun non-muslim, Gus Dur juga mengatakan bahwa jika ada orang yang melarang memilih warga Tiongha itu artinya dia bodoh. Tidak hanya membodohi diri sendiri, mereka juga membodohi orang lain.

    Wajar, Rizieq sangat tidak suka dengan Gus Dur. Rizieq memang sering mendapat ‘tamparan’ dari Gus Dur. Bukannya intropeksi diri, Rizieq justru dengan sangat sombong mengatalan kalau Gus Dur orang yang buta mata dan buta hati. Sungguh penghinaan yang sangat tidak pantas dilakukan kepada sosok seperti Gus Dur. Apalagi pelakunya dikatakan sebagai keturunan Nabi.

    Gus Dur adalah cucu KH. Hasyim Asy’ari. Keilmuan Gus Dur tidak diragukan siapa pun. Gus Dur sangat dihormati tidak hanya oleh warga NU, namun seluruh masyarakat Indonesia baik muslim maupun non-muslim. Mungkin hanya Rizieq dan FPI diantara warga Indonesia yang benci kepada Gus Dur.

    Membandingkan Gus Dur dengan Rizieq sangat tidak sebanding. Bagaikan bumi dan langit. Sebelum kita lebih jauh membahas tafsir surat Al-Maidah ayat 51, membandingkan pendapat Gus Dur dan Rizieq tentu jauh lebih kuat pendapat Gus Dur. Gus Dur tidak hanya ahli agama, Gus Dur juga paham dengan bidang ilmu yang lain. sayang sekali belum muncul Gus Dur baru di Indonesia sehingga suara-suara seperti Rizieq dan FPI semakin gencar mempengaruhi masyarakat Indonesia. Masyarakat Indonesia sangat dengan munculnya Gus Dur baru yang mampu mengayomi sesama umat manusia.


    Penulis :  Saefudin Achmad  Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Kali Ini, Video Gus Dur Yang Membungkam FPI dkk Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top