728x90 AdSpace

  • Latest News

    Kamis, 06 April 2017

    Jangan Mau Dibohongi Spanduk “KJP Tetap Ada”, Ahok-Djarot Kalah KJP Dihapus, Ini Buktinya

    Pasangan calon nomor urut 3 Anies Baswedan dan Sandiaga Uno terus saja mempersoalkan serangan fitnah terkait “Kartu Jakarta Pintar” (KJP) yang dikatakan akan dihapus kalau mereka memenangkan Pilkada DKI Jakarta. Mereka membantah bahwa isu itu tidak benar dan menyesatkan.

    Anies mengaku sering mendengar isu itu saat tatap muka dengan warga hingga setiap kali dia dan pasangannya, Sandiaga Uno, harus menjelaskan bahwa hal tersebut tidak benar.

    Meski begitu, menurut Anies, saat ini warga sudah tidak lagi termakan dengan isu itu. Hal tersebut dinilai tidak lepas dari upaya dia dan Sandi berikut timnya yang gencar menjelaskan kepada warga bahwa isu itu sama sekali tidak benar.

        “Sebenarnya, petahana punya tanggung jawab untuk mengklarifikasi bahwa program ini bukan program pribadi, tapi ini program pemerintah daerah yang disepakati antara eksekutif dan legislatif,” kata Anies usai kampanye di permukiman padat kawasan Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (5/4/2017).

        “Kami merasa, kampanye tentang ini alhamdulillah (ampuh) karena kami terus terang sampaikan, jangan sampai kampanye nakut-nakutin yang enggak benar. Karena ketika memberi ancaman kepada warga, reaksinya nanti ancaman balik,” tutur Anies.

    Pernyataan Anies bahwa ini adalah program hasil kesepakatan eksekutif dan legislatif adalah pernyataan keliru dan pernyataan yang menunjukkan dirinya tidak paham mengenai birokrasi. KJP bukanlah program hasil kesepakatan antara eksekutif dan legislatif, melainkan program Jokowi-Ahok yang disetujui oleh legislatif.

    Perbedaannya sangatlah jelas. KJP itu otentik memang merupakan ide Jokowi-Ahok yang diteruskan oleh Ahok-Djarot. Bukan program simsalabim dari pemerintahan daerah dalam hal ini Sekretaris Daerah atau pejabat ASN lainnya. Ini jelas adalah program politik hasil pemikiran dan gagasan yang diejewantahkan dalam sebuah program.

    Anies yang pakar gagasan dan menganggap Pilkada adalah festival gagasan harusnya paham mengenai hal ini. Bukan mempermainkan kata-kata serta membodohi dan membohongi warga bahwa KJP bukanlah program Ahok-Djarot. Sudah sangat jelas bahwa ini adalah program politik dari jabatan politik.

    Jadi, tidak perlu seperti wanita PMS yang senewen tidak karuan tanpa alasan yang jelas. Lalu dengan seenak udelnya mengkalim bahwa itu program kesepakatan eksekutif dan legislatif. Anda itu laki-laki, jadi bicaranya pakai logika bukan pakai mulut saja. Sebagai seorang pria saya malu dan malas kalau terus memperdebatkan sesuatu seperti menghadapi seorang wanita PMS yang harus diiyakan walau tidak masuk akal.

    Note: Maaf bukan sedang merendahkan wanita, tetapi kelakuan Anies memang mirip pengalaman saya kalau sedang menghadapi wanita PMS. Ini pengalaman bukan kebenaran. Siapa tahu ada yang tidak setuju dan tersinggung. 🙂

    Lalu benarkah KJP akan dihapus kalau Anies-Sandi menang?? Jawabannya IYA. Ini adalah fakta-faktanya.

    1. KJP DIHAPUS DAN AKAN DIGANTI KJP PLUS.

    Tidak pernah dalam sejarahnya, mengganti nama tidak berarti menghapus nama sebelumnya. Tidak pernah juga ada dalam sejarah hidup manusia, ganti nama tidak ganti beberapa atau banyak sistem serta prosesnya. Kalau ganti nama tetapi masih sama, itu namanya orang kurang kerjaan atau orang tidak punya gagasan.

    Beberapa produk otomotif tidak sembarang saja mengganti nama produk kalau tidak ada tambahan atau perbedaan mencolok dari produk sebelumnya. Jangan katakan kalau nama merek “Avanza” diganti “New Avanza” itu artinya Avanza tidak dihapus. “Avanza” sepengetahuan saya sudah tidak lagi diproduksi dan sudah digantikan dengan “New Avanza”. “New Avanza” bukanlah “Avanza”.

    Masih bingung?? Saya akan ganti contoh. Raja Perancis jaman dahulu. Ada nama terkenal Raja Louis XIV. Apakah ini sama dengan Raja Louis XIII tau Raja Louis XII?? Orangnya sama, kebijakannya sama, cuman ganti nama?? Tidak. Mereka sudah dihapuskan jabatan Rajanya dan sudah digantikan oleh Raja Louis XIV.

        Jadi, KJP PASTI DIHAPUS kalau Ahok-Djarot kalah dan Anies-Sandi menang.

    2. KJP TIDAK SAMA DENGAN KJP PLUS.

    KJP jelas tidak sama dan bukanlah KJP plus. Kalau sama, sekali lagi, tidaklah mungkin dan tidaklah perlu dibuat ada plusnya. Kata “Plus” itulah yang menjadi pembeda dengan KJP biasa. Lalu apa perbedaannya?? Perbedaannya sangat mencolok dan sudah disampaikan berulang-ulang oleh Anies-Sandi dan juga Ahok-Djarot.

    KJP tidak bisa ditarik tunai sedangkan KJP plus bisa ditarik tunai. Perbedaan ini sangat mencolok sekali. KJP non tunai akan dihapus dan diganti dengan KJP yang bisa ditunaikan. Masih mengatakan KJP tidak dihapus?? Terlihat bukan perbedaannya dan KJP memang benar-benar akan dihapus??

    Belum lagi, Ahok menambahkan bahwa KJP dan KJP plus punya semangat dan tujuan yang berbeda. KJP tak diperuntukkan bagi anak-anak yang putus sekolah. Karena KJP hanya akan diberikan bagi yang sekolah.

        “Kami mau dorong anak yang enggak sekolah supaya sekolah. Justru anak harus sekolah baru dapat (jaminan pendidikan), supaya anak itu terdorong sekolah,” kata Ahok.

    Sedangkan KJP plus, tidak harus sekolah untuk bisa mendapatkannya. Tidak usah sekolah pun, bisa mendapatkannya. Tujuannya untuk belajar ketrampilan, dll.

        Sekali lagi saya tekankan bahwa KJP tidak sama dengan KJP plus. Karena itu, sekali lagi dan tidak bosan-bosannya, KJP PASTI DIHAPUS kalau Ahok-Djarot kalah dan Anies-Sandi menang.

    Dua alasan dan pembuktian di atas sudah lebih dari cukup menjelaskan apa yang saya maksudkan bahwa warga Jakarta jangan mau dibohongi oleh spanduk “KJP Tetap Ada”. Karena itu semua tidak benar. KJP PASTI DIHAPUS kalau Ahok-Djarot kalah dan Anies-Sandi menang. Karena itu, pilihlah Ahok-Djarot supaya KJP tidak dihapus.

    Salam KJP Bukan KJP Plus.


    Penulis :  Palti Hutabarat   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Jangan Mau Dibohongi Spanduk “KJP Tetap Ada”, Ahok-Djarot Kalah KJP Dihapus, Ini Buktinya Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top