728x90 AdSpace

  • Latest News

    Minggu, 09 April 2017

    Jakarta Kece, Ini Medannya Anies Bingits

    Setelah agak lama mengingat-ingat acara talk show Jakarta Kece ini akhirnya saya menemukan jawaban kenapa Sandiaga menginginkan acara seperti ini. Tentu kita masih ingat mengapa pasangan Anies-Sandi batal hadir dalam acara debat di Kompas TV. Mereka ingin format seperti ini, talk show. Kenapa?

    Saat Anies menolak untuk hadir dalam acara debat di Kompas, Sandiaga mengusulkan acara dengan format berbeda. Ia ingin format seperti talk show, ia juga mengatakan seolah-olah debat itu sudah tidak jaman lagi. Agaknya Net TV menangkap peluang tersebut, kenapa tidak membuat acara dengan format yang berbeda dari debat dengan maksud mecairkan ketengangan antara dua pihak.

    Dan dibuatlah acara dengan format sedemikian rupa, intinya berbeda dengan acara-acara sebelumnya. Tidak lagi adu program tapi saling memaparkan saja. Kedua pasangan terlihat santai, saling bercanda, tertawa bersama, ringan, santai, pokoknya rileks. Ahok nampak senang sekali dan terlihat ia pintar sekali melucu disana. Beberapa kali ia melontarkan guyonan yang lucu, seperti saat ia tertawa keras ketika Anies baru akan mulai stand up comedy. Lalu ketika ia meniru perkataan Anies soal keinginannya memecat Ahok.

    Tapi sebenarnya dalam acara ini Anies-Sandi betul-betul memanfaatkan format acara tersebut untuk mempengaruhi penonton. Ia tahu segmen Net TV yang anak milenial itu sebabnya ia selalu men-tuning omongannya ke anak milenal. Ia kerap mengatakan anak milenial diawal ucapannya. Anies ingin menunjukkan kepada segmen pasar Net TV bahwa dirinya paham anak milenial.

    Tapi yang menarik adalah ketika adu program, ada segmen dimana sebelum dimulai ditayangkan terlebih dahulu masalah-masalah yang dihadapi warga Jakarta seperti transportasi dan masalah warga Pulau Seribu. Entah kenapa kok saya lebih merasa ini sih menunjukkan kegagalan Ahok dong. Tapi ya sudahlah.

    Namun yang lebih menarik lagi adalah Anies dengan lancar memaparkan ide-idenya, begitu juga dengan Sandiaga. Saya sampai terpukau juga melihat cara mereka menyampaikan ide-ide tersebut. Tapi disinilah akhirnya saya paham mengapa mereka lebih suka acara talk show.

    Pada acara debat, mereka harus berhati-hati saat berbicara. Apalagi lawan mereka adalah Ahok. Karena setiap ucapan, setiap konsep bisa digunakan sebagai amunisi bagi lawan. Itulah debat, ide-ide dan konsep-konsep diadu disana. Konsep yang diajukan harus dapat dipertahankan karena akan digoyang oleh lawannya.

    Mirip sidang skripsi, dimana dosen akan menguji kemampuan mahasiswa dalam mempertahankan hasil pekerjaannya. Tentu si mahasiswa harus berhati-hati dalam berbicara, semua harus berdasarkan teori dan data-data yang ada. Ia tidak bisa seenaknya saja mengungkapkan sesuatu tanpa ada teori atau data yang mendukungnya. Jika ia lulus maka itu berarti pertama dia mengerjakan skirpsinya sendiri dan kedua konsep yang diajukan sudah bagus sehingga bisa di-impelementasikan kelak atau dikembangkan lebih jauh.

    Semalam hal tersebut tidak ada, dengan alasan untuk mendinginkan suasana. Bahkan katanya sampai ada yang sudah pacaran empat tahun lalu putus karena beda pilihan, dan parahnya mereka orang Bandung. Hanya bercanda memang tapi kenyataannya memang  tensi Pilkada ini cukup tinggi bahkan seperti Pilpres 2014, mungkin lebih.

    Saya yakin Net TV hanya ingin menampilkan sebuah acara yang berbeda, yang dirasakan lebih asik daripada debat yang membuat buat ketenggangan semakin tinggi. Meski awalnya terasa cukup berhasil namun akhirnya acara ini seperti nanggung, mau serius seperti Mata Najwa tapi gak nyampe, mau becanda seperti acaranya Sule juga rasanya gak selucu Sule.

    Tapi yang jelas Anies dan Sandi malam ini bisa berkata apapun sesuka hati untuk menyenangkan hati pemirsa. Tanpa khawatir akan mendapatkan challenge dari Ahok. Malam ini soal perumahan tidak dibahas tapi bayangkan bila itu dibahas, sudah pasti Anies akan berbicara dengan kesana kemari soal DP 0 rupiah sesuka hati tanpa perlu takut di-challenge oleh lawannya. Padahal kita tau bagaimana Anies seperti yang kesulitan untuk mempertahankan konsep DP 0 rupiah saat debat di Metro sempat digoyang oleh Ahok soal harga dan lahan.

    Jadi barangkali tidak lah mengherankan kenapa mereka menginginkan acara dengan format seperti ini. Dengan format ini mereka aman membuai penonton. Padahal di lain pihak acara seperti ini menyebabkan penonton kurang bisa mengetahui sejauh mana calon pemimpinnya mempertahankan konsepnya untuk kemudian diterapkan jika terpilih.



    Penulis : Gusti Yusuf   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Jakarta Kece, Ini Medannya Anies Bingits Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top