728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 12 April 2017

    Iran Mendukung Anies Baswedan….?

    Beberapa hari terakhir, netizen heboh dengan berita tentang dukungan Iran terhadap Anies Baswedan. Usut punya usut, berita yang membuat heboh ini berawal dari link youtube berisi video dari akun @Q8_RUL_Q8 yang ditengarai berasal dari Timur Tengah dan akun @rafidah32856658 yang ditengarai berasal dari Malaysia.


    netizen, baik dari Malaysia maupun Indonesia banyak berkomentar negatif atas dukungan ummat Syiah Iran terhadap Anies Baswedan. Akun @anjanikoffifah mengatakan “Bahaya ini kalau syiah berkuasa di DKI harus ditanggapi dg serius.  Apa kalian ikhlas? ” Sebuah situs (yang tak perlu saya sebut di sini) malah menguak 7 fakta yang menguatkan kesimpulan seseorang bahwa mssi keagamaan Anies Baswedan didukung oleh gerakan Syiah Internasional.

    Menanggapi berita yang seperti itu, saya tersenyum geli. Geli sekali. Seorang ustadz—yang saya ketahui—dari kalangan Syiah juga tertawa geli. Jika saya dan dia berada pada satu ruang saat itu, mungkin kami sudah tertawa sambil guling-guling.

    Tulisan ini saya buat bukan untuk menanggapi netizen yang heboh gara-gara link youtube itu. Sama sekali tidak menarik minat saya untuk mencari tahu, apakah benar bahwa Iran yang Syiah itu mendukung Anies Baswedan untuk menjadi gubernur di DKI. Tetapi bila mengacu tayangan dalam video tersebut, ketika saya menulis ini rasanya sambil hendak tertawa guling-guling, sayang sekali gak bisa. Sebab jemari saya memencet-mencet keyboard, maka bagaimana saya bisa tertawa sambil guling-guling?

    Watak netizen memang gampang heboh. Itu yang saya pahami. Tentu, tidak semua netizen berwatak seperti itu. Saking hebohnya, berita atau tayangan video yang tak jelas benar tidaknya, berasal dari Timur Tengah mana, apakah benar itu tulisan berada di jalan-jalan di Iran sana, tidak kemudian dikonsumsi dengan akal sehat, namun ditelan mentah-mentah begitu saja. Tak peduli benar atau salah, yang penting pesan yang hendak disampaikan itu sampai, yakni: Iran yang Syiah mendukung Anies Baswedan.

    Ini menarik. Dan saya menulis ini karena hendak membagikan pada anda apa yang menurut saya menarik. Bahwa Iran sama sekali tak ada hubungannya dengan Pilkada DKI adalah suatu perkara yang sebenarnya sangat jelas. Kalau mau dipaksa-paksakan, Iran yang Syiah tentu lebih masuk akal jika mendukung Ahok daripada mendukung Anies. Mengapa? Pertama, Anies dikelilingi kaum sumbu pendek. Kaum sumbu pendek bermesraan dengan Saudi. Saudi memusuhi Iran. Betapa hebatnya seorang Anies jika kemudian bisa memeluk-cium Saudi sekaligus mendekap erat Iran. Benar-benar Superman seorang Anies jika bisa menyatukan Saudi dan Iran untuk bersama-sama mendukungnya.

    Kedua, meminjam fakta kaum Syiah di Lebanon yang justru mendukung Lebanon yang dipimpin seorang Kristen, maka tidak ditemukan landasan teologis dalam Syiah yang menunjukkan anti pemimpin non muslim. Di Lebanon, Presidennya seorang Kristen, Perdana Menterinya seorang Sunni, Parlemennya Syiah. Sayed Hasan Nasrullah, pemimpin Hizbullah, adalah pribadi yang “berkiblat” pada penerus revolusi Iran, Ayatullah Khamenei. Sekiranya non muslim haram menjadi pemimpin, maka sudah sejak awal ummat Syiah di Lebanon menolak Kristen menjadi Presiden-nya. Maka, video yang menayangkan slide spanduk bertuliskan “Muslim vote Muslim” yang menghebohkan netizen tersebut tentu menjadi bahan lelucon di komunitas Syiah itu sendiri. Sisi lain, model pemikiran “muslim vote muslim” gampang dilacak berasal dari kalangan sapi-sapian.

    Maka, abaikan kebenaran dari video tersebut. Tak penting mengkonfirmasi benar tidaknya. Biarlah netizen jumpalitan sendiri saking hebohnya.

    Lalu, mari kita berpikir dengan cara berikut ini:

    Andaikan saja hal itu benar. Andaikan Iran memang mendukung Anies Baswedan, ini tentu kabar gembira dan bahagia bagi saya dan para pendukung Ahok. Sudah lama kaum takfiri di negeri ini memusuhi Syiah. Padahal, komunitas Syiah di Indonesia sangat sedikit jumlahnya jika dibanding dengan mayoritas muslim di Indonesia. Lebih khusus lagi, ummat Syiah di Jakarta tentu jauh lebih sedikit dibandingkan dengan mayoritas ummat Islam Sunni di sana. Karena ideologi takfiri adalah ideologi kebencian terhadap Syiah (di samping juga benci terhadap kaum muslim Sunni toleran dan rahmatan lil ‘alamin seperti NU) dan menyebarkan kebencian itu di tengah-tengah ummat, biarlah ummat-ummat yang benci terhadap Syiah yang tadinya mendukung Anies berpindah haluan untuk mendukung Ahok sebab dibuat heboh berita Iran (Syiah) yang mendukung Anies. Ummat-ummat yang alergi terhadap Syiah, biarlah menjadi alergi terhadap Anies, lalu mereka menjatuhkan pilihan terhadap Ahok. Asyik sekali!

    Hal yang demikian itu jika memang berita tersebut benar. Kalau salah?

    Kalau salah, itu adalah blunder yang sangat menggelikan. Sepencermatan saya hingga detik ini, tak ada fakta yang bisa dipertanggungjawabkan untuk menyimpulkan apa pun tentang dukungan Iran terhadap Anies. Malah sebaliknya, Pemerintah Indonesia dibawah Jokowi justru bermesraan dengan Iran. Sangat lucu bin wagu jika Iran berurusan dengan Anies yang belum tentu bisa menjadi gubernur. Demi seorang Anies, Iran mengorbankan kemesraan dengan Indonesia, sungguh mengguling-gulingkan badan.

    Karena itu, saya sebut blunder. Blunder bagi pembuat video itu sendiri yang amat mustahil berasal dari kalangan Syiah. Blunder bagi para pembenci Syiah, ummat-ummat yang alergi terhadap Syiah. Hanya demi memenangkan Anies, dipergunakanlah berbagai cara sedemikian rupa sehingga cara-caranya itu justru membunuh mereka sendiri. Persis seperti cara keji dan kejam mempolitisasi masjid, mimbar-mimbar agama, dan jenazah-jenazah, yang akhirnya semakin membuat muak sebagian (besar) kaum muslim sendiri di negeri ini.



    Penulis : Taufiqurrahman al-Azizy  Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Iran Mendukung Anies Baswedan….? Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top