728x90 AdSpace

  • Latest News

    Jumat, 07 April 2017

    Imam Besar Istiqlal Sering ke Istana, Tornado Reshuffle Jilid 3 Menggoyang Menteri Agama Lukman Hakim? Apa Penyebabnya?

    Angin Reshuffle Pertama Berhembus

    Desas desus kabar reshuffle kabinet kembali berembus ke sekian kalinya di dalam pemerintahan Pak Dhe Joko Widodo dan Pak Jusuf Kalla. Setelah angin reshuffle pertama bergulir dan menggeser Tejho Edi (Menkopolhukam), Indroyono Soesilo (Menko Maritim), Sudirman Said (Menteri Energi dan SDA), Rahmat Gobel (Menteri Perdagangan), dan lain-lain pemerintahan Pak Dhe mulai menjadi lebih stabil.

    Badai Reshuffle Kedua Bertiup

    Namun badai reshuffle mulai berhembus lagi kedua kalinya dengan lebih hebat, yang membuat dunia persilatan di Indonesia semakin panas dengan ditendangnya tokoh (yang sempat menjadi) protagonis, Anies Baswedan dari dunia kementerian pendidikan. Ditemani oleh beberapa tokoh seperti Rizal Ramli, Bambang Brodjonegoro, dan beberapa lagi yang saya lupa sebutkan namanya.

    Setelah Angin dan Badai, Sekarang Giliran Tornado Reshuffle Dikabarkan Akan Meluluh Lantah

    Dari kedua angin reshuffle pertama dan badai reshuffle kedua, dikabarkan akan muncul tornado reshuffle ketiga yang akan menggoyang posisi menteri-menteri yang kurang kompeten. Salah satunya yang akan dikabarkan digoyang adalah menteri agama Lukman Hakim Saiffudin, oleh Imam Besar Masjid Istiqlal, KH Nasaruddin Umar.

        “Memang saya nggak tahu, beliau juga semenjak jadi gubernur, saya juga sering diajak ke kantornya. Makan siang. Nah, sekarang ini diajak lagi sambil berbicara yang ringan-ringan. Bagaimana masalah perkembangan umat dan bangsa kita ke depan. Karena saya dalam kapasitas Rektor Perguruan Tinggi Universitas Institut Perguruan Tinggi Al-Quran Jakarta atau sebagai imam besar Masjid Istiqlal Jakarta diajak berbincang-bincang tentang mengamati perkembangan terakhir ini,” – KH Nasaruddin Umar, Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta

    Apa Alasan Isu Reshuffle?



    Lantas mengapa berembus itu tornado reshuffle jikalau memang imam besar Masjid sering datang bertemu dengan Pak Dhe Jokowi? Prediksi saya mungkin karena Pak Dhe sudah melihat bahwa kesulitan yang dihadapi oleh Menag sekarang, Lukman Hakim Saiffudin sudah terlalu besar. Beban moral yang ditanggungnya menghadapi beberapa demo belakangan ini memang menjadi alasan yang mungkin saja diberikan oleh Pak Dhe Jokowi.

    Jikalau Tornado Benar-Benar Berhembus

    Jikalau Pak Dhe Jokowi benar-benar memberhentikan Lukman Hakim Saiffudin, maka hal ini harus kita pandang berbeda dengan bagaimana Pak Dhe “menendang” Anies Rasyid Baswedan dari kursi kementerian. Beban yang ditanggung oleh Lukman Hakim sangat berat. Satu hal yang pasti dari pemberhentian yang terjadi, PASTI BUKAN karena kinerja buruk yang dilakukan oleh Menag Lukman Hakim. Buktinya Aksi bela Islam berjalan aman di bawah kendalinya.

    Blunder-Blunder Lukman Hakim Apa Saja Ya?

    Membandingkan dengan kinerja Anies Baswedan di kursi kementerian, tentu kinerja dari Lukman Hakim ini sesuatu pencapaian yang luar biasa. Aksi bela Islam yang terjadi selama ini digolongkan sebagai aksi yang sukses dan dianggap berhasil. Bahkan beberapa ormas radikal seperti FUI dan FPI jinak di bawah kelemah lembutan Lukman Hakim, yang sekaligus keras.

    Namun kita harus mengakui bahwa ada sedikit blunder dari Lukman Hakim di dalam menanggapi posisi Ahok sebagai penista agama pada saat itu. Hal itu diutarakan di twitter resminya.

        “Kita bangsa religius yg menjadikan agama sebagai acuan bersikap. Memilih cagub berdasar keyakinan agama sama sekali tak langgar konstitusi,” – Lukman Hakim Saiffudin, mencuit di Twitter lewat akun resminya, @lukmansaifuddin

    Namun sepertinya blunder ini masih bisa ditoleransi oleh Pak Dhe Jokowi, karena hal ini diutarakan oleh Lukman Hakim Saiffudin secara spontan. Namun namanya saja kemungkinan, hal ini juga masih bisa ditepis.

    Respon Menag Lukman Hakim Saiffudin Terhadap Tornado Reshuffle

    Lukman Hakim Saiffudin ketika ditanya, tidak terlalu banyak merespon. Maklum hak kementerian memang bukan ada di kementerian itu sendiri, namun betul-betul ada di tangan presiden dan wakil presiden sebagai penasihat. Selayaknya seorang pria sejati, Lukman Hakim tidak seperti Anies yang tidak jantan.

        “Jadi ini bukan karena kinerja saja, tetapi mungkin ada kepentingan lain yang harus diakomodasi, mungkin ya. Ada keperluan lain yang mengharuskan ada orang berbeda di tempat saya dahulu. Saya percaya apa yang dilakukan Presiden untuk memastikan pemerintahan berjalan baik,” – Anies Baswedan

    Membandingkan respons Anies, mari sekarang kita melihat respons dari Menteri Agama Lukman Hakim Saiffudin…

        “Itu bukan domain saya untuk menanggapi,” – Lukman Hakim di kantor Kemenag, Jumat (7/4).

    Terlihat sekali siapa yang jantan dan tidak. Maka di dalam euphoria Pilkada DKI, mari kita memilih pemimpin bukan berdasarkan agamanya, namun berdasarkan hasil kerja dan kinerja. Bukan berdasarkan mulut nyinyir mereka, namun bukti nyata yang diberikan selama ini.

    Betul kan yang saya katakan?



    Penulis : Hysebastian   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Imam Besar Istiqlal Sering ke Istana, Tornado Reshuffle Jilid 3 Menggoyang Menteri Agama Lukman Hakim? Apa Penyebabnya? Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top