728x90 AdSpace

  • Latest News

    Senin, 03 April 2017

    #DebatDiRosi Batal, Anies-Sandi Membangkang Prabowo?

    Pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan tiga, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, tidak hadir pada acara debat di program Rosi di Kompas TV, Minggu (2/4/2017).

    Sikap yang “berani” menantang namun salah sasaran, yang harus dilawan koruptor, para “maling” uang rakyat dan gerakan “pemberontak” akal sehat yang hendak menggeser etika masyarakat, namun justru yang dilawan adalah harapan rakyat DKI.

    Apapun hitungan politiknya seharusnya menjadi pertimbangan bahwa suka tidak suka pers adalah salah satu pilar demokrasi dimana acara debat bermaksud menunjukkan kepada masyarakat agar kualitas dan karakter calon pemimpinnya dapat dikenali agar kelak tidak salah pilih.

    Kami sudah berupaya agar di acara ini dua paslon bertemu. Tapi tim nomor tiga menyampaikan ketidakhadirannya,” ujar Rosi.

    Meski pasangan Anies-Sandi tidak hadir, Rosi mengucap terima kasih kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

    “Terima kasih kepada Pak Prabowo Subianto yang sudah men-support acara ini,” kata Rosi.

    Pernyataan dari Rosi saat acara yang “gagal” dilaksanakan menimbulkan pertanyaan, jika memang acara ini di support oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto lalu mengapa hanya atas dasar konfirmasi dari team suksesnya Anies-Sandi yang membatalkan acara tersebut disebabkan menentang format acara dari Kompas TV dan berakhir batalnya acara.

    Rosi mengatakan, awalnya acara debat itu dirancang untuk dihadiri oleh dua pasangan cagub-cawagub DKI.

    Sandiaga saat dikonfirmasi Kompas.com pada sekitar pukul 16.30 tadi mengaku akan hadir di acara tersebut.

    “Per sekarang sih jadwalnya saya masih konfirm,” ujar Sandiaga.

    “Namun acara ini tidak sesuai rencana. Hingga siang tadi kami mendapat konfirmasi calon nomor tiga tidak hadir,” kata Rosi, di acara yang digelar di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, itu.

    Konfirmasi ketidakhadiran Anies-Sandi itu membuat penonton acara yang hadir jadi riuh. “Huuuu..,” seru penonton.

    Adanya penolakan format pada acara debat yang dianggap tidak sesuai dan berakhir tidak hadirnya pasangan calon Anies-Sandi, layaknya pesta pernikahan yang sudah dihadiri oleh para undangan, penghulu serta catering dan tenda pernikahan yang sudah terpasang rapih, lantunan music sudah dimainkan dan para undangan sudah beramah tamah sambil menikmati makanan yang dihidangkan, dan tiba saatnya mempelai laki-laki sudah siap dan duduk dengan sopannya di depan penghulu, tiba saatnya calon mempelai wanita untuk hadir, namun mengumumkan batal datang disebabkan sakit perut karena tertekan oleh sikap  orang tua (prab*wo) yang sudah mengerahkan kekuatan dan relasinya untuk hadir dan mengatakan….jangan bikin malu bapak ya!!, kemarin sudah buat malu…awas kalau kali ini buat malu lagi !!.

    Beredarnya kabar berita yang diisukan ketidaksesuaian format dan dibatalkan menjelang acara berlangsung mengurai banyaknya pendapat yang berkesimpulan tidak kompaknya team Anies-Sandi. Acara yang disupport oleh ketua partai salah satu pendukung utama namun tetap saja dapat di ingkari hanya atas informasi pembatalan oleh yang katanya bernama “Eep. (broadcast yang tersebat di media sosial).


    Kepemimpinan yang  gagal dalam komunikasi menyebabkan tidak utuhnya organisasi  yang dibawah kepemimpinannya, semua hal bergerak secara “liar” (perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan eksekusi serta pengendalian dan monitoring). Pemimpin tampil harus mampu bukan saja sebagai orang yang memimpin namun juga mampu dimengerti dan dipahami keinginan dari setiap bahasa yang dilakukan  (verbal dan non verbal)

    https://www.youtube.com/watch?v=c2p8kCAVIQo

    Acara debat yang turut disupport oleh ketua partai Gerindra tersebut dan diputuskan dibatalkan oleh team sukses paslon Anies-Sandi, apakah karena disebabkan oleh stasiun TV yang terkesan “tidak berpihak” kepadanya ataukah dikarenakan tidak kompaknya team Anies-Sandi dalam memandang format acara, sehingga keputusan pembatalan dilakukan menjelang acara berlangsung. Yang sangat kecewa adalah masyarakat yang sudah menanti untuk menyaksikan acara tersebut yang direncanakan disiarkan secara live oleh Kompas TV, pesta demokrasi ini diharapkan adanya “kegembiraan” ditengah masyarakat pemilih.

    Jika rakyat tidak lagi diperhitungkan “hati” nya dan partai pengusung yang mensupport penuh juga terkesan tidak diperdulikan, terus kepada siapa calon pemimpin tersebut “takut”, apakah kepada penyadang dana si “bos” yang mendanai semua biaya pesta ini (paslon nomor urut tiga)?

    Penulis :  Dudi Akbar  SUmber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: #DebatDiRosi Batal, Anies-Sandi Membangkang Prabowo? Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top