728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 05 April 2017

    Berkah Sidang, Ahok Bisa Berkampanye Saat ‘Pledoi Live’

    Entah sebab apa Hakim memutuskan untuk mempercepat sidang Ahok. Seharusnya, pihak Ahok masih bisa mengajukan saksi-saksi Ahli sejumlah saksi ahli yang dihadirkan oleh JPU. Namun Hakim menganggap saksi ahli yang dihadirkan oleh Ahok sudah cukup. Hakim menginginkan sebelum bulan Ramadhan sidang Ahok sudah selesai.

    Dipangkasnya sidang menimbulkan tanda tanya. Ini pertanda baik untuk Ahok atau sebaliknya? Saya berkeyakinan ini pertanda baik. Saksi-saksi ahli yang dihadirkan kubu Ahok sudah lebih dari cukup untuk membungkam kesaksian saksi ahli yang dihadirkan oleh JPU sehingga hakim merasa tidak perlu memperpanjang sidang.

    Entah memang sudah diseting sedemikian rupa atau memang sudah seharusnya seperti itu sehingga Pledoi (pembacaan nota pembelaan) diagendakan tanggal 17 April 2017.

    Ahok  punya kesempatan emas meraih simpati publik, terutama warga Jakarta, saat membacakan nota pembelaan di sidang kasus penistaan agama dua pekan depan, Senin 17 April.

    Pledoi yang bakal disiarkan langsung oleh stasiun televisi itu bisa dimanfaatkan oleh Ahok untuk merengkuh pemilik suara di masa tenang kampanye, dua hari jelang pemungutan suara Pilkada DKI putaran kedua.

    Peneliti senior Pusat Penelitian LIPI Siti Zuhro mengatakan, tak menutup kemungkinan lewat pledoi itu Ahok bisa merebut hati pemilih yang sebelumnya menyumbangkan suara untuk Agus Harimurti-Sylviana Murni.

    Selain itu, kata Siti, pemilih gamang atau undecided voters di putaran pertama juga bisa terpengaruh oleh pembelaan Ahok dengan memanfaatkan momentum pledoi untuk memulihkan nama.

    “Itu bergantung dari pledoi Ahok nanti masuk nalar atau tidak. Jika dari 17 persen suara yang diperebutkan ini banyak orang yang educated, tentu mereka bakal lebih berpikir kritis dan rasional dalam menentukan pilihan,” kata Siti

    Direktur Eksekutif Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago menyebut pledoi di H-2 pemungutan suara akan menjadi panggung Ahok di penghujung putaran kedua Pilkada DKI 2017.

    Pembelaan yang disiarkan langung oleh stasiun televisi, kata Pangi, akan merasuk ke otak penonton dan menjadi viral di ranah media. Hal itu dianggap sebagai strategi yang mutlak bakal mempengaruhi konstelasi politik di Jakarta.

    “Ahok jelas bakal memanfaatkan ini sebagai panggung emas penutup kampanye. Dia punya kesempatan meraih simpati publik lewat pembelaan yang disiarkan langsung di layar kaca. Semua orang melihatnya,” kata Pangi.

    Pangi berharap KPU DKI maupun Bawaslu bisa mengantisipasi ketidakberimbangan pemberitaan yang menguntungkan/merugikan figur peserta Pilkada di masa tenang kampanye.

    “Masa tenang harusnya tenang. Peldoi itu jelas bakal jadi ajang kampanye pamungkas Ahok, dan saya rasa ini sudah menjadi setting agenda,” ujar Pangi.

    Hakim telah memutuskan kelanjutan sidang Ahok dapat disiarkan secara langsung oleh media elektronik dan televisi mulai pekan depan. Pertimbangan hakim, mulai sidang ke-18 mendatang tak lagi beragendakan pemeriksaan saksi atau terdakwa.

    Ketua Majelis Hakim Dwiarso Budi Santiarto mengatakan, sidang Ahok akan dilanjutkan Selasa (11/4) dengan agenda pembacaan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum. Setelah itu, pembelaan dapat disampaikan Ahok pada 17 April.

    Ahok pada kesempatan terpisah menyatakan siap mendengar tuntutan dari jaksa. Setelah itu, ia akan menyampaikan pledoi tiga hari sebelum pemungutan suara putaran kedua Pilkada DKI 2017.

    “Besok itu kan mereka baca tuntutan ya kami tinggal dengarkan saja. Nah tanggal 17 kami akan pledoi. Yang pasti mulai Minggu depan semua sudah boleh live,” kata Ahok usai menjalani sidang, kemarin.

    Ahok harus memanfaatkan pledoi ini sebaik mungkin. Jika kembali melakukan blunder, tidak mustahil pledoi tersebut justru yang akan mengantarkan Ahok ke pintu kekalahan dan penjara. Akan tetapi pledoi tersebut tetap berpeluang besar untuk menarik suara warga.

    Pihak Anies-Sandi tentu menjadi kubu yang paling tidak senang dengan agenda Pledoi Ahok yang berada di masa tenang. Apa lagi disiarkan secara live. Padahal  sidang Ahok sebelumnya tidak pernah disiarkan secara live.

    Saat masa tenang, Ahok masih punya kesempatan untuk berusaha menarik dukungan sebanyak mungkin, namun Anies tidak punya kesempatan lagi. Anies hanya bisa pasrah dan berdo’a kepada Tuhan. Pihak KPU juga tidak bakal memberikan sanksi ke Ahok karena agenda Pledoi sepenuhnya menjadi wewenang Hakim. Ahok hanya menjalankan prosedur yang berlaku.

    Mudah-mudahan pledoi ini menjadi manuver Ahok sebagaimana yang dilakukan oleh Antasari di putaran pertama yang mampu menggembosi suara Agus. Semoga pledoi Ahok bisa menggembosi suara Anies.



    Penulis :   Saefudin achmad  Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Berkah Sidang, Ahok Bisa Berkampanye Saat ‘Pledoi Live’ Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top