728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 12 April 2017

    Anies Tidak Bisa Menjawab, Bukti Progam Perumahan Anies Tidak Masuk Akal

    Di debat, Ahok bertanya kepada Anies tentang progam rumah DP nol persennya. Sebenarnya progam ini rumahnya rumah tapak, atau rumah susun. Untuk penghasilan 3 juta atau 4 juta, mengingat Sandiaga pernah mengatakan penghasilan 4 juta tidak akan bisa mendapatkannya.

    Apalagi harga rumah di jakarta jelas sangat mahal. Kalau mau yang murah ya di gang-gang kecil yang tidak layak. Memang betul kalau progam perumahan Anies sangat membingungkan. Sebentar-bentar direvisi terus, dari nol persen menjadi nol rupiah karena katanya melanggar aturan, padahal sama. Nol rupiah dan nol persen bedanya dimana?

    Jawaban Anies pun mutar-mutar. Anies masih berkelakar bahwa progam ini merupakan progam pembiayaan, bukan progam membangun. Berarti harus ada rumah fisik dan harus ada warga yang bersedia menjual rumahnya. Kalau menjual rumah ya orang mau mahal-mahal. Mana ada yang mau menjual rumahnya seharga 350 juta.

    Dengan alasan warga bisa memilih jenis rumah yang ingin dibeli. Baik rumah tapak maupun rumah susun. Tapi kalau melihat secara fakta, tidak mungkin bisa dibeli rumah tapak. Mau dicicil sampai berapa tahun? Katanya kalau berpihak dengan rakyat, maka rakyat akan diberi pilihan

    Ini merupakan sesat pikir yang luar biasa. Mana ada pilihan bagi rakyat kecil yang ingin punya rumah. Mau DP nol persen sekalipun, cicilan tetap sangat membatasi pilihan. Mana bisa dengan gaji UMP mau pilih rumah didaerah strategis. Itu namanya mimpi, bukan pilihan.

    Apalagi jawaban Anies ini tidak menjawab sama sekali apa yang ditanyakan oleh Ahok. Ahok sendiri selalu menekankan kepada rusun, karena itu merupakan pilihan terbaik. Warga kecil tidak akan bisa membayar cicilan rumah kalau gajinya kecil. Mau tidak ada DP pun tidak pengaruh, cicilan tetap jalan.

    Jelas bahwa Anies memutar-mutar kata agar tidak menjawab pertanyaan yang diberikan. Anies mengatakan 41% warga di Jakarta tidak punya rumah sendiri dan menyiapkan solusinya. Katanya terlihat bisa dikerjakan. Anies mengatakan rumahnya tersedia.

    Tersedia dimana? Saya juga mau beli dong rumah seharga 350 juta di Jakarta. Murah sekali lho itu di Ibukota. Apa ada warga yang cukup sinting untuk menjual rumahnya dengan sangat murah, apalagi rumah tapak. Anies juga berbicara soal keberpihakan.

    Justru yang terlihat adalah Anies hanya berpihak kepada dirinya sendiri. Warga diberi solusi tidak masuk akal. Yang penting dipilih dulu, masuk akal atau tidak itu masalah belakangan, yang penting coblos pecinya.

    Anies mengatakan secara teknis progam ini akan berkembang. Setelah satu dua tahun maka akan muncul teknik pembiayaannya. Ini merupakan kata yang paling tidak bertanggung jawab. Bagaimana bisa tiba-tiba muncul cara pembiayaan? Tiba-tiba muncul jin pemberi duitkah?

    Rencana tidak matang tapi mengharapkan solusi muncul sendiri. Pantas orang seperti ini dipecat Jokowi. Bukannya memikirkan solusi tapi berharap solusi bisa muncul sendiri. Orang miskin tidak bisa memiliki rumah di Jakarta.

    Ini sudah fakta, harga rumah di Jakarta sangat mahal. Anies masih belum menjawab pertanyaan awal, progam ini rumahnya bagaimana dan untuk orang dengan penghasilan berapa?

    Dari cara bicara Anies saja jelas bahwa dirinya bahkan tidak mengerti cara progam ini akan dilaksanakan. Katakanlah progam ini akan membeli rumah dari warga untuk warga lain yang tidak memiliki rumah, bukankah jumlah warga yang memiliki rumah tidak akan bertambah?

    Rumah hanya berpindah tangan, bukannya bertambah jumlahnya. Untuk pembiayaan Anies berkelakar ada sektor swasta yang berminat. Hal ini sungguh tidak mungkin, siapa yang mau mengambil resiko kredit tanpa DP dengan bunga rendah? Mending main saham.

    Melihat Anies memang tepat dirinya dicepat dari posisi menteri. Kita harap saja warga Jakarta sadar kalau Anies ini hanya pandai berkata, tapi kalau praktek langsung berharap solusinya keluar sendiri.



    Penulis :  evan kurniawan  Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Anies Tidak Bisa Menjawab, Bukti Progam Perumahan Anies Tidak Masuk Akal Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top