728x90 AdSpace

  • Latest News

    Sabtu, 08 April 2017

    Alhamdulillah 3000 Marbot Jakarta Bisa Berangkat Umroh, Terima Kasih Ahok!

    Alhamdulillah, kata ini dipergunakan untuk mengucapkan rasa syukur, rasa syukur yang telah diberikan sesuatu oleh-Nya atau pujian yang disertai dengan mahabah (kecintaan) dan pengagungan atas kebaikan dari suatu anugrah kenikmatan, kebaikan yang diberikan oleh seseorang. Inget ya “Nya” disini adalah Tuhan, bukan seseorang seperti kata terakhir. Tetapi hubungan rasa terima kasih ini baik pemberian Tuhan maupun seseorang kita pasti berucap alhamdulilah atau terima kasih. Perkataan ini dipakai oleh sebagian besar umat Islam, tetapi juga dipakai oleh umat Kristiani dan Yahudi yang berbahasa Arab.

    Kenapa saya berucap Alhamdulilah saat ini? Karena sejuk sekali mendengarkan dan membaca berita seperti ini :

        Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono (Soni) mengapresiasi program umrah gratis bagi marbut di era Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat. Program ini pun ditingkatkan.

        “Saya ingat pertama ke sini waktu itu ketemu marbut juga. Dulu ada 50 orang yang diberangkatkan umrah,” ujar Soni dalam peluncuran kartu layanan gratis di Balai Kota, Jl Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat (7/4/2017).

        Program baik ini bahkan ditingkatkan dengan menambah kuota jumlah marbut yang diberangkatkan umrah. Penambahan ini dimasukkan ke penyusunan APBD.

        “Karena saya diberi kesempatan untuk menyusun APBD sekarang dan dorongan dari Ahok untuk menaikkan dua kali lipat jumlahnya jadi 100 marbut sekali berangkat,” ujar Soni.

        “Waktu itu Pak Ahok katakan kenapa cuma 50 marbut yang umrah. Dia langsung minta naikin dua kalinya,” lanjut Soni. (sumber)

    Basuki Tjahaja Purnama yang dikatakan banyak orang sebagai penista agama memiliki hati yang bertolak belakang dengan perkataan orang-orang ini. Ahok (seharusnya pak Basuki sekarang, tetapi yang lebih populer kan Ahok), sudah berjanji akan terus memberangkatkan hingga ribuan marbot seluruh Jakarta dan akan dikondisikan seperti ini hingga 5 tahun kedepan.

        Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berencana akan memberangkatkan 100 marbot atau orang yang mengurus masjid atau musala setiap dua bulan sekali jika kembali terpilih.

        Pernyataan itu diungkapkan saat memberi sambutan dalam acara Istigosah Kebangsaan Warga Nahdliyin DKI Jakarta di halaman Masjid Al Huda, Jakarta, Minggu (5/2).

        Ahok mengatakan, telah berkoordinasi dengan Biro Pendidikan dan Mental DKI terkait dengan rencana tersebut. Ia berharap, dalam kurun lima tahun ke depan ada tiga ribu marbot yang menunaikan ibadah Umroh.

        “Kalau marbot diumrohkan saya sudah bicarakan dengan Dikmental DKI… harusnya tiap dua bulan kirim seratus,” ujar Ahok. (sumber)

    Ini adalah janji yang menyejukkan tentunya, Ahok kalau mau pasti tidak akan mengadakan hal seperti ini, berkaca pada kasus spanduk masjid yang menyiratkan untuk tidak mensholatkan semua pendukung Ahok sebagai terduga penista agama. Ahok bukanlah seorang pendendam, ini juga bukan untuk meredam gejolak tersebut, karena saya masih yakin banyak marbot yang juga pasti tertekan akan hal tersebut. Hal seperti ini seperti meredamkan segala gejolak, karena memang tidak akan ada gejolak dendam antara Ahok dan Marbot masjid seluruh Jakarta.

    Ahok meskipun memiliki agama non-Islam tetapi dibesarkan dan berada di tengah-tengah keluarga Islam, ini yang membuat Ahok seakan memiliki agama kedua yang harus juga dihormatinya dengan sepenuh hati. Ahok juga dahulu di Belitung Timur adalah bupati yang menang di kawasan mayoritas muslim, dan begitu banyak inovasi yang dilakukannya selama ini.

    Ahok pun memanjakan marbot, guru PAUD dan juga Jumantik (juru pemantau jentik) dengan memberi keistimewaan dapat naik transportasi gratis.

        Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono dan Direktur Utama PT Transportasi Jakarta Budi Kaliwono meluncurkan kartu layanan gratis bagi marbut (pengurus masjid), guru PAUD, serta juru pemantau jentik (jumantik). Kartu ini diluncurkan sebagai apresiasi untuk para pekerja sosial itu.

        Dengan menggunakan kartu layanan gratis ini, pemegang bisa menggunakan angkutan kota Koperasi Wahana Kalpika (KWK) dan TransJakarta gratis tanpa dikenai biaya.  (sumber)

    Kalau bilang ini pencitraan selagi kampanye ya ojo marah, ojo tersinggung, program ini sudah digariskan jauh-jauh hari, dari tahun sebelumnya, hanya saja untuk bisa dieksekusi di bulan ini. Kalau ini persiapan kampanye, kenapa Ahok kalau kampanye yang iya bilang iya, yang tidak memang dibilang tidak, toh mana ada sewaktu kampanye bilang mau gusur warganya? Cuman ahok doang yang bisa bicara seperti itu di masa kampanye. Ya kan?

    Persoalan marbot yang diberangkatkan umroh memang harus dilaksanakan, karena mereka adalah pekerja sosial yang membuat indah, menjaga kebersihan rumah Tuhan bagi umat Islam, wajar untuk diberi ganjaran seperti itu. kalau ada yang nyinyir lagi kenapa ini pas masa kampanye, sana pergi ke Mina, Mekkah, biar dilempari sama kerikil sampai sadar diri, sadar diri bahwasannya dirinya adalah setan yang terkutuk.

    Ya Alhamdulillah …



    Penulis :  Asmoro  Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Alhamdulillah 3000 Marbot Jakarta Bisa Berangkat Umroh, Terima Kasih Ahok! Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top