728x90 AdSpace

  • Latest News

    Sabtu, 08 April 2017

    Akhirnya Sumarno Kena Batunya

    Pada tanggal 07 April 2017 akhirnya Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menjatuhkan sanksi kepada Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno. Sumarno ditengarai melanggar kode etik sebagai penyelengara pemilu di wilayah DKI Jakarta.

    Sumarno dilaporkan yakni terkait pertemuan dengan Cagub Anies Baswedan di TPS 29 Kalibata, pemasangan foto aksi 212 di profil WhatsApp, polemik di Hotel Borobudur saat rapat pleno penetapan cagub-cawagub yang masuk putaran kedua. Serta perkara ia menerima honor di acara timses Ahok-Djarot di Novotel bersama Komisioner KPU Dahliah Umar dan Ketua Bawaslu DKI Mimah Susanti.

    Setelah dijatuhkan sanksi oleh DKPP, Sumarno hanya mengatakan, “Saya menerima putusan itu sebagai peringatan untuk meningkatkan kinerja sebagai penyelenggara yang lebih baik lagi,” kata dia seusai persidangan putusan di Ruang Sidang DKPP, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

    Adanya pengakuan bersalah dari Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno seharusnya beliau digantikan posisinya sebagai ketua atau mengundurkan diri dari kepengurusan KPUD.

    Bagaimana bisa mempercayai seorang yang sudah diberikan sanksi untuk memimpin kembali penyelenggaraan pemilu di DKI ? Bukankah masyarakat akan menilai bahwa sidang kode etik ini hanya seperti angan-angan saja untuk menciptakan iklim pemilu yang LUBER ?

    Bahkan pada saat disidang DKPP Sumarno sama sekali tidak mampu menjelaskan pertemuannya dengan Cagub Anies Baswedan di TPS 29 Kalibata. Pertemuan itu seperti dirancang secara sengaja untuk menunjukkan “keberpihakan” Ketua KPU DKI kepada salah satu Paslon.

    Disaat suasana lagi mencekam dengan tensi tinggi, seharusnya para pejabat penyelenggara mampu menempatkan dirinya untuk tetap bersikap netral. Menghindarkan pertemuan dengan kedua belah pihak.

    Belum lagi menyoal adanya pencantuman gambar aksi 212, lihatlah apa yang menjadi alasan Sumarno ketika mencantumkan gambar 212 tersebut pada profil Whatsappnya.

    “Pemasangan itu semata-mata ketertarikan dari sisi estetika. Tidak ada afiliasi politik. Jadi ini cukup indah, karena Monas di foto dari udara dan di bawahnya terhampar lautan manusia,” kata Sumarno dalam sidang kode etik DKPP di Ruang Pustaka Loka, Gedung Nusantara IV, Senayan, Jakarta, Kamis, 30 Maret 2017.

    Sumarno memandang lautan manusia yang berdemonstrasi yang menyerukan untuk menangkap Ahok adalah sesuatu yang indah. Situ masih waraskan pak Sumarno ? Terlepas tujuan aksi 212 itu, Apakah anda selaku ketua KPU DKI Jakarta wajar mencamtukan gambar itu ? Sekali lagi itu namanya “keberpihakan” Pak.

    Belum lagi kasus penelantaran Paslon no. 2 di Hotel Borobudur saat rapat pleno penetapan cagub-cawagub yang masuk putaran kedua. Anda pada saat itu mengatakan dengan mudahnya bahwa ini hanyalah misscomunication. Apakah anda nggak sadar bahwa anda adalah Ketua KPU DKI Jakarta dan seharusnya menjadi wasit bagi dua orang yang lagi bertanding ?

    Apakah anda mendukung atau tidak mendukung pada Paslon no. 3 itu hanya anda dan Tuhanlah yang tau. Tetapi kebenaran tidak akan terkalahkan. Sekalipun saat ini Ahok dan Djarot sedang dikepung dari segala hal, mulai dair penistaan agama, fitnah tentang adanya 300 titik yang akan digusur apabila Ahok-Djarot kembali menjadi orang no. 1 di DKI Jakarta.

    Playing victim yang dimainkan oleh Anis-Sandi untuk merebut hati warga Jakarta sudah tidak laku lagi. Itu sudah basi. Semakin kedepannya kok semakin nyeleneh Paslon no. 3 ini. Seolah-olah mereka adalah kaum paling tertindas sehingga diperlukan seorang Sumarno untuk turun gunung menyelematkan mereka.

    Tetapi akhirnya Sumarno sudah kena batunya. Mungkinkah seorang yang sudah kena sanksi akan dipercaya oleh orang-orang Jakarta ? Selayaknya Sumarno sudah harus dilengserkan dari kursi ketua KPU DKI Jakarta. Sumarno, anda tidak layak jadi Ketua KPU DKI Jakarta.


    Penulis :  Nixson Manurung   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Akhirnya Sumarno Kena Batunya Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top