728x90 AdSpace

  • Latest News

    Minggu, 09 April 2017

    Ahok dan Anies Stand Up Comedy, Bongkar Siapa yang Mental Jiplak?

    Di tengah-tengah panasnya Pilkada DKI, Net hadir sebagai stasiun televisi yang berbeda, mengundang Ahok, Djarot, Anies dan Sandi untuk hadir ke acara Jakarta Kece tanpa embel-embel kampanye. Semuanya berbaju netral, tidak kotak-kotak dan tidak putih-putih.

    Mereka yang biasanya dipertemukan dalam acara debat terbuka, pada segmen pertama Jakarta Kece mereka diminta untuk stand up comedy dengan tema “gara-gara Pilkada.” Ahok Djarot diberi kesempatan pertama, baru kemudian Anies Sandi.

    Saya tertawa saat Ahok pura-pura tertawa “hahaha” karena Anies meminta penonton untuk tertawa. Selebihnya, biasa saja.

    Ada satu hal yang mungkin jarang disadari oleh penonton Net, yakni materi stand up yang digunakan oleh Ahok dan Anies. Keduanya sama-sama menggunakan materi lama.

    Beberapa tahun yang lalu Ahok pernah bercerita tentang pengalamannya yang buru-buru turun ke bawah karena ada Walikota datang. Berlari bersama para PNS lainnya. Namun belakangan baru dia sadar bahwa dirinya adalah Wakil Gubernur dan seharusnya tidak perlu takut pada Walikota.

    Apa yang diceritakan Ahok sepertinya cerita nyata, dan sudah pernah diceritakan dalam sebuah kesempatan. Artinya, Ahok menggunakan materi lama untuk stand up comedy di Net malam ini, dan itu apa adanya.

    Sementara Anies juga sama. Bercerita tentang anak-anak muda Jakarta yang suka nongkrong. Bahkan kata “nongkrong” pernah masuk newyork times dan didefinisikan sebagai “sitting, talking and generally doing nothing.

    Materi soal nongkrong ini setau saya belum pernah dibawakan oleh Anies sebelumnya. Namun saya hafal betul bahwa materi stand up ini merupakan milik juru bicara tim Anies Sandi yang memang komedian, Pandji Pragiwaksono. Saya lupa link video Pandji yang membahas soal “nongkrong” tapi kalau sedikit saja kita googling, maka yang muncul adalah quote seperti gambar di bawah ini. Sangat jelas ditweet tahun 2014.

    Kebohongan dan mental jiplak

    Pada momen santai tersebut juga Anies mengatakan baru saja googling. Persis seperti beberapa waktu lalu saat menyampaikan materi rumah seharga 350 juta dan katanya banyak sekali di Jakarta. Sementara saya dan banyak orang yang mengikuti Pandji sebagai komedian pasti hafal betul bahwa materi nongkrong adalah materi stand comedy Pandji.

    Pertanyaannya kemudian, apakah benar Anies googling? Atau menghubungi juru bicaranya untuk membantu beri materi stand up? Secara logika, jawabannya lebih dekat pada menghubungi Pandji.

    Saya berkesimpulan Anies berbohong soal materi nongkrong hasil “googling barusan.” Sama bohongnya seperti hasil “googling barusan” saat menyebut ada banyak rumah di Jakarta seharga 350 juta rupiah. Sebab kenyataannya tidak banyak rumah seharga 350 juta di Jakarta, kalau tidak mau dibilang sudah tidak ada lagi.

    Saya menuliskan ini tidak bermaksud untuk mengubah suasana jadi tidak lucu, tapi ini soal karakter. Saat seseorang berbohong sekali, mungkin itu khilaf. Tapi kalau berbohong lagi, mungkin memang sudah jadi bawaan orok yang sulit diubah.

    Kemudian soal materi stand up yang copas memang aman-aman saja. Toh yang ditiru adalah juru bicaranya sendiri. Tapi akan berbeda ceritanya jika Ahok yang mengambil materi nongkrong milik Pandji, bisa rame netizen kita. Hehe tapi sekali lagi ini soal karakter. Karakter copas.

    Beberapa hari ini tim Anies Sandi ternyata diketahui copas lagu Yahudi milik Gad Elbaz berjudul Hashem Melech. Namun kemudian timnya melakukan ngeles plus plus:

    “Tidak mungkin lagu Kobarkan Semangat Indonesia menjiplak lagu band Israel, karena lagu Kobarkan Semangat Indonesia diterbitkan lebih dulu yaitu pada April 2014 sedangkan lagu band Israel baru diterbitkan Januari 2016,” kata Tim Anies-Sandi di laman resminya.

    Seolah kita di Indonesia ini bego-bego dan tidak bisa melacak sebuah informasi. Haha kita tahu bahwa sebenarnya lagu tersebut sudah diupload ke youtube pada 27 Januari 2013. Jadi kalau tim Anies Sandi maksa ngeles plus-plus, kita jadi makin muak.

    Terakhir, bagaimanapun ini semua sebenarnya bahasan santai. Tentang politisi yang diminta stand up comedy. Tapi secara tidak sengaja memperlihatkan betapa mereka memang memiliki karakter yang sangat-sangat berbeda.

    Saat Anies menjiplak materi lama milik Pandji dan saya curiga memang sempat chat dengan jubirnya, Ahok memilih materi sendiri. Materi baru yang mungkin memang terjadi saat jelang Pilkada, sekalipun kurang lucu meski cukup absurd. Kemudian menambahkan materi lama milikinya.

    Begitulah kura-kura.



    Penulis : Alifurrahman  Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Ahok dan Anies Stand Up Comedy, Bongkar Siapa yang Mental Jiplak? Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top