728x90 AdSpace

  • Latest News

    Rabu, 15 Maret 2017

    Sidang Ahok: Ternyata Begini Ahok Memperlakukan Supirnya yang Muslim

    Sidang Ahok hari ini, Selasa 14 Maret 2017 menghadirkan saksi sopir keluarga Ahok, Suyanto. Setelah rangkaian panjang sidang pengadilan Ahok, minggu-minggu ini saatnya saksi dari kuasa hukum Ahok. Kesaksian Suyanto ini meringankan Ahok atas tuduhan penistaan agama. Bagaimana mungkin seseorang yang dituduh menistakan agama Islam berbuat seperti ini terhadap supirnya yang Islam?

    Sopir keluarga Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Suyanto, mengaku pernah suatu kali diingatkan Ahok untuk salat Jumat. Suyanto menceritakan itu ketika bersaksi dalam sidang lanjutan dugaan penodaan agama.

    “Seingat saya dia (Ahok) pernah ingatkan, ‘Yan, ini hari Jumat, kamu sembahyang saya tunggu di mobil’,” ujar Suyanto saat bersaksi di sidang di auditorium Kementerian Pertanian (Kementan), Jalan RM Harsono, Jakarta Selatan, Selasa (14/3/2017).

    Ahok rela menunggu di mobil supaya supirnya bisa sholat jumat. Bahkan Ahok sendiri yang mengingatkan. Sampai sini tentu para pembaca seword yang ganteng-ganteng dan cantik-cantik pasti kebingungan, bagaimana mungkin orang yang menghormati hak supirnya untuk beribadah bisa menistakan agama?

    Gak ada motifnya Ahok menistakan agama, gak ada sama sekali.

    Suyanto mengaku bekerja menjadi sopir keluarga Ahok di Belitung dan keluar pada tahun 2003. Setelah itu, Suyanto juga masih menjadi sopir keluarga Ahok tetapi hanya apabila dipanggil saja.

    Selain itu, Suyanto mengaku pernah menginap di rumah Ahok dan mengaku anaknya berteman baik dengan Nicholas Sean Purnama, anak sulung Ahok. Menurutnya, Nicholas pun sering mengingatkan anaknya untuk salat.

    Jelas keluarga Ahok adalah keluarga yang dididik untuk menghormati perbedaan. Saya juga cukup sering di-ingatkan oleh teman-teman saya yang non-muslim soal sholat, puasa, dan lain-lain. Bukan berarti mereka imannya goyah atau saya yang sering lupa sholat. Tapi beginilah kehidupan di planet bumi bulat, kita saling menghargai perbedaan. Sangat berbeda dengan planet datar yang ya begitulah….
    “Anak saya dan anak Pak Basuki teman baik. Nicholas suka mengingatkan anak saya Dandi yang lagi kuliah di Bandung, ‘Dan lu jangan lupa sembahyang’,” kata Suyanto.

    Dia juga mengaku Ahok tinggal di lingkungan perkampungan biasa dan sering membantu pembangunan masjid. Selain itu, Suyanto juga menyebut Ahok pernah menaikkan haji 4 orang di kampungnya.

    “Pak Basuki sampai sekarang bantu masjid, naikin haji 4 orang,” ujarnya.

    Ahok didakwa melakukan penodaan agama karena menyebut dan mengaitkan Surat Al-Maidah 51 dengan Pilkada DKI. Penyebutan Surat Al-Maidah 51 ini disampaikan Ahok saat bertemu dengan warga di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, pada 27 September 2016. Ahok didakwa dengan Pasal 156 a huruf a dan/atau Pasal 156 KUHP.

    Sekarang saya tanya aja, seandainya ada seorang Muslim yang tinggal di negara mayoritas Kristen. Ia kemudian membangun banyak gereja, lalu memajukan masyarakat sekitar tanpa memandang agamanya, dekat dengan keluarga-keluarga yang Kristen. Menghargai hak supirnya yang Kristen, menyuruhnya ke Gereja di hari minggu. Memberangkatkan orang-orang ke Yerusalem meski itu tidak wajib, tidak seperti Muslim yang wajib naik haji bila mampu.

    Tiba-tiba suatu hari ia dituduh menistakan agama Kristen karena berkata “Bidannya siapa?”, kamu percaya gak? Ya pasti ngga lah. Begitu juga Ahok, gak mungkin dia menistakan agama Islam padahal sehari-hari ia menghargai umat Islam. Berita soal pembongkaran mesjid, dan sebagainya itu hanya hoax belaka yang dilancarkan oleh musuh-musuh Ahok. Kenapa mereka memusuhinya? Karena Ahok anti korupsi, terbukti di kasus e-KTP Ahok yang menolak keras e-KTP dengan cara seperti itu. Lihat saja bagaimana ustazah yang mualaf itu malah dilaporkan  bersaksi palsu, itu karena dia kebanyakan membaca hoax dan percaya hoax itu.

    Apalagi Ahok berbicara di depan banyak orang, di depan pemilihnya. Masa tiba-tiba dia berniat menistakan agama Islam? Dan penistaan agama itu harus ada unsur disengaja. Jadi unsur sengajanya saja jelas tidak ada, motif juga gak ada, latar belakang juga gak ada. Gak ada cerita kalau Ahok itu rasis, bandingkan dengan ustad nganu itu yang kemarin twitternya sampai kena blokir oleh pihak twitter. Apakah twitter Ahok pernah kena blokir karena berbicara sara? Gak pernah.

    Penulis :  Gusti Yusuf   Sumber : Seword .com
    • Komentar Via
    • Facebook
    Item Reviewed: Sidang Ahok: Ternyata Begini Ahok Memperlakukan Supirnya yang Muslim Rating: 5 Reviewed By: Wartadotco News
    Scroll to Top